img

Solo Bersatu Demi 100-0-100                   

Central Java Surakarta Kota Solo Comments (0) View (0)

Mider projo poro pamengku projo, nyawiji kawulo dasih. Arti secara umum adalah, aparatur pemerintah yang bersama-sama berkeliling perkampungan untuk berbaur dengan masyarakat. Itulah yang tampak di akhir Januari silam di wilayah RT 02 RT 04, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah

Selengkapnya
img

Kawasan Kumuh Semanggi, dalam Sebuah Rencana Penataan                   

Comments (0) View (0)

Permasalah penyelenggaraan perumahan dan permukiman di Kota Surakarta, Jawa Tengah, masih berhadapan dengan banyaknya perumahan dan permukiman kumuh. Merujuk identifikasi pada 2016, masih ada 359,55 hektare wilayah kumuh di Surakarta, yang tersebar di lima kecamatan di 51 kelurahan--SK Wali Kota Surakarta Nomor: 413.21/38.3/1/2016. Dari deretan angka tersebut, Pemerintah Kota Surakarta menetapkan Kawasan Semanggi sebagai lokasi prioritas penataan secara bertahap

Selengkapnya
img

Melangkah Pasti Menata Asri di Semanggi                   

Comments (0) View (0)

Sungai Bengawan Solo adalah saksi bisu kumuh dimulai di Surakarta. Dari waktu ke waktu, sungai terpanjang di Pulau Jawa itu memotret dampak urbanisasi, saat penghuni baru—yang rata-rata bermata pencaharian sebagai pemulung—datang dan mematok bangunan sekadarnya untuk dihuni di bantaran. Alhasil, lokasi cekungan yang berada di bawah permukaan air sungai seperti Kelurahan Semanggi, Kecamatan Semanggi, Kota Surakarta, Jawa Tengah, itu semakin sempurna kekumuhannya. Tak butuh lebih dari 10 menit hujan deras mengguyur, air langsung menggenangi wilayah

Selengkapnya
img

Kepatihan Wetan: Jalan Paving Rusak Tinggal Kenangan                   

Comments (0) View (0)

Kelurahan Kepatihan Wetan di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, telah melakukan proses pemberdayaan masyarakat melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), yang ditujukan kepada seluruh komponen masyarakat di Kepatihan Wetan, khususnya wilayah Rukun Tetangga 001 Rukun Warga 002. Hal ini merupakan upaya meningkatkan kemampuan mereka dan menumbuhkan kebersamaan guna mengatasi permasalahan Kumuh secara mandiri dan berkelanjutan. Anggaran dari Bantuan Dana Investasi (BDI) sebagai stimulan yang difasilitasi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Manunggal sebagai upaya pengurangan luasan kumuh dalam wilayah tersebut

Selengkapnya
img

Kisah Limbah Rumah Versi Jayengan                   

Comments (0) View (0)

Sedikitnya, ada 21 kepala keluarga di Rukun Tetangga 04 Rukun Warga 09, Kelurahan Jayengan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang bermasalah dengan pengelolaan limbah rumah tangga. Solusi kondisi tadi langsung dengan mudah terjawab: septic tank komunal. Tujuannya, supaya air limbah tak langsung terbuang tanpa pengelolaan dan mencemari lingkungan. Persoalan serius inilah yang tengah diatasi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sadewo, dari Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), beberapa waktu silam

Selengkapnya
img

Kolaborasi Kotaku Wujudkan Destinasi Wisata Joho Kampung Hepi                   

Comments (0) View (0)

Edisi "Jalan-jalan ke Kotaku" hari ini kami mengajak pembaca semua ke Provinsi Jawa Tengah. Tepatnya ke Kelurahan Manahan, Kota Surakarta. Kelurahan yang berada di pinggir Stasiun Purwosari ini memiliki kampung kreatif bernama Kampung Joho, yang terletak di RT 07 RW 10.

Selengkapnya
img

Menata Semanggi, Merelokasi dengan Hati                   

Comments (0) View (0)

Prioritas utama penanganan kumuh di Kota Surakarta, Jawa Tengah, adalah di Kawasan Semanggi, dengan luas kumuh sebesar 76,03 hektare. Rancangan penataan tersebut sesuai Surat Keputusan Wali Kota Nomor: 413.21/38.3/1/2016 tentang Penetapan Lokasi Kawasan Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kumuh di Kota Surakarta. Kondisi kumuh ini melahirkan kebijakan wali kota dalam bentuk pengadaan tanah dan pemukiman kembali warga yang mayoritas tinggal secara ilegal di areal Semanggi

Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.