Beranda Warta Berita Camat Palu Utara: Perlu Sinergikan Penanganan Nangkis

Camat Palu Utara: Perlu Sinergikan Penanganan Nangkis

Comments (0) View (1732)

D

DALAM RANGKA mensinergikan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, Camat Palu Utara Drs. M. Muchlis mengundang BKKBN, Kepala Puskesmas dan Kepala Kelurahan se-Kecamatan Palu Utara untuk hadir dalam evaluasi dan paparan program Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) tahun 2005 bertempat di Kantor Kecamatan Palu Utara pada Kamis (13/1) lalu, di Tawaeli.

Usai mendengarkan paparan pelaksanaan P2KP dari Tim Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) 6 Sulteng, Camat Palu Utara mengungkapkan, selama ini banyak program untuk masyarakat miskin, namun dalam implementasinya di lapang, tidak tepat sasaran karena adanya perbedaan data kemiskinan dari beberapa instansi. Pendataan orang miskin yang dilakukan oleh kader BKKBN sekalipun, ungkap Muchlis, beberapa diantaranya disusun berdasarkan standar perasaan, bukan pada fakta autentik dilapangan, yang untuk itu perlu diperbaharui.

Camat Palu Utara yang juga alumnus STPDN Jatinangor itu mengatakan bahwa sesungguhnya, secara jujur dirinya tidak setuju dengan program raskin (beras untuk orang miskin) karena terkadang terdapat manipulasi angka-angka penerima.  M. Muchlis juga mencontohkan, dari data BKKBN di wilayahnya menunjukkan adanya kelurahan yang berkurang orang miskinnya, namun di kelurahan lain, data orang miskin justru makin bertambah.

Merujuk pada masalah seperti itu, M. Muchlis dalam pertemuan evaluasi dan paparan program P2KP 2005 tersebut mengatakan bahwa perlu dihadirkan BKKBN, Puskesmas dan Lurah agar koordinasi penanganan warga miskin dapat terlaksana dengan baik serta dikerjakan secara sinergis oleh semua pihak.

Menanggapi tentang sinergitas program untuk penanggulangan kemiskinan, Pimpinan Puskesmas dan BKKBN Kecamatan Palu Utara menyambut baik paparan yang disampaikan oleh Tim KMW 6 Sulteng. Pihak BKKBN Palu Utara mengatakan, data kriteria kemiskinan hasil Refleksi Kemiskinan P2KP, sesungguhnya tak jauh berbeda dengan data kriteria kemiskinan yang dimiliki oleh BKKBN. Sehingga, untuk implementasi program di lapangan perlu dilakukan kerja sama karena beberapa Kader BKKBN adalah juga Relawan P2KP.

Team Leader KMW 6 Sulteng, Ir. Ahmad Sriyanto pada pertemuan tersebut kembali mengingatkan bahwa konsentrasi P2KP selama ini adalah pada proses pembelajaran  untuk membangun kesadaran kritis di masyarakat. Untuk itu, bantuan uang bukan tujuan utama. Pada sisi itulah, menurut Sriyanto, yang membedakan antara P2KP dengan proyek pemberdayaan lainnya. Diakuinya, program P2KP memang agak panjang, karena persiapan di masyarakat membutuhkan proses. “Sampai saat ini P2KP telah menyelesaikan siklus Refleksi Kemiskinan dan sekarang sedang melaksanakan Pemetaan Swadaya,” ujarnya.

Pada akhir pertemuan evaluasi dan paparan program P2KP tahun 2005, Camat Palu Utara memprogramkan, mulai pekan ini akan mengadakan pertemuan dengan Relawan P2KP seminggu sekali pada salah satu kelurahan sasaran P2KP. “Setiap tanggal 17 akan dilakukan evaluasi kembali di tingkat kecamatan,” ujarnya. Muchlis juga mengingatkan pada aparatnya termasuk para Lurah untuk terus memantau kegiatan P2KP dan program lainnya. “Program P2KP jangan hanya warga yang tahu kita juga (Camat dan Lurah--red) harus tahu P2KP,” tambahnya. (dari laporan partisipasi penulisan KMW 6 (2/1); Yanti)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.