Beranda Praktik Baik PB-PPM Posyandu Tempelrejo Tidak Numpang Lagi

Posyandu Tempelrejo Tidak Numpang Lagi

Comments (0) View (3663)
Oleh:
Husnedy, SP.
Senior Fasilitator Tim 12
Korkot Rejang Lebong
OC 2 Provinsi Bengkulu
PNPM Mandiri Perkotaan   

Impian dan harapan masyarakat Kelurahan Tempelrejo, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong memiliki tempat Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Anak Bawah Lima Tahun (Balita) dan Orang Lanjut Usia (Lansia) telah terwujud. Selama ini masyarakat Tempelrejo memang kesulitan menemukan lokasi melakukan kegiatan Posyandu, baik Posyandu Balita maupun Lansia. Karena selalu berpindah-pindah tempat, menggunakan rumah masyarakat secara giliran.

Kaum ibu yang memiliki Balita dan orangtua Lansia kini dapat merasakan, Posyandu sangat presentatif dan berada di tengah kelurahan, sehingga memudahkan mereka berkunjung ke Posyandu guna mendapat pelayanan kesehatan balita, ibu hamil dan Lansia. Semuanya, berkat program Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (PAKET) P2KP.

Gedung Posyandu baru Kelurahan Tempelrejo

Salah seorang ibu warga Tempelrejo yang memiliki Balita menuturkan, sebelumnya mereka melaksanakan kegiatan Posyandu di rumah masyarakat dan rumah bidan untuk Lansia. Namun, lokasinya sangat sempit dan kurang mudah dijangkau oleh masyarakat di RT lain, karena lokasi rumah berada di ujung kelurahan.

Pembangunan Posyandu tersebut menelan biaya sebesar Rp325.632.000. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp151.970.000 diambil dari dana PAKET bersumber dari dana APBN, Rp143.602.000 dari APBD Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, dan selebihnya, sebesar Rp30.060.000 dari swadaya masyarakat, berupa hibah tanah untuk pembagunan Posyandu dan akses jalan ke lokasi Posyandu. Pembangunan gedung Posyandu dilakukan oleh Panitia Kemitraan (Pakem), yang bermitra dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat, yang tergabung dalam organisasi Desa Siaga.

Dan, sebagaimana diketahui, pembangunan Posyandu bukan hanya sekadar menyediakan bangunan, tetapi juga fasilitas pendukung lainnya, seperti alat-alat kesehatan, tempat periksa dan juga sarana bermain Balita. Untuk itu, sebagian besar sarana, seperti peralatan timbangan bayi, tensi meter dan lain-lain disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong. Begitu pula pembinaan kepengurusan kader Posyandu.

Proses pengerjaan kegiatan dilakukan oleh warga Tempelrejo sendiri. Lama pengerjaan bangunan, yang diperkirakan memakan waktu satu bulan ternyata menjadi 3 bulan, karena masyarakat ingin mengerjakannya sendiri. Jumlah tenaga kerja yang bergabung dalam pengerjaan sekira 20 orang, dan semuanya adalah warga Tempel Rejo.

Pembangunan Gedung Posyandu
Kelurahan Tempelrejo, proses 0%

Proses pembangunan
Gedung Posyandu 50%

”Mereka tampak sangat antusias dan gembira atas adanya pembangunan gedung Posyandu dari PNPM PAKET,” ujar Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Tempelrejo, diaminkan oleh koordinator Pakem Budimansyah.

Berkat Gedung Posyandu, para ibu hamil, Balita dan Ibu Lansia dapat melakukan kegiatan pengecekan kesehatan mereka di lokasi yang sangat strategis dan mudah dijangkau: berada di tengah kelurahan. ”Terjadi peningkatan mutu kesehatan ibu, anak dan Lansia. Bukan hanya itu, sekarang di Posyandu juga ada tenaga medis (bidan) yang selalu siap membantu masyarakat, bertempat tinggal di sana. Selain itu juga ada jadwal rutin kegiatan Posyandu sekali sebulan dengan bantuan medis dari puskesmas,” kata Koordinator BKM.

Jika selama ini kegiatan posyandu selalu berpindah-pindah lokasi kegiatan, kini semua kegiatan kesehatan masyarakat, bahkan kegiatan rapat warga dan pertemuan-pertemuan lain juga terpusat di Posyandu. Ini juga menandakan tingginya rasa memiliki dari masyarakat terhadap gedung Posyandu mereka. [Bengkulu]

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan di Rejang Lebong silakan hubungi:

Koorkot Rejang Lebong
Jln. Basuki Rahmat, No. 17
Kelurahan Dwi Tunggal, Kota Curup
Provinsi Bengkulu

e-mail:

Editor: Nina Firstavina

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Praktik Baik