Lantai dua kantor Lurah Karame “Nyaris Roboh”

Comments (0) View (999)
Sejumlah 218 orang yang memadati lantai dau Kantor Lurah Karame membuat kantor lurah bergetar dan nyaris roboh. Kejadian ini terjadi pada Rabu, 30 Juni 2004 ketika sejumlah 218 warga Karame dari lingkungan 1–6 menghadiri acara RKM (Rembug Kesiapan Masyarakat) P2KP Kelurahan Karame untuk ikut dalam penentuan kesepakatan Menerima atau Menolak P2KP (Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan) dalam tahapan RKM (Rembug Kesiapan Masyarakat). Acara RKM yang dibuka oleh Lurah Karame, Bertha Makaluas, SIP dihadiri oleh perutusan masyarakat yang terdiri dari 45 laki-laki dan 173 perempuan. Pada RKM ini, Bertha Makaluas selaku Lurah Karame, menawarkan kepada masyarakat apakah sesudah melewati tahapan sosialisasi, akan menerima atau menolak P2KP. Untuk itu masyarakat Karame sepakat untuk menerima P2KP dan bersedia menjalani semua tahapan yang ada di P2KP. Sesudah penandatanganan berita acara kesepakatan menerima P2KP, dilanjutkan dengan perankingan relawan kelurahan Karame yang akan ikut pelatihan. Jumlah relawan kelurahan Karame yang terdaftar sebanyak 24 orang, dengan hasil enam orang yang berasal dari tiap lingkungan, masing-masing satu orang akan diikutsertakan dalam pelatihan yaitu: Robin S. Sanggor, SH. (dari lingkungan 1), Roy. R. Enoch (lingkungan 2), Pdt. A. M. Elias, STh. (lingkungan 3), Juliani Pantouw (lingkungan 4), Aisa Karim (lingkungan 5), Altje Abas (lingkungan 6). Acara ditutup dengan doa oleh tokoh agama, Pnt. Roy R. Enoch (lingkungan 2). (deky geruh/TA Sosialiasi KMW V).

0 Komentar