Beranda Warta Artikel Meluruskan Pemahaman Tentang Sanitasi

Meluruskan Pemahaman Tentang Sanitasi

Comments (0) View (978)

Belum genap dua hari kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Korkot dan Pemandu Nasional Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) National Slum Upgrading Program (NSUP), sebuah pertanyaan menarik ternyata masih tersisa: Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Sanitasi.

Menjawab hal tersebut, Urban Planner Specialist Konsultan Manajemen Pusat (KMP) KOTAKU wilayah 2 Maizil Jalaluddin menjelaskan, menurut pengertian keciptakaryaan, sanitasi terkait dengan kesehatan lingkungan, antara lain, sistem pengelolaan limbah rumah tangga dan sampah. Pengelolaan limbah mulai dari leher angsa dan sistem jaringan dan IPAL. Sistem ini terpisah, tidak tercampur dengan drainase.

Terkait dengan KOTAKU, menurut Maizil, kriteria dalam data baseline yang difasilitasi oleh KOTAKU sudah disesuaikan dengan kriteria dan indikator, dan sudah menjawab pengertian/pemahaman terhadap sanitasi. Dalam perencanaan kota dan wilayah, sanitasi sudah jelas membahas limbah rumah tangga, untuk lingkungan mulai dari leher angsa hingga sistem jaringan pengelolaan IPAL komunal, dan seterusnya. Sanitasi juga terkait dengan persampahan mulai dari rumah tangga hingga TPST, dan lain-lain. Sanitasi terkait erat dengan kesehatan dan kebersihan lingkungan. Pemahaman (mengenai pengertian sanitasi) ini penting agar tidak ada penjelasan yang keliru ke depannya.

Maizil juga mengutip penjelasan sumberpengertian.com, “Pengertian Sanitasi Menurut Para Ahli, Ruang Lingkup, Tujuan dan Manfaatnya”. Pengertian Sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia. Dengan kata lain pengertian sanitasi adalah segala upaya yang dilakukan untuk menjamin terwujudnya kondisi yang memenuhi persyaratan kesehatan.

Sementara itu, pengertian Sanitasi menurut Azrul Anwar, sanitasi adalah cara pengawasan masyarakat yang menitik beratkan pada pengawasan terhadap berbagai faktor lingkungan yang mungkin mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Sedangkan menurut Hopkins, sanitasi adalah cara pengawasan terhadap faktor-faktor lingkungan yang mempunyai pengaruh terhadap lingkungan.

Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi “Sanitasi” adalah usaha untuk membina dan menciptakan suatu keadaan yang baik di bidang kesehatan, terutama kesehatan masyarakat. Pengertian Sanitasi adalah lingkungan cara menyehatkan lingkungan hidup manusia terutama lingkungan fisik, yaitu tanah, air, dan udara.

Ruang Lingkup Sanitasi meliputi beberapa hal, di antaranya (1) Menjamin lingkungan serta tempat kerja yang bersih dan baik, (2) melindungi setiap orang dari faktor-faktor lingkungan yang dapat menimbulkan gangguan terhadap kesehatan fisik maupun mental, (3) mencegah timbulnya berbagai macam penyakit menular, (4) mencegah terjadinya kecelakaan, dan (5) menjamin keselamatan kerja.

Tujuan Sanitasi, antara lain: (1) memperbaiki, mempertahankan, dan mengambalikan kesehatan yang baik pada manusia, (2) efisiensi produksi dapat dimaksimalkan, serta (3) menghasilkan produk yang aman dan sehat dari pengaruh hazard yang dapat menyebabkan penyakit bagi manusia.

Lalu, apa manfaat sanitasi terhadap kehidupan? Yaitu, mencegah penyakit menular, mencegah kecelakaan, mencegah timbulnya bau tidak sedap, menghindari pencemaran, mengurangi jumlah persentase sakit, serta lingkungan menjadi bersih, sehat dan nyaman. [Redaksi]

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.