img

Jalan-jalan ke Kotaku: Kelurahan Balik Alam, Riau                   

Cerita Riau Bengkalis Infrastruktur BDI 2018 Comments (0) View (1192)

Permasalahan kumuh yang terjadi di Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, antara lain penyediaan air bersih, jalan lingkungan rusak, bangunan rumah yang tidak teratur, kepadatan penduduk, pengelolaan air limbah rumah tangga, persoalan sanitasi, dan penanganan masalah sampah. Kelurahan yang memiliki penduduk sekitar 1.899 KK atau 7.533 jiwa yang terbagi di 10 RW itu memiliki luasan kumuh 17,11 Ha, yang mencakup di empat RW dan enam RT

Selengkapnya
img

Master Schedule Kegiatan NSUP - KOTAKU                   

Master Schedule Master Schedule 2018 Kotaku Comments (0) View (3407)

Master Schedule Kegiatan National Slum Upgrading Program (NSUP) - KOTAKU sebagai acuan dalam perencanaan dan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan serta monitoring progres perkembangan kegiatan di lapangan.

 

Selengkapnya
img

Lokasi dan Alokasi Bantuan Pemerintah pada Program KOTAKU TA. 2018                   

Lokasi BDI 2018 Lokasi dan Alokasi BDI 2018 Comments (0) View (4053)

Surat Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor HL.0202-CK/188 tanggal 30 April 2018 tentang Lokasi dan Alokasi Bantuan Pemerintah di Lingkungan Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman pada Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di DIPA Satuan Kerja Infrastruktur Permukiman Kabupaten/Kota TA. 2018.

Selengkapnya
img

Masa Depan OC dan OSP Kotaku                   

EGM 2018 Paparan Ka Satker PKPBM Penutupan EGM 2018 Comments (0) View (2715)

OC dan OSP harus kerja Cerdas mampu memahami dengan utuh arah, kebijakan, konsep, desain, tujuan, sasaran dan target Kotaku (memahami dengan baik isi PAD, pedoman-pedoman dan turunannya, beserta dokumen-dokumen referensi lain) serta TOR OC dan OSP. Mengenali persoalan dan menyusun strategi pelaksanaan yang komprehensif.

Selengkapnya
img

Bekerja Cerdas Lebih Penting dari Bekerja Keras                   

Berita EGM 2018 Bogor Comments (1) View (2227)

Bekerja cerdas lebih penting daripada bekerja keras. Untuk itu, personel Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sebaiknya lebih mampu bekerja cerdas dibandingkan bekerja keras. Personel Kotaku juga hendaknya menjadikan pekerjaan sebagai sumber kebahagiaan, sehingga mengerjakan tugas dengan penuh perasaan dan komitmen yang tinggi.

Selengkapnya
img

Surat Direktur tentang Petunjuk dan Pemanfaatan Dana PKM Tahun 2018                   

Surat Direktur Petunjuk dan Pemanfaatan Dana PKM Dana PKM 2018 Comments (0) View (2562)

Petunjuk Pencairan dan Pemanfaatan Dana Peningkatan Kapasitas Masyarakat Program KOTAKU pada DIPA Satuan Kerja PKPBM dan PKP Provinsi Tahun Anggaran 2018

Selengkapnya
img

Kawasan Kumuh di Kota Batik Berkurang 39,77 Hektare                   

Kliping 2018 Jawa Tengah Kota Pekalongan Pengurangan Luasan Kumuh Comments (0) View (1461)

Berbagai program yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dan pemerintah pusat telah mengurangi kawasan kumuh di Kota Pekalongan seluas 39,77 hektare atau 20 persen dari luas kawasan kumuh di Kota Pekalongan

Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.