Beranda Warta Berita Masyarakat 3 Golongan, KMW 11 Optimis

Masyarakat 3 Golongan, KMW 11 Optimis

Comments (0) View (1285)

S

SEJAK dimobilisasi, personil KMW 11 secara intensif terus melakukan sosialisasi P2KP pada masyarakat, baik masyarakat sasaran primer maupun sekunder. Sosialisasi dilakukan dengan menggunakan berbagai media (radio, audiensi, lokakarya, forum diskusi dan forum sosialisasi) secara langsung maupun tidak langsung. Sosialisasi P2KP oleh KMW 11 telah memasuki taraf ‘grass-root’ di tingkat RW/RT di seluruh kabupaten/kota sasaran.

Menurut cacatan Korkot 1 Sukabumi, Aldaf Rizal, berdasar hasil observasi, wawancara dan analisis terhadap pertanyaan yang timbul pada saat lokakarya (provinsi, kabupaten dan kecamatan) serta sosialisasi di tingkat desa/kelurahan, RT/RW serta sosialisasi melalui acara dialog interaktif lewat radio, terlihat bahwa respon masyarakat dapat digolongkan kepada 3 (tiga) golongan yaitu golongan optimis, pesimis dan apatis. Ketiga sikap ini melanda di setiap golongan masyarakat baik primer maupun sekunder.

Golongan optimis, menyambut baik diluncurkannya P2KP. Golongan ini menganggap bahwa P2KP berbeda nyata dengan proyek-proyek pemberdayaan lainya. Harapan dari golongan ini agar semua pihak yang terkait mendukung dan mengawal P2KP agar dapat terimplementasi sesuai dengan nilai-nilai universal kemasyarakatan (‘good governance’) dan prinsip-prinsip universal pembangunan (tridaya), sehingga visi, misi, dan tujuan P2KP dapat tercapai.

Golongan pesimis menganggap P2KP ‘musykil’ untuk dilaksanakan. Hal ini karena realita masyarakat yang ada sekarang telah hilang kepercayaan pada pelaksanaan proyek. Golongan ini menganggap P2KP seperti barang aneh dan akan bernasib sama dengan proyek-proyek pemberdayaan lainnya (gagal dan hanya sebagai lahan korupsi). Golongan ini terlihat justru datang dari kelompok masyarakat yang relatif berpendidikan.

Golongan apatis tidak banyak berkomentar tentang P2KP, mereka menganggap P2KP tidak akan ada manfaatnya untuk mereka. Golongan ini datang dari kelompok yang sadar bahwa mereka tidak akan mendapatkan manfaat langsung dari P2KP.

Berdasarkan catatan Korkot 1 Sukabumi KMW 11, apabila dianalisis lebih jauh dari setiap pertanyaan yang diajukan peserta lokakarya/sosialisasi maupun pendengar radio, maka pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat dibagi pada tiga kelompok, yaitu: (1) Pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan rumit dan lamanya proses implementasi P2KP; (2) Pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan P2KP dan proyek pemberdayaan lainnya; serta (3) Pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan kerelawanan.

Ketiga kelompok besar pertanyaan dari audiens di atas diutarakan dengan berbagai intonasi dan ekspresi. Apabila hal-hal yang dikemukakan di atas merupakan cerminan dari sikap awal kelompok sasaran P2KP, maka pertanyan selanjutnya adalah bagaimana sikap para pengelola P2KP di jajaran KMW 11. Menurut catatan Korkot 1 Sukabumi, hingga saat tulisan ini dibuat, seluruh jajaran di KMW 11 tetap bersikap optimis terhadap berbagai sikap masyarakat dalam menanggapi P2KP. (Dari catatan Korkot 1 KMW 11 Sukabumi, sumber: Amin, stakeholder P2KP, Sukabumi, 26 Januari 2005; edit: Yanti)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.