img

Kotaku, Program yang Paling Siap Diajak Kolaborasi                   

Berita Yogyakarta Kolaborasi Purwokinanti PT SMF Comments (0) View (1515)

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dinilai program yang paling siap untuk diajak berkolaborasi, karena Program Kotaku memiliki kelembagaan dan sumberdaya manusia (SDM) yang cukup mumpuni. Mulai dari tingkat manajemen sampai kelembagaan badan keswadayaan masyarakat (BKM). Bahkan di beberapa lokasi, BKM sudah memiliki badan hukum, sehingga pihak lain merasa aman dalam menjalin kolaborasi

Selengkapnya
img

Merawat Bantaran Sungai, Merajut Kohesi Sosial                   

Cerita DIY Yogyakarta Suryatmajan Comments (0) View (1586)

Suryatmajan kini sudah berubah, baik dari wajah lingkungan dan penyediaan infrastruktur. Perlahan perubahan sosial terjadi di Suryatmajan, menuju kampung yang ramah untuk semua

Selengkapnya
img

Lorong Hijau Bikin Gang Jadi Menyenangkan                   

Cerita DIY Yogyakarta Go Green Comments (0) View (851)

Warga RT 09/RW 3 Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta bertekad mewujudkan lingkungan rumah tinggal yang hijau dan asri. Bagi mereka lingkungan yang asri bisa memberi banyak manfaat bagi warga yang tinggal di sekitarnya. Beberapa upaya yang mereka lakukan adalah membangun "Lorong Hijau" yang menyuguhkan aneka tanaman hijau di tengah perkotaan

Selengkapnya
img

Kamino, Sosok dibalik Sempulun                   

Cerita DI Yogyakarta Kulon Progo Kandang Sapi Komunal KPP Comments (0) View (1217)

Berawal dari kondisi lingkungan yang tidak sehat dan terkesan kumuh akibat banyaknya warga memelihara (beternak) sapi di sekitar rumah di Desa Kulwaru, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta. Tak jarang, sapi peliharaan mereka berada di dekat dapur. Melihat kondisi menerus seperti ini, Kamino, seorang petani sederhana paruh baya, bersama warga dusun Kulwaru Wetan mengajukan proposal melalui Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) pada 2012 untuk pembuatan kandang komunal (kelompok peternakan sapi)

Selengkapnya
img

Pemda DIY: Kolaborasi Krusial Tangani Kumuh                   

Berita DIY Yogyakarta Workshop Comments (0) View (1573)

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyambut kolaborasi berbagai unsur pemangku kepentingan untuk menangani 965,43 hektare luasan kumuh setempat. Keterlibatan semua pihak menjadi hal yang krusial dalam upaya menangani kawasan kumuh. Lokakarya yang dihadiri banyak unsur pemangku kepentingan di Kota Pelajar ini adalah sarana kolaboratif program. Tujuannya jelas, untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas penanganan kumuh, khususnya di wilayah DIY.

Selengkapnya
img

Kampung Gemblakan Bawah Bertekad Terus Berkembang                   

Cerita Yogyakarta Suryatmajan Kunjungan Lapangan AIIB Comments (0) View (1479)

Wakil Presiden Kebijakan dan Strategi Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Joachim Von Amsberg dan tim AIIB, mengunjungi Kampung Gemblakan Bawah, Kelurahan Suryatmajan, Kota Yogyakarta. Perubahan Kampung menjadi tidak kumuh membuat AIIB tertarik berkunjung ke lokasi ini pada Jumat (22/2)

Selengkapnya
img

Gotong Royong Suryatmajan Masyhur Hingga Negeri Seberang                   

Berita Yogyakarta Suryatmajan AIIB Kunjungan Lapangan Comments (0) View (1057)

Kekompakan Kelurahan Suryatmajan, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta yang bergotong royong, bahu membahu membangun kampung, menata lingkungan mengubah wajah kampung menjadi asri, bersih dan indah, rupanya masyhur hingga ke negeri seberang. Perilaku baik warga tersebut membuat penasaran Tim Asian Infrastructure Invesment Bank (AIIB) yang berkedudukan di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, untuk berkunjung dan berdialog dengan warga Suryatmajan, pada Jumat (22/2), hari ini.

Selengkapnya
img

“Motor” Program Kotaku buat Kotagede                   

Cerita DIY Yogyakarta Kotagede Comments (2) View (1132)

Tersebutlah Khaerudin, Nawasih, dan Agus Setyono. Trio sekawan itu diyakini warga Prenggan Rukun Tetangga 6 Rukun Warga 1, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta sebagai agen perubahan yang nyata. Pasalnya jelas, merekalah sang empunya dan pelaku pembangkit kesadaran masyarakat Prenggan untuk program pelebaran akses jalan, kreativitas motif cone block, dan menggugah warga untuk berswadaya membangun lingkungan bersama dan membuang jauh-jauh predikat kumuh dari wilayah

Selengkapnya
img

Code Food, Kuliner Khas Bantaran Kali Code                   

Kliping DIY Yogyakarta Kali Code Gowongan Comments (0) View (1465)

Tidak hanya ditata, pemberdayaan masyarakat di kawasan pinggiran sungai juga terus dilakukan oleh Pemko Jogja. Gayung bersambut, hal itu diikuti pula dengan komitmen warga, salah satunya adalah dengan membentuk Kelompok Sosial Berkelanjutan (KSB).

Selengkapnya
img

Mengutip Sukses dari Gemblakan di Pinggir Code                   

Cerita DI Yogyakarta Kali Code Infrastruktur Suryatmajan Comments (0) View (2653)

Pedagang asongan, penjual soto, nasi rame, bakmi, dan sederet penganan lainnya adalah “napas” buat Kampung Gemblakan Bawah. Tapi, jangan pernah menganggap enteng permukiman warga yang rata-rata memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Regional (UMR) Kota Yogyakarta itu, khususnya di Rukun Warga 7, 8, dan RW 9. Sebab bila menyoal kesadaran dan pengorbanan demi kemaslahatan banyak pihak, di wilayah inilah sumbangsih yang sebenarnya bisa dijadikan pembelajaran penting buat banyak pihak

Selengkapnya

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.