Beranda Warta Berita FPN Difungsikan Jadi KBP Kota Palu

FPN Difungsikan Jadi KBP Kota Palu

Comments (0) View (1584)

K

KOTA PALU mempunyai wahana kajian mengenai berbagai aspek yang diberi wadah  bernama Forum Palu Ngataku (FPN). Atas amanat Wali Kota Palu, forum ini kemudian  juga difungsikan sebagai forum Komunitas Belajar Perkotaan (KBP) untuk mensinergikan program-program yang dilakukan Proyek Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP). KBP Kota Palu ini terbentuk setelah ada kesepahaman antara FPN dengan KMW 6 dalam pertemuan 24 Februari 2004 lalu.

Amanat Walikota untuk memfungsikan FPN sebagai forum KBP tersebut disampaikan Walikota Palu saat pertemuan dalam rangka Supervisi Misi P2KP pada 8 Februari 2005.  Diharapkan, keberadaannya dapat membangun sinergi para pihak terkait dalam membangun Kota Palu khususnya dalam hal penanggulangan kemiskinan. 

Sebagai tidak lanjut dari amanat tersebut, KMW 6 mencoba secara intensif  mengkoordinasikannya dengan para pihak diantaranya Kadis Sosial, Bappeda, Subdin Perkim dan Forum Palu Ngataku untuk melakukan pertemuan bersama antara KPKD (yang didalamnya termasuk FPN), Bappeda, P2KP, instansi terkait dan pihak LSM. Upaya tersebut berhasil mendorong KPKD untuk melakukan pertemuan dengan pihak terkait pada 24 Februari 2005 lalu, bertempat di ruang rapat Walikota.

Pertemuan itu sendiri dihadiri oleh 25 peserta dan dibuka oleh Sekretaris Kota serta dipandu Kadis Sosial/Ketua KPKD Kota Palu. Dalam pelaksanaan diskusinya, juga dipantau langsung oleh Wali Kota Palu, Suardi Suebo. Kehadiran Walikota ini, nyata menunjukkan komitmen beliau untuk membangun sinergi penanggulangan kemiskinan di Kota Palu dari para pihak terkait. Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh KPKD, FPN, KMW 6 P2KP, Lembaga Kepemudaan KNPI, LSM Adi Citra Lestari, Bappeda, dinas-dinas (Dinas Sosial, Perkim, Perindagkop, Pendidikan, Kesehatan), BPS, BKKBN serta jajaran Perguruan Tinggi. Diantara peserta pertemuan tersebut, terdapat 6 orang alumni pelatihan dasar bagi Aparat Pemda.

Agenda utama dalam pertemuan ini adalah membangun kesepahaman tentang makna  dan substansi KBP yang kemudian akan dilakukan melalui FPN serta membahas draft Grand Strategi Penanggulangan kemiskinan Kota Palu yang disusun oleh KPKD. Dalam diskusi yang dipandu oleh Amirudin Sahib, M.Si, Kadis Sosial Kota Palu, terungkap berbagai program di masing-masing dinas/instansi dan FPN yang semuanya bermuara pada penanggulangan kemiskinan. Kemudian, disepakati tentang perlunya wadah yang meramu program-program lintas dinas/instansi agar dapat sinergis sehingga tidak timbul tumpang tindih di lapangan.  

Berbagai masukan baik dari dinas, LSM ataupun Perguruan Tinggi, disampaikan dalam rangka penyempurnaan Grand Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kota Palu yang telah disusun KPKD. Diskusi-diskusi dalam pertemuan ini menjadi sangat strategis, bukan saja dapat digunakan sebagai titik tolak bergeraknya KBP, tetapi pada saat yang bersamaan, tengah disusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Palu oleh Bappeda Kota, dimana beberapa dari peserta pertemuan terlibat di dalamnya.

Langkah bergeraknya KBP melalui wadah Forum Palu Ngataku ini, nampaknya telah  menunjukkan suatu yang kongkrit karena telah disepakati jadwal terstruktur pertemuan tiap bulan sekali. Dan dalam bulan Februari hingga Maret 2005 ini, pihak KMW 6 dan FPN sepakat untuk mengadakan pertemuan intens guna mematangkan draft Grand Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kota Palu melalui pertemuan pada hari Senin dan Kamis. Diharapkan, momen ini merupakan tonggak bersejarah untuk membangun sinergi dalam penanggulangan kemiskinan khususnya di Kota Palu. (Ahmad Sriyanto, Team Leader KMW 6 P2KP 2/1; Yanti)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.