Beranda Laporan Progres Kegiatan Financing and Institutional Collaboration Penilaian Perkembangan Organisasi LKM/BKM Laporan Akhir Tahun 2018

Penilaian Perkembangan Organisasi LKM/BKM Laporan Akhir Tahun 2018

LKM BKM Penilaian View (303)

FGD penilaian perkembangan organisasi BKM/LKM ini dimaksudkan untuk menyiapkan pengurus BKM (termasuk unit pengelola dan relawan lainnya) menghadapi tantangan perubahan organisasi. Perangkat manajemen ini tak lebih adalah alat bantu musyawarah untuk mengembangkan cita-cita organisasi berikut tahapan-tahapan yang akan menunjukkan jalan menuju cita-cita. Jadi, pertama, BKM/LKM harus memiliki visi atau cita-cita atau mimpi organisasi. Kedua, menurunkan mimpi menjadi tahapan-tahapan perkembangan organisasi yang bergerak maju.

Apa pentingnya? Dengan kata lain sebenarnya kita sedang merencanakan perubahan sehingga lebih siap menghadapi perubahan. BKM/LKM secara sadar dapat mengontrol gerak, kesesuaian sumber daya, pilihan cara dan saling menjaga kinerja di antara para anggota dan unit pengelola. Dengan kata lain, penilaian perkembangan organisasi BKM/LKM merupakan alat untuk mengetahui bahwa BKM/LKM sedang menuju ke arah yang benar.

Kemana arah yang hendak dituju? Pertanyaan ini hanya boleh dijawab oleh para pengurus BKM/LKM. Pun, ketika harus memutuskan, pengurus BKM/LKM harus bertanya kepada berbagai pihak yang berkepentingan terhadap BKM/LKM terutama masyarakat miskin.

Meski begitu, dua hal yang tak boleh berubah dari semua variasi arah pengembangan BKM/LKM adalah pertama, cita-cita awalnya sebagai organisasi masyarakat warga (civil society organization) dan kedua sebagai motor penanggulangan kemiskinan. Berdasarkan perkembangan kebijakan Nasional saat ini BKM/LKM dipercaya untuk terlibat aktif dalam program KOTAKU yang diharapkan berkontribusi pada Pencegahan dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman kumuh perkotaan.

Transformasi kelembagaan di Program sebelumnya dan program KOTAKU tidak ada perubahan, hanya dilakukan penyesuaian pada aspek tahapan perkembangannya saja. Tahapan pengembangan organisasi BKM/LKM yang bersifat generik sebagai berikut.

Ciri utama dari tahapan ini adalah perubahan organisasi yang bergerak maju dari satu organisasi yang didorong pembentukannya oleh program menjadi organisasi yang sepenuhnya milik masyarakat. Konsisten dengan orientasi tersebut, selayaknya semakin maju BKM/LKM maka intervensi program akan semakin kecil dan akhirnya berakhir. Masyarakatlah yang harus terus mengurus dan merawat BKM/LKM.

Metode penilaian perkembangan organisasi BKM/LKM ini diadaptasi dari IDF (Institutional Development Framework – Kerangka Pengembangan Organisasi), suatu perangkat manajemen yang dirancang untuk menilai tingkat perkembangan suatu organisasi.

Kekuatan metode ini terletak pada sifatnya yang partisipatif, menilai diri sendiri (self assessment) dan penilaian berkala. Proses penilaian perkembangan organisasi ini dilakukan dalam diskusi (musyawarah) yang diikuti oleh seluruh pengurus BKM/LKM (termasuk unit pengelola dan relawan lainnya). Semakin banyak pelaku organisasi yang terlibat maka hasil penilaian akan semakin baik. Dengan demikian hasil penilaian merupakan kesepakatan seluruh pelaku BKM/LKM. Penilaian juga harus dilakukan berkala setahun 2 kali (setiap 6 bulan sekali) untuk mengukur tingkat kemajuan organisasi sesuai kriteria (indikator) yang disepakati. Penilaian semester pertama dilakukan antara Bulan Juni/Juli untuk memetakan kondisi terkini serta menyusun rencana peningkatan kualitas kelembagaan tahun berjalan, sementara penilaian kedua di Bulan November/Desember dalam rangka pelaporan akhir tahun (Rembug Warga Tahunan/RWT) dan penyusunan rencana kerja tahun berikutnya.

Berikut terlampir Progres Penilaian Perkembangan Organisasi LKM/BKM Triwulan 3 2018 :

Download File :

No.
Nama File
Jenis File
1.
Progres Penilaian LKM/BKM Laporan Akhir Tahun 2018 .pdf

 

    INFORMASI TERKAIT: