Beranda Praktik Baik PB-PPM Talud Dibangun, Hidup pun Nyaman

Talud Dibangun, Hidup pun Nyaman

Comments (0) View (3456)

Kota hujan, begitu julukan Kota Bogor hingga kini. Setiap kali musim penghujan tiba, rasa was-was dan khawatir terjadi longsor selalu menghantui pikiran warga RW 09, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Kekhawatiran ini sangat beralasan, pasalnya tanah yang ada di bawah dan di atas rumah warga, sewaktu-waktu bisa longsor.

Kecemasan akan terjadinya longsor sangat memungkinkan karena kondisi tebing sudah sangat mengkhawatirkan, apalagi mengingat adanya permukiman yang letaknya tepat di bibir dan di bawah tebing.

Tidak terbayangkan kerugian yang akan dialami oleh warga masyarakat sekitar jika itu terjadi. Warga sekitar mengatku tidak mampu membuat talud penahan tebing dengan biaya sendiri. Selama ini warga hanya bisa berbuat semampu mereka dengan cara yang sangat sederhana. Warga masyarakat sangat mengharapkan datangnya bantuan untuk membangun talud agar dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman, nyaman, dan tenteram.

Ketika Program Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (PAKET) P2KP Tahap II masuk ke Kelurahan Kebon Kalapa, masyarakat sepakat menggunakan dana tersebut untuk membangun talud. Dana yang diserap untuk pembangunan talud setinggi 12 meter dan panjang 20 meter ini mencapai sekitar Rp81.327.000, terdiri atas Rp75juta dari PAKET P2KP sebesar Rp. 75.000.000 dan swadaya masyarakat sebesar Rp6.327.000.

Talud dilaksanakan dengan menjalin kemitraan antara BKM Kebon Kalapa—yang dikenal mempunyai kinerja baik—dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Bogor. Kemitraan ini dibangun mulai dari perencanaan dan pelaksanaan serta monitoring melibatkan BKM dan dinas terkait.

Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pun sangat terasa, dimana warga bergotong-royong mengangkut bahan material seperti batu kali, semen, pasir, dan lainnya, dari atas sampai ke tempatnya. Lurah Kebon Kalapa pun tak kalah aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan pembuatan talud ini.

Akhirnya, talud yang begitu dibutuhkan masyarakat terpampang megah mewarnai pemandangan di Kelurahan Kebun Kelapa. Rasa was-was masyarakat pun terjawab sudah. Tercatat, penerima manfaat dari kegiatan ini mencapai 150 orang jiwa miskin dari jumlah total 221 orang warga miskin.

Setelah pembangunan talud selesai dilaksanakan, warga yang berada di bibir dan di bawah talud mengatakan, kini keluarga mereka sudah dapat tidur nyenyak dan tidak khawatir lagi akan longsor yang mungkin bisa menimpa rumah mereka. “Setiap malam tiba, saya merasa rasa was-was dan khawatir tiba-tiba terjadi longsor. Kalau itu terjadi, mau membangun rumah lagi, dari mana uangnya, Pak,” ujar Koko, warga yang tinggal tak jauh dari talud.

Selain menjadi penahan, warga sekitar talud menjadikan talud sebagai tempat untuk bersantai di sore hari. Ini menunjukkan dwifungsi talud selain dari segi keamanan, yaitu segi keindahan. Apalagi sebelum talud di bangun, lingkungan sekitarnya terlihat kumuh.

Meski saat ini talud terlihat kokoh, tetap harus dirawat dan dipelihara agar manfaatnya dapat selalu dirasakan. Untuk itu, warga membentuk tim pemelihara yang beranggotakan warga masyarakat yang berada di lokasi talud dan masyarakat sekitar. Sedangkan biaya pemeliharaan di dapat dari swadaya masyarakat. (Tim PAKET KMW Prov. Jabar, P2KP Advanced; Firstavina)

Informasi selanjutnya mengenai kegiatan BKM PWK Kebon Kalapa, silahkan menghubungi:

BKM PWK Kebon Kalapa
Jl. Veteran No. 12, Kelurahan Kebon Kalapa
Kota Bogor, Jawa Barat

Contact Person:
H. Azhmad Nizar (0812560867)

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Praktik Baik