img

Quo Vadis Jalan Lingkungan?                   

Comments (0) View (0)

Anjing mengonggong, kafilah tak bergeming alias jalan terus. Perumpamaan yang disadur bebas tersebut agaknya paling pas buat menggambarkan riuh rendahnya bocah tatkala bermain di jalanan; jalan setapak, jalan lingkungan, bahkan di pinggir jalan raya yang penuh kendaraan berlalu lalang. “Woiiiii!!! Jangan bermain di jalan, banyak motooooor!!!” begitu teriak seorang ibu kepada sekumpulan anak-anak yang “sibuk” beraktivitas di sebuah jalanan. Dan teriakan serupa itu menjadi keseharian di ruas jalan itu, dan di ruas-ruas jalanan lainnya

Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.