Beranda Warta Berita Produksi Tas Wanita KSM Cibarengkok

Produksi Tas Wanita KSM Cibarengkok

Comments (0) View (2593)

M

Menengok persoalan kemiskinan yang terjadi, tentunya kita merasa prihatin, terutama di era sulitnya perekonomian saat ini dimana para keluarga miskin selalu menghadapi tantangan yang sangat mendasar, yaitu bagaimana agar dapat memperoleh penghasilan demi kelangsungan hidup. Hal ini  tidak hanya terjadi di masyarakat pedesaan, tapi juga bisa ditemui pada masyarakat perkotaan, termasuk di Desa Peusar, Kabupaten Tangerang.

Hanya saja, di Desa Peusar, masyarakatnya sangat kreatif. Mereka memilki potensi keterampilan sebagai pengrajin tas. Inilah kelebihan yang diberikan oleh Maha Pencipta dan patut disyukuri. Selagi punya niat dan masyarakatnya mau maju, maka harus dilakukan perubahan agar kelak ada jalan, begitulah kira-kira gambaran kesederhanaan perilaku masyarakat Desa Peusar, Kabupaten Tangerang.

Hadirnya program PNPM Mandiri Perkotaan adalah bagaimana memberdayakan masyarakat miskin menjadi produktif, sehingga mampu melangsungkan kehidupannya menjadi lebih baik. Dengan PNPM Mandiri Perkotaan masyarakat desa inipun membangun kelembagaan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang dinamai Bangun Sejahtera. Hingga akhirnya masyarakat mampu mempunyai Dokumen PJM Pronangkis, yang salah satu isinya adalah rencana program kegiatan pinjaman bergulir bagi masyarakat.

Atas prakarsa dan komitmen anggota BKM Bangun Sejahtera untuk memberdayakan masyarakatnya, maka terbentuklah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Salah satunya adalah KSM Cibarengkok Karya Usaha, yang berlokasi di Kampung Cibarengkok RT 04/02. KSM ini terdiri dari empat kepala keluarga, yaitu Dayat, Agus, Herman dan Muslim. Selanjutnya, mereka meminjam dana bergulir, yang dikelola oleh UPK BKM Peusar Bangun Sejahtera.

UPK BKM mendapatkan dana untuk ekonomi bergulir sebesar Rp53 juta, yang dana stimulan dari PNPM Mandiri Perkotaan guna mendongkrak aktivitas perekonomian masyarakat Desa Peusar. Di sinilah tantangan bagi masyarakat Desa Peusar, yaitu bagaimana membangun perekonomian masyarakat miskin dengan dana terbatas, tetapi dapat berkembang dan bermanfaat untuk melangsungkan permodalan usaha para pengrajin tas di Desa Peusar. Untuk itu, program pinjaman bergulir yang dikelola oleh UPK BKM Bangun Sejahtera memiliki persyaratan yang harus dipenuhi oleh KSM, yaitu memenuhi SKIM Pinjaman (syarat pinjaman). Dalam hal ini, KSM Cibarengkok Karya Usaha mampu memenuhi syarat tersebut.

Wadah kelompok usaha produktif yang terhimpun dalam KSM Cibarengkok Karya Usaha ini diketuai oleh Muhammad Nuryani, seorang figur pekerja keras dan terampil yang pantang menyerah dalam menjalani kehidupan dunia usaha rumah tangga. Masa sekarang ini begitu gencar persaingan usaha pengrajin tas, seperti diketahui banyaknya produksi tas bermerek. “Tapi alhamdulillah, dengan adanya tambahan modal pinjaman bergulir dari UPK BKM Bangun Sejahtera sebesar Rp2,5 juta, omset produksi kami meningkat, dari yang sebelumnya hanya 10-15 lusin tas, kini bisa memproduksi sebanyak 24 lusin tas per bulan,” kata Muhammad Nuryani. Yang istimewa, produksi tas ini dipasarkan sampai ke Pasar Senen, Jakarta. Selanjutnya, harapan para anggota KSM Cibarengkok Karya Usaha adalah produksi dan penjualan tas mereka akan lebih meningkat.

KSM Karya Usaha anggotanya yang memproduksi tas wanita ini sangat merasakan manfaat kegiatan dana bergulir ini, walaupun dana pinjaman pertama hanya sebesar Rp500.000 per orang yang sebenarnya kurang bagi kebutuhan usahanya. Namun, banyak pembelajaran yang didapat dari program, ini seperti belajar menabung, saling percaya dan bertanggung jawab. “Mudah-mudahan dengan program ini usaha saya bisa sukses. Amin. Ini pulalah yang membuat kami tetap semangat membayar kewajiban kepada UPK BKM,” ujarnya. (OC 3 Banten PNPM Mandiri Perkotaan)

Informasi lebih lanjut, silakan  hubungi:

Sekretariat BKM Bangun Sejahtera
Desa Peusar, Kecamatan Panongan
Kabupaten Tangerang Provinsi Banten

Contact Person: Suparja, HP. 081316250584

Contoh Produk Tas Wanita KSM Cibarengkok Karya Usaha:

Editor: Nina Firstavina

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.