Beranda Warta Berita Di Darek dan Ungga: Pemilih BKM Nyaris Samai Pilpres

Di Darek dan Ungga: Pemilih BKM Nyaris Samai Pilpres

Comments (0) View (1552)

P

PEMILIHAN BKM berlangsung di Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah pada Senin 14 Februari 2005 lalu. Pemilihan ini berlangsung demokratis dan dinamis serta berhasil memilih 13 orang anggota BKM tingkat desa dari 114 utusan tingkat RT yang terdiri dari 97 orang pria dan 17 orang wanita dari 9 dusun yang ada di desa itu.

Pemilihan anggota BKM di tingkat desa ini didahului dengan pemilihan utusan di tingkat dusun yang berlangsung pada 2 hingga 5 Februari lalu. Menurut Lalu Martawijaya, Senior Faskel yang memfasilitasi desa ini, total pemilih pada 9 dusun di Darek berjumlah 3.018 orang dengan jumlah pemilih wanita 1.735 orang melebihi pemilih pria yang 1.283 orang. Dengan jumlah pemilih tersebut berarti 63,56% dari penduduk dewasa yang berjumlah 4.748 jiwa telah menggunakan hak suaranya dalam pemilihan anggota BKM.

Sementara di Desa Ungga kecamatan yang sama, pemilihan anggota BKM berlangsung 22 Januari 2005 lalu. Di Ungga terdapat 6 dusun tercakup dalam 31 RT. Jumlah penduduk dewasa yang menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan BLM ini adalah 3.110 orang terdiri dari 1.405 orang pria dan 1.705 orang wanita.

Pemilihan BKM di 2 desa yang bertetangga itu memperlihatkan bahwa jumlah pemilih wanita ternyata melebihi pemilih pria. Angka pemilih BKM ini juga nyaris sama dengan jumlah penduduk dewasa yang menggunakan haknya dalam Pemilihan Umum Presiden RI yang lalu.

Di Ungga, pemilih dalam Pemilu Presiden berjumlah 3.326 orang sedangkan pemilih dalam pemilihan BKM tingkat RT berjumlah 3.018 orang. Di Desa Darek, pemilih pada Pemilu Presiden berjumlah 3.200 orang sementara pemilih pada pemilihan BKM tingkat RT berjumlah 3.110 orang.

Seorang warga yang ikut dalam pemilihan BKM yang sempat ditemui, dalam bahasa Sasak dialek Pujut mengatakan, “Selapuk tiang sak arak kun dasan sini pade culuk milu memeleq pengurus banjar sengak sak bebas pelek batur, edak tande gambar, edak calon.” (Maknanya bahwa mereka sangat antusias melakukan pemilihan banjar (BKM) karena proses pemilihannya yang sangat terbuka, tanpa tanda gambar dan tanpa calon. Siapa saja di wilayahnya mempunyai hak dan peluang yang sama untuk dipilih).

Kepala Desa Darek, Lalu Wirama mengatakan bahwa meski pemilihan berlangsung seru dan kompetitif namun hasilnya telah memuaskan sebagian besar pemilih, meski ada wilayah dusun yang tidak terwakili dalam BKM. Bahkan ada dusun yang jumlah penduduknya relatif kecil namun mendominasi keanggotaan BKM, sehingga benar-benar bukan berdasarkan keterwakilan wilayah tetapi mewakili nilai.

“Kami atas nama KMP menyampaikan penghargaan yang tulus atas kerja keras dan sukses yang dicapai oleh Kepala Desa beserta masyarakatnya dalam menjalani siklus P2KP,” ungkap Rikawanto, TA Monev RM-3 Surabaya yang sempat datang ke Darek pada hari pemilihan lalu. “Lebih-lebih saya mendengar bahwa penyelenggaran pemilihan ini secara material banyak ditunjang oleh Kepala Desa,” tambahnya bangga. (Yanis Mayadi, Korkot 2 KMW 10 (2/1) NTB, Lombok Tengah, 15 Februari 2005; Yanti)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.