Beranda Warta Kliping & Newsletter Peroleh Bantuan Rp500 Juta/Tahun

Peroleh Bantuan Rp500 Juta/Tahun

Comments (0) View (1006)

Diinformasikan oleh:
Tim Sosialisasi
Kota Yogyakarta
KMW OSP DI Yogyakarta
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Judul: Peroleh Bantuan Rp500 Juta/Tahun – 12 Kelurahan jadi Sasaran Program Kotaku

Sumber: Tribun Jogja

Edisi: Rabu, 8 Maret 2017 (Hal. 15)

YOGYA, TRIBUN – Sebanyak 12 kelurahan yang menjadi bagian dari 33 kelurahan dengan kawasan kumuh di Kota Yogyakarta ditetapkan sebagai sasaran prioritas program Kota Tanpa Kumuh pada 2017.

“Tujuan dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah tidak ada lagi daerah kumuh di Kota Yogyakarta pada 2019. Nol persen kawasan kumuh pada 2019,” kata Direktur Perkotaan Perumahan dan Permukiman Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Tri Dewi Virgiyanti seusai bertemu dengan pihak Pemerintah Kota Yogyakarta, Selasa (7/3).

Sebanyak 12 kelurahan yang menjadi sasaran prioritas program Kotaku adalah Klitren, Baciro, Bumijo, Tegalrejo, Kricak, Brontokusuman, Sorosutan, Purbayan,  Prawirodirjan, Ngupasan,  Pakuncen, dan Priggokusuman.

Masing-masing kelurahan tersebut akan memeroleh bantuan dana sebesar Rp500 juta per tahun yang akan diberikan secara rutin tiap tahun hingga 2021 untuk mendukung berbagai program penataan kawasan kumuh yang sudah direncanakan wilayah.

“Bisa dilakukan untuk membiayai pekerjaan fisik guna penataan kawasan kumuh. Intinya adalah penataan berbagai sarana dan prasarana, infrastruktur, sanitasi. Kondisi  di lingkungan agar semakin teratur,” katanya.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengatakan akan berupaya memenuhi target nol persen kawasan kumuh dalam tiga periode 2017 hingga 2019.

Jika tahun ini ada 12 kelurahan yang menjadi lokasi sasaran prioritas , maka pada tahun-tahu n berikutnya setidaknya ada 10 kelurahan yang menjadi sasaran program,” kata Edy.

Kegiatan penataan kawasan kumuh diawali dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) oleh warga di wilayah tersebut dengan mendasarkan indikator penataan yang sudah ditetapkan seperti jalan lingkungan, drainase, sanitasi, air minum, kebakaran dan ruang terbuka publik.

“Pada tahun ini, ada beberapa kelurahan yang sudah akan merealisasikan perencanaan yang disusun dengan sejumlah pekerjaan fisik, namun ada pula yang baru dalam tahap penyusunan perencanaan,” katanya.

Ia menyebutkan meskipun dana bantuan dari penerintah tidak terlalu besar namun tetap bisa dimanfaatkan oleh wilayah. "Wilayah juga masih bisa memperoleh tambahan dana dari berbagai sumber lain, seperti APBD, dana alokasi khusus (DAK), atau bantuan lain,” katanya.

Kota Yogyakarta menjadi bagian dari 249 kota dan kabupaten di Indonesia yang menjalankan program Kotaku. (ant)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.