Beranda Warta Artikel Kabupaten Pidie Harapkan KOTAKU Terus Bersinergi dalam Perencanaan

Kabupaten Pidie Harapkan KOTAKU Terus Bersinergi dalam Perencanaan

Comments (0) View (510)

Oleh:
Fauzan Fahmi, ST
Kabid. Perencanaan dan Pengembangan
Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda
Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang hadir di Kabupten Pidie khususnya di Kecamatan Kota Sigli sejak tahun 2008, diawali dengan P2KP dan PNPM Mandiri Perkotaan, merupakan program yang sangat membantu kami, selaku salah satu SKPK di Kabupaten Pidie, khususnya di lingkungan Bappeda. Karena, perencanaan yang disusun oleh program sangat membantu kami dalam hal mendukung perencanaan tingkat kabupaten. Dengan hadirnya KOTAKU sejak April 2016, yang juga telah disosialisasikan baik di tingkatan kabupaten maupun tingkatan gampong, harapannya dapat memberikan satu perubahan yang lebih baik lagi nanti, serta menghasilkan sesuatu yang lebih bermanfaat, terutama dalam hal pengurangan kumuh yang ada di Kabupaten Pidie.

Penanganan kumuh di Kabupaten Pidie sendiri didukung dengan terbitnya SK bupati di tahun 2014, dengan jumlah 10 desa, 8 di antaranya masuk dalam dampingan KOTAKU. Jika melihat luasan untuk 10 desa yang masuk adalah sebesar 66,86 Ha. Sedangkan untuk 8 desa yang berada di wilayah Kecamatan Kota Sigli yang juga merupakan dampingan KOTAKU sebesar 64,47 Ha, 2 di antaranya berada di Kecamatan Indra Jaya dan Grong-grong.  

Diharapkan nantinya Kabupaten Pidie, khususnya wilayah yang masuk dalam pendampingan KOTAKU, memiliki sebuah perencanaan yang lebih memiliki manfaat bagi masyarakat, tentunya sesuai dengan tata ruang wilayah Kabupaten Pidie, dan tak lepas dari peran bersama. Ini juga disampaikan oleh Kasi Bidang Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Sumber Daya Air, Pertanahan dan Pengembangan Kawasan Cut Maitriani.

Kami punya harapan besar terhadap program, terutama kepada pendamping yang ada, baik di tingkatan lapangan yang mendampingi dan bersentuhan langsung dengan gampong, maupun yang berada di tingkatan Kabupaten Pidie, agar dapat terus bersinergi, terutama bidang perencanaan. Karena, seperti diketahui bersama, kami selaku SKPK juga tidak dapat berbuat banyak dalam hal pengurangan luasan kumuh yang menjadi target nasional, yaitu 0% di tahun 2019. Perlu dukungan semua pihak. Begitu juga halnya dengan Program KOTAKU, tentunya akan sangat membutuhkan dukungan dari segala sisi. Sesuai yang kami pahami bahwa Program KOTAKU berplatform kolaborasi dan penanganan dengan peran multiaktor dan multisektor.

Satu lagi harapan terbesar kami kepada para pendamping, khususnya yang berada di tingkatan Tim Korkot. Jika memang ada pergantian personel atau pimpinan, agar kiranya tidak melakukan penggantian di tengah-tengah berjalannya proses kegiatan, karena akan merusak tatanan yang sudah mulai berjalan. Bagi kami, siapapun yang ditempatkan di sini hendaknya dapat bekerja sama dan bersama-sama kita membangun Kabupaten Pidie menjadi sebuah kabupaten yang bukan hanya sebagai wilayah lintasan saja. [Aceh]

Editor: Maya Keumala/Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.