Beranda Praktik Baik PB-PPM Posyanduku Sehat, Posyanduku Bermanfaat

Posyanduku Sehat, Posyanduku Bermanfaat

Comments (0) View (4034)
Oleh: 
Loren 
Fasilitator Teknik
OSP 6 Provinsi Kalimantan Tengah  
PNPM Mandiri Perkotaan   

Kelurahan Pahandut Seberang merupakan salah satu kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Kelurahan ini memiliki hamparan lahan seluas 725 hektare (sekira 0,725 kilometer-persegi). Kelurahan Pahandut Seberang berada di pinggiran Sungai Kahayan, yang merupakan salah satu sungai terpanjang di Kalteng, dengan topografi tanah datar dan rawa, dikelilingi sungai.

Kondisi lahan di Kelurahan Pahandut Seberang mengikuti keadaan alam (sungai) yang kerap mengalami pasang surut, sehingga lahan kadang tergenangi dan kadang pula mengalami kekeringan. Keunikan kawasan ini adalah pola hidup masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada potensi sungai, walau berada di daerah perkotaan.

Kondisi Pahandut Seberang, warga
pada Sungai
menggantungkan kehidupan mereka
Kahayan ini

Rata-rata penduduknya berpendidikan rendah dan berpenghasilan rendah pula. Hanya sebagian kecil warga saja yang mengenyam pendidikan sampai tingkat atas. Fasilitas pendukung di daerah ini sangat kurang. Terutama untuk pendidikan dan kesehatan. Otomatis, hal tersebut berpengaruh besar kepada masyarakat sekitar, baik dari segi pendidikan maupun kesehatan.

Dengan jumlah penduduk 3.156 jiwa, terdiri atas 1.604 laki-laki dan 1.554 perempuan, atau 932 KK dengan 492 KK di antaranya berada pada kategori miskin. Melihat jumlah masyarakat miskin di daerah itu tak heran fasilitas penunjang yang bisa membantu melayani masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah fasilitas penunjang kesehatan anak, yaitu Posyandu.

Kondisi lingkungan dan rumah Pahandut Seberang. Tanah adalah harta yg mahal

Di sisi lain, masyarakat Pahandut Seberang sudah sangat mengenal program pemerintah seperti PNPM Mandiri Perkotaan. Karena, sudah banyak sekali kegiatan PNPM yang mereka rasakan manfaatnya, sehingga mereka banyak berharap bahwa PNPM bisa membantu mereka secara langsung.

Kembali kepada permasalahan tiadanya fasilitas penunjang kesehatan anak, masyarakat sekitar mencoba mengajukan usulan ke PNPM Mandiri Perkotaan. Usulan diajukan melalui BKM yang dikoordinir oleh Sabariah, seorang kepala sekolah yang sangat dikenal mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat sekitar. Kepedulian itu bukan hanya dalam bentuk membuat usulan. Ia juga bersedia menghibahkan tanahnya yang berukuran 10 meter x 15 meter untuk masyarakat.

Pembangunan Posyandu di atas tanah yang dihibahkan pun dimulai

Akhirnya usulan pembangunan Posyandu tersebut di setujui dengan rincian, Rp38 juta dana PNPM Mandiri Perkotaan. Ditambah dengan swadaya masyarakat, terdiri atas dana senilai Rp20.160.000, sebidang tanah berukuran 10 meter x 15 meter bernilai nominal Rp11. 250.000 dari Sabariah, dan sebidang tanah berukuran 10 meter x 19 meter bernilai nominal Rp14. 250.000 (harga tanah Rp75.000 per meter-persegi) yang dihibahkan oleh M. Shaleh, dengan surat hibah yang diketahui dan ditandatangani oleh lurah setempat. Hibah tanah tersebut diberikan selamanya, atau selama bangunan itu masih ada, tanpa diminta ganti rugi atau sewa tanah.

Dengan pelaksana kegiatan KSM Amanah, dimulailah pembangunan Posyandu tersebut. Pengerjaan dilakukan secara bergotong-royong, dengan upah minim untuk mengganti waktu mereka selama pembangunan posyandu tersebut. Mereka yang mengerjakan pembangunan merupakan masyarakat yang tidak punya pekerjaan tetap, bahkan terdaftar dalam daftar KK Miskin (PS 2), yaitu 12 KK miskin. Akhirnya, pembangunan Posyandu terealisasi dengan baik, dengan volume 7,7 meter x 10 meter.

Kondisi Posyandu rampung 100%

Kegiatan ini tak akan mungkin bisa terlaksana kalau hanya mengandalkan dana BLM. Secara perhitungan, tidak mungkin kalau hanya dari BLM karena prioritas kegiatan lain juga masih banyak. Dengan demikian pembangunan Posyandu ini perlu swadaya masyarakat, baik swadaya tenaga maupun swadaya tanah. Apalagi mengingat tanah di daerah ini sangat sulit didapat, karena harganya lumayan mahal.

Masyarakat dan panitia merasa senang harapannya terealisasi. Apa yang diupayakan selama ini dapat terwujud, sehingga kegiatan posyandu dapat berjalan, dengan baik pula, terutama bagi anak-anak yang sangat membutuhkan fasilitas kesehatan sejak dini.

Posyandu sedang dimanfaatkan oleh warga dan anak-anak sekitar

Bisa kita ambil hikmah, jika persoalan kita dukung bersama dan kepedulian bersama maka segala sesuatu terasa ringan. Masyarakat merasa mampu memecahkan persoalan, membangun lingkungan tempat tinggalnya, menjalin kelompok peduli maupun dukungan pemerintah, sehingga akhirnya apa yang diharapkan masyarakat bisa terwujud.

Dengan didasari kesadaran bahwa persoalan merupakan tanggung jawab bersama, selayaknya semua pihak secara sinergi bahu membahu mengatasinya, baik masyarakat, pemerintah maupun kelompok peduli, sesuai dengan tujuan PNPM Mandiri Perkotaan. [Kalteng]

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini silakan hubungi:

  • Loren, ST (Fasilitator Teknik - Pendamping) 
    Jl. Lestari I No. C-10 
    HP. 085332712946
  • Sabariah (Koordinator BKM Kelurahan Pahandut Seberang)
    Jl. Wisata RT I/RW I 
    HP. 085249141019
  • Misran (Ketua KSM Amanah, Kelurahan Pahandut Seberang)
    Jl. Pantai Cemara Laba 
    HP. 085249082441

Editor: Nina Firstavina

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Praktik Baik