Beranda Warta Artikel Menanti Penilaian Perkembangan Kabupaten Penerima Program KOTAKU

Menanti Penilaian Perkembangan Kabupaten Penerima Program KOTAKU

Comments (0) View (703)

Oleh:
H. Maddan, SE, MSi
Asisten 2 Setda
Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh

Kabupaten Pidie memiliki 23 kecamatan, tapi yang didampingi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) hanyalah Kecamatan Kota Sigli. Pada dasarnya, Program KOTAKU hadir sebagai upaya dari pemerintah untuk membangun kemandirian masyarakat juga Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penanganan kumuh secara berkelanjutan. Karena, dalam Program KOTAKU ada beberapa yang menjadi strategi program di antaranya seperti di tahun 2016 kemarin KOTAKU, yang menjadi tahun perencanaan dimana target terbesarnya adalah dapat menjadikan kami, Pemda, sebagai nakhoda dalam penanganan kumuh, dan masyarakat dapat secara mandiri siap mendukung pencapaian penanganan kumuh di tahun 2019 menjadi 0%.

Maka dari itu, saya merasa, berdasarkan hal tersebut penting kiranya untuk Kabupaten Pidie, terutama pada wilayah dampingan Program KOTAKU, melaksanakan penilaian terhadap perkembangan kabupaten. Sejauh mana sudah perkembangan tersebut berjalan melalui penilaian kota mandiri, yang difasilitasi para pelaku program dari manajemen tentunya.

Saya yakini juga bahwa penilaian itu nantinya bertujuan untuk dapat diperoleh perkembangan nilai terhadap pemerintah Kabupaten Pidie sebagai nakhoda, apakah sudah berjalan serta memahami dan menyadari indikator kesiapan dalam mengelola Program KOTAKU secara mandiri. Dan, harapannya tidak hanya sampai di situ. Tim Korkot, selaku personel yang ditempatkan oleh program, mampu mendorong kesiapan kami (Pemda) untuk dapat memiliki komitmen serta kesiapan dalam mengelola Program KOTAKU.

Untuk Kabupaten Pidie, sudah adanya SK Pokja PKP yang ditandatangani oleh Bupati Pidie Sarjani Abdullah, bernomor 648/316/KEP.25/2016. Harapannya POKJA PKP memiliki tujuan serta indikator yang sama dalam rangka mempersiapkan kabupaten yang mandiri.

Kami juga menyadari ada beberapa dimensi dari penilaian kabupaten yang belum maksimal. Kelembagaan, bidang ini kami masih memiliki banyak kekurangan. Lalu dokumen strategi/perencanaan. Kemitraan kota, harapannya dapat dibantu dan didukung oleh Tim Korkot dalam hal kemitraan ini, mengingat platform KOTAKU adalah “Kolaborasi”. Pengurangan luasan kumuh, besar harapannya, dengan dokumen perencanaan yang telah diselesaikan di tahun 2016, terutama di tingkat gampong, dapat menjadi acuan pengurangan luasan kumuh menjadi 0% di tahun 2019. Kesemua dokumen perencanaan tersebut, baik tingkat kabupaten atau di tingkat gampong dapat memiliki satu pengelolaan database dan mekanisme pemantauan oleh Pemda. Adapun dokumen strategi/perencanaan yang saya pahami adalah adanya dokumen Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kabupaten/Kota yang nantinya menjadikan integrasi perencanaan dan penganggaran pembangunan melalui multisektor dan multiaktor.

Penguatan kelembagaan harus terus dilakukan secara intensif dan berkelanjutan, baik kelembagaan tingkat kabupaten (Pokja PKP) maupun kelembagaan di tingkat gampong. Terutama di tingkat gampong, lembaga BKM haruslah memiliki kinerja baik, yang sesuai dengan arahan dan tatanan program yang ada. Tentunya juga tidak lepas dari pendampingan oleh fasilitator yang ada di setiap gampong.

Satu harapan terbesar dari saya pribadi adalah Program KOTAKU bisa masuk ke semua kecamatan yang ada di 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Pidie agar di tahun 2019 nantinya bisa benar-benar menjadikan Kabupaten Pidie sebagai kabupaten yang bebas kumuh. [PL-Aceh]

Editor: Maya Keumala/Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.