Beranda Praktik Baik PB-PPM Ketangguhan Seorang Khatijah

Ketangguhan Seorang Khatijah

Comments (0) View (2562)

Matahari baru saja keluar dari peraduan dan mulai menerangi alam semesta. Kegiatan di kota kecil yang relatif padat, mulai berdenyut. Orang-orang disibukkan oleh rutinitas sehari-hari guna memenuhi kebutuhannya.

Di hiruk-pikuknya keramaian pasar tradisional, seorang wanita paruh baya berjalan, menjinjing tas sandang berisi catatan piutang yang akan ditagihnya. Dia adalah Ibu Khatijah, seorang petugas Unit Pengelola Keuangan (UPK) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Blang Bersatu, Desa Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, Nanggroe Aceh Darussalam.

Ibu Khatijah adalah wanita sederhana, ramah, dan mudah bergaul. Di balik kesahajaannya tersimpan sifat sosial mendalam. Sebagai UPK, ia bekerja tanpa pamrih. Ia hanya menginginkan kemiskinan di desanya teratasi, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Beberapa kali penulis melakukan wawancara dengan Ibu Khatijah. Apa sih sebenarnya yang Ibu Khatijah cari di UPK, karena jangankan honor, biasanya untuk transport saja ia harus menggunakan uang pribadi?

“Sebenarnya yang saya cari adalah kepuasan batin. Saya senang melihat orang lain senang, sedih melihat orang lain menangis, dan prihatin melihat orang lain tidak berpenghasilan,” tutur Ibu Khatijah. Untuk kebutuhan materi, ia mengaku sudah merasa tercukupi.

Ternyata kesibukan-lah yang dicari, seraya menghilangkan rasa sakit dan takut di hatinya, terkait penyakit kanker yang dideritanya. Ya, Ibu Khatijah divonis mengidap kanker rahim oleh dokter. Kanker tersebut bahkan sudah diangkat bersama rahimnya.

Siapa yang tahu, sosok yang murah senyum ini ternyata menyimpan segudang masalah. Meski sakit, Ibu Khatijah masih terus melakukan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan BKM kepadanya. Sehari-hari, yang Ibu Khatijah lakukan mulai pagi hingga menjelang siang adalah menagih ke KSM penunggak.

Berbagai macam watak manusia yang ia temui. Ada yang suka mencari-cari alasan untuk tidak bayar, ada pula yang menghindar jika didatangi. Walau begitu beliau tidak pernah mengeluh. Ibu Khatijah terus berusaha agar mereka mau mengembalikan pinjaman. Apalagi nantinya, dari laba jasa pengembalian akan kembali kepada masyarakat juga.

Selain ingin membantu masyarakat mendapatkan modal usaha, Ibu Khatijah juga termotivasi meningkatkan RR (tingkat pengembalian), agar desa mereka mendapatkan PAKET yang telah dijanjikan oleh Pemda Langsa.

Pada Januari - April 2009, tingkat pengembalian pinjaman bergulir UPK Blang Bersatu rata-rata di atas 90%. Hal ini tidak terlepas dari kegigihan Ibu Khatijah. Memasuki Mei 2009 hingga sekarang, tingkat pengembalian pinjaman bergulir turun dratis menjadi 75%. Menurut beliau, ada beberapa alasan akhir-akhir ini tingkat pengembalian pinjaman bergulir.

Pertama, Mei bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru bagi anak sekolah. Secara otomatis, kebutuhan  masyarakat sangat meningkat. Kedua, memasuki bulan puasa. Ini juga sangat berpengaruh dengan tingkat pengembalian KSM.  “Tapi, apapun alasannya, saya akan terus berusaha melakukan langkah-langkah yang efektif guna memulihkan tingkat pengembalian pinjaman bergulir di UPK Blang Bersatu seperti bulan-bulan sebelumnnya. Ini janji saya,” tegasnya.

Ada beberapa langkah yang ia lakukan untuk meningkatkan pengembalian, di antaranya, mendatangani seluruh anggota KSM satu persatu guna melakukan penagihan. Kemudian, bagi penunggak, ia memberikan penjelasan tentang substansi dari program ekonomi bergulir ini, sehingga semua anggota KSM memahami tentang manfaat  dari sebuah program ekonomi bergulir. Berikutnya, ia mengajak semua komponen masyarakat, baik itu kalangan aparat desa, unsur pemuda, ulama dan tokoh-tokoh masyarakat agar duduk bersama dan mencari solusi yang efektif guna permasalahan yang selama ini bisa teratasi.

Ibu Khatijah sudah melakukan hal tersebut usai kunjungan Pokja PAKET ke Gampong Blang. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk duduk dan berdiskusi dengan semua unsur masyarakat, sehingga semua unsur masyarakat setuju dan berkomitmen membantu UPK dalam menangani permasalahaan ekonomi bergulir di Desa Gampong

Semua usaha dan  tekad Ibu Khatijah yang tak kenal lelah ini merupakan sebuah usaha  yang mulia dalam menanggulangi kemiskinan di desa mereka. Usaha mulia tentu perlu didukung oleh pemerintah.

Penulis salut dengan tekad Ibu Khatijah yang mulia. Dalam kedaan sakit beliau masih sempat memikirkan nasib orang lain dan mengesampingkan keadaan beliau sendiri. Seandainya penulis merupakan salah seorang lembaga yang memberikan penghargaan, maka saya akan menempatkan Ibu Khatijah setara dengan pendiri Grameen Bank Muhammad Yunus dari Srilanka. Ibu Khatijah adalah ibu yang peduli pada rakyat miskin di desanya. (Tim MK OC-1 NAD, PNPM Mandiri Perkotaan; Firstavina)

Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

BKM Blang Bersatu
Kantor Desa Gampong Blang
Jl. Agus Salim, Gampong Blang
Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa Barat
Nanggroe Aceh Darussalam

Contact Person:
Rizal (Koordinator), HP. 085218396244
Khatijah (UPK), HP. 085310286724
Junaidi (Fasilitator Ekonomi Tim 29), HP. 0852 7628 8478
Nurwahidah (Askot MK Langsa), HP. 081361071501
Jl. Tm. Bahrum, SD Percontohan, Kota Langsa Barat

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Praktik Baik