Beranda Warta Kliping & Newsletter Luas Kawasan Kumuh di Kota Pangkalpinang ternyata 196,19 Ha

Luas Kawasan Kumuh di Kota Pangkalpinang ternyata 196,19 Ha

Comments (0) View (1206)
Diinformasikan oleh: 
Arie Febrianto, S.Kom
Sub TA GIS & MIS KMW Babel
KMW/OC 2 Prov. Bangka-Belitung
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Judul: Luas Kawasan Kumuh di Kota Pangkalpinang ternyata 196,19 Ha

Media: Harian BANGKA POS - Online (www.bangka.tribunnews.com)

Edisi: Selasa, 14 Maret 2017

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kelurahan Opas Indah dan Gedung Nasional di Kota Pangkalpinang menjadi prioritas pertama dari 12 kelurahan lainnya yang masuk dalam kategori kawasan kumuh untuk ditingkatkan kualitas pemukimannya.

Hal ini, terungkap dalam Ekpose rencana kawasan dan detail engineering design (DED) kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh perkotaan skala kawasan pada program kotaku pangkalpinang 2017, di ruang pertemuan Bapedda Kota Pangkalpinang, Selasa (14/03/2017) sore.

Suasana Ekpose rencana kawasan dan detail engineering design (DED) kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh perkotaan skala kawasan pada program kotaku pangkalpinang 2017, di ruang pertemuan Bapedda Kota Pangkalpinang, Selasa (14/03/2017) sore. Pada kegiatan itu, terungkap salah satu rencana kegiatan untuk penanganan kawasan kumuh di dua kelurahan tersebut, berupa pembangunan jalan inspeksi di Sempadan Sungai Rangkui sepanjang 1755 meter persegi dan 14 meter jembatan penghubung dua kelurahan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Fitriyansyah kepada bangkapos.com, Selasa (14/03/2017) mengatakan program Kotaku dari pemerintah pusat ini diharapkan menjadi wadah dalam berkolaborasi demi tercapainya pengurangan luasan kumuh di Kota Pangkalpinang.

"Dengan kegiatan ini, kita harap selalu ada komunikasi dengan pemerintah pusat dalam percepatan penanganan kawasan kumuh yang ada dalam program Kotaku,"

Di prioritasnya Kelurahan Opas Indah dan Gedung nasional, Lanjut Fitriyansyah telah melalui penilaian dan skorsing sesuai klaster yang ditetapkan dimana Kelurahan Opas Indah dan Gedung nasional menjadi prioritas pertama disusul, kelurahan Pasar Padi dan Pasir Putih dan prioritas ketiga kelurahan Bintang, Parit Lalang dan Batu Intan.

" Semua kawasan Kelurahan yang telah ditetapkan masuk pemukiman kumuh, akan menjadi peioritas pencanangan percepatan penanganan kumuh. Hanya saja berdasarkan klaster dan pertbangan memang Kelirahan Opas Indah dan Gedung Nasional yang hasil skorsingnya jadi prioritas pertama," ucapnya.

Untuk diketahui dari 42 Kelurahan yang ada di Pangkalpinang dengan luas kawasan permukiman 118.841 Ha.

Yang masuk kategori kawasan kumuh melalui Surat Keputusan Walikota no 338/kep/bappeda/XII/2014 tercatat ada 14 kelurahan dengan total luas lokasi kumuhnya seluas 196.19 Ha atau 0,16 persen dari luas kawasan pemukiman.

Adapun 14 kelurahan yang kawasannya masuk kategori kumuh yakni Kelurahan Opas Indah dengan luas 17,7 Ha, Gedung Nasional 6,6 Ha, Batin Tikal 1,8 Ha, Kejaksaan 24,5 Ha, Rawa Bangun 16,3 Ha, Bintang 6 Ha, Parit lalang 44,8 Ha, Batu Intan 8,3 Ha, lontobg Pancur 5,3 Ha, Ketapang 16,2 Ha, Pasir Putih 22,8 Ha, Pasir Padi 2,4 Ha, Semabung Baru 7,9 Ha dan Semabung lama 15,6 Ha.(Zky)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.