img

Karangwaru dalam Diskursus Madani                   

Comments (0) View (0)

Karangwaru telah menjadi trade mark kelembagaan dalam skala nasional, yang tidak mengenal batas intervensi institusi, mulai dari Faskel hingga menteri, dari masyarakat proletar hingga kaum bangsawan

Selengkapnya
img

Bermitra Sejajar versi Kota Pelajar                   

Comments (0) View (0)

Kolaborasi tampaknya menjadi satu kata penting bila membahas penanganan kumuh. Dan sepertinya, komitmen untuk saling bergandeng tangan dengan banyak pihak adalah kepastian yang bakal dilakukan

Selengkapnya
img

Teamwork: Sebuah Pembelajaran buat Sukses Kotaku                   

Comments (0) View (0)

Keberhasilan sebuah organisasi diyakini bergantung pada kekuatan kerja sama anggota tim ketimbang kemampuan individu yang menonjol namun berdiri sendiri dalam struktur. Sinergi  baik antarindividu yang saling mengikatkan diri dalam sebuah kelompok dengan tujuan sama itulah yang menjadikan konsep tim dinilai bisa diterapkan sejak dini. Dan tentunya, menjadi alternatif model bagi pelaksanaan kerja Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)

Selengkapnya
img

Mengutip Sukses dari Gemblakan di Pinggir Code                   

Comments (0) View (0)

Pedagang asongan, penjual soto, nasi rame, bakmi, dan sederet penganan lainnya adalah “napas” buat Kampung Gemblakan Bawah. Tapi, jangan pernah menganggap enteng permukiman warga yang rata-rata memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Regional (UMR) Kota Yogyakarta itu, khususnya di Rukun Warga 7, 8, dan RW 9. Sebab bila menyoal kesadaran dan pengorbanan demi kemaslahatan banyak pihak, di wilayah inilah sumbangsih yang sebenarnya bisa dijadikan pembelajaran penting buat banyak pihak

Selengkapnya
img

Kamino, Sosok dibalik Sempulun                   

Comments (0) View (0)

Berawal dari kondisi lingkungan yang tidak sehat dan terkesan kumuh akibat banyaknya warga memelihara (beternak) sapi di sekitar rumah di Desa Kulwaru, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta. Tak jarang, sapi peliharaan mereka berada di dekat dapur. Melihat kondisi menerus seperti ini, Kamino, seorang petani sederhana paruh baya, bersama warga dusun Kulwaru Wetan mengajukan proposal melalui Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) pada 2012 untuk pembuatan kandang komunal (kelompok peternakan sapi)

Selengkapnya
img

Kotaku DIY: Belajar Hingga ke Negeri Seberang                   

Comments (0) View (0)

Metode yang diterapkan untuk penataan permukiman itu mengedepankan konsep slum upgrading, reblocking, dan land sharing. Program ini sangat menekankan keterlibatan masyarakat secara partisipatif buat menangani permasalahan perkotaan dan lingkungan permukiman.

Selengkapnya
img

Kolaborasi Tripartit Ubah Wajah Blotan                   

Comments (0) View (0)

Kini nama wilayah Pedukuhan Blotan berubah dengan julukan Ledok Blotan. Boleh jadi lantaran telah berubah total dari wilayah kumuh ke areal mumpuni target wisata permukiman, saat ini Ledok Blotan telah mengantongi Nomor Induk Wisata dari pemerintah setempat. Berubah 180 derajat.

Selengkapnya
img

Di Yogya, Generasi Belia Diajak Cintai Lingkungan                   

Comments (0) View (0)

Siswa siswi TK diajak ikut aksi bersih-bersih areal bantaran dan aliran sungai. Mereka juga diajarkan tentang kiat mengelola atau memilah sampah dengan konsep Reuse, Reduse, dan Recycle (3R).

Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.