img

Melangkah Pasti Menata Asri di Semanggi                   

Cerita Jawa Tengah Solo Surakarta Infrastruktur Comments (0) View (1645)

Sungai Bengawan Solo adalah saksi bisu kumuh dimulai di Surakarta. Dari waktu ke waktu, sungai terpanjang di Pulau Jawa itu memotret dampak urbanisasi, saat penghuni baru—yang rata-rata bermata pencaharian sebagai pemulung—datang dan mematok bangunan sekadarnya untuk dihuni di bantaran. Alhasil, lokasi cekungan yang berada di bawah permukaan air sungai seperti Kelurahan Semanggi, Kecamatan Semanggi, Kota Surakarta, Jawa Tengah, itu semakin sempurna kekumuhannya. Tak butuh lebih dari 10 menit hujan deras mengguyur, air langsung menggenangi wilayah

Selengkapnya
img

Masalah Jalan dan Sanitasi Tuntas di Wanasigra                   

Cerita Jawa Barat Ciamis Infrastruktur Comments (0) View (1287)

Harapan sebagian warga Dusun Cimamut, khususnya Rukun Tetangga 004 Rukun Warga 001, boleh jadi tak berlebihan. Menahun sudah areal itu acap berbenturan dengan fakta fasilitas jalan lingkungan yang rusak, jamban tak terawat, tak ada bak penampung air limbah rumah tangga (septic tank), dan akses sarana air bersih. Dusun yang termaktub di Surat Keputusan Bupati Nomor 648/kpts.737-Huk/2014 yang direvisi dengan SK No.648/KPTS.501-HUK/2016 dengan luas 6,1 hektare—bersama Dusun Sukasari—itu memang membutuhkan bantuan serius. Untunglah, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis bersama masyarakat tak mau berlama lagi berpangku tangan. Mereka urun rembuk bergandeng tangan bersama Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) menangani persoalan pelik permukiman di di Desa Wanasigra, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat tersebut

Selengkapnya
img

Merombak Kawasan Pancuran Gerobak                   

Cerita Sumatra Utara Sibolga Infrastruktur Pengelolaan Sampah Comments (0) View (1209)

Bila mengingat masa silam, banjir dengan ketinggian satu meter mungkin sudah lazim di wilayah Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Provinsi Sumatra Utara. Maklum saja, drainase di areal yang berada di bawah permukaan air laut itu acap penuh dengan tumpukan sampah. Permukiman padat penduduk itu bakal tergenang bila sampah sudah memenuhi parit lingkungan, pasang air laut, dan curah hujan yang tinggi. Kebetulan, lokasi Pancuran Gerobak pun berada di hilir daerah perbukitan. Tak pelak, kumpulan curahan air dan sampah sempurna berkumpul di sana

Selengkapnya
img

Quo Vadis Jalan Lingkungan?                   

KMP-2 Infrastruktur FIC Kolaborasi Comments (0) View (945)

Anjing mengonggong, kafilah tak bergeming alias jalan terus. Perumpamaan yang disadur bebas tersebut agaknya paling pas buat menggambarkan riuh rendahnya bocah tatkala bermain di jalanan; jalan setapak, jalan lingkungan, bahkan di pinggir jalan raya yang penuh kendaraan berlalu lalang. “Woiiiii!!! Jangan bermain di jalan, banyak motooooor!!!” begitu teriak seorang ibu kepada sekumpulan anak-anak yang “sibuk” beraktivitas di sebuah jalanan. Dan teriakan serupa itu menjadi keseharian di ruas jalan itu, dan di ruas-ruas jalanan lainnya

Selengkapnya
img

Tips Sederhana Membangun Saluran Drainase                   

Tips Infrastruktur Artikel Comments (0) View (2645)

Setidaknya ada empat hal yang harus diperhatikan saat membuat saluran drainase. Pertama, sebelum konstruksi, pasang bouwplank agar tepi saluran drainase lurus, rapi, dan ukurannya sesuai dengan gambar rencana. Kedua, dasar saluran sebaiknya tidak diplester, atau diplester sebagian dengan diberi lubang resapan setiap 5 meter agar ada resapan air ke tanah

Selengkapnya
img

Kombos Timur Mandiri Lewat BDI dan Kolaborasi                   

Cerita Sulawesi Utara Manado Infrastruktur Kolaborasi BDI Kombos Timur Comments (0) View (1223)

Pembuktian diri. Dua kata itu agaknya tepat menggambarkan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah di Kelurahan Kombos Timur, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara. Khususnya bila menyoal aksi bahu membahu semaksimal mungkin menendang jauh-jauh kumuh dari wilayahnya

Selengkapnya
img

Taman Pelangi, yang Khas dari Lubuklinggau                   

Cerita Infrastruktur Sumatra Selatan Lubuklinggau Comments (0) View (1049)

Predikat kumuh pernah melekat lama di Kelurahan Jawa Kanan SS, di Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatra Selatan. Rumah tak layak huni, tak ada akses jalan lingkungan yang baik, belum ada dinding pengaman wilayah permukiman di tepian sungai, drainase tak terawat, dan sederet pembuktian indikator kumuh lainnya. Kepadatan penduduknya pun mencapai 251 jiwa per hektare—yang tersebar di 15 rukun tetangga, di areal permukiman seluas 27,3 Ha, dari luas wilayah keseluruhan yang mencapai 53,66 Ha

Selengkapnya
img

Antara Pembangunan Infrastruktur, MBR, dan Penanganan Kumuh                   

Artikel MBR Infrastruktur Comments (2) View (1373)

Persoalan kumuh adalah hal paling rumit yang mendera setiap wilayah. Karena rupanya, sukses menangani kumuh tak melulu dilihat dari pembangunan infrastruktur. Dan ternyata, itu belum tentu cukup membuat wilayah tersebut memang benar-benar terlepas dari kekumuhan. Menempatkan permukiman kumuh harus selalu menengok aspek kondisi fisik yang terlihat dan aspek kondisi sosial ekonomi masyarakat

Selengkapnya
img

Program Kotaku Gelar Pelatihan Verifikasi Kegiatan Infrastruktur                   

Berita Infrastruktur Verifikasi Usulan Kegiatan Pelatihan Comments (0) View (1361)

Pencapaian pengurangan kumuh Program Kota Tanpa Kumuh hingga Oktober 2018 mencapai 11.326,83 hektare. Angka tersebut baru mencapai setengah dari target 23.656 Ha yang mesti tuntas di tahun mendatang. Tantangannya semakin tinggi untuk memenuhi target pencapaian pengurangan kumuh yang mencapai 12.329,94 Ha pada 2019, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur. Persoalan inilah yang mengemuka dalam Pelatihan Pembekalan Verifikasi Usulan Kegiatan Infrastruktur dari National Slum Upgrading Program (NSUP) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang diselenggarakan di sebuah hotel di bilangan Jakarta Selatan, 27-28 November 2018

Selengkapnya
img

Tips Sederhana Membangun Jalan Titian                   

Artikel Infrastruktur Tips Jalan Titian Comments (0) View (1363)

Setidaknya ada enam hal yang harus diperhatikan saat membuat jalan titian. Pertama, sebaiknya jalan tidak dibuat terlalu curam. Untuk jalan yang miring, permukaan datar awalan dan akhiran harus bertekstur agar tidak licin, dan memiliki kelandaian 5 derajat

Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.