Beranda Praktik Baik PB-PPM Dukung Peningkatan IPM MDG’s Sarang Tiung Gelar Pengobatan Massal

Dukung Peningkatan IPM MDG’s Sarang Tiung Gelar Pengobatan Massal

Comments (0) View (4750)
Oleh:
Edy Wiranata, ST
Faskel Sosial Tim 25 - Kab. Kotabaru   
OSP 6 Provinsi Kalimantan Selatan
PNPM Mandiri Perkotaan

Kesadaran peningkatan kesehatan ternyata tidak hanya terjadi di kota besar. Desapun demikian. Salah satu contohnya adalah Desa Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel). Desa yang terletak di pesisir pantai ini menggelar pengobatan massal bagi masyarakat miskin. Masyarakat desa ini semakin menyadari bahwa pelayanan kesehatan warga harus terus dilaksanakan sebagai partisipasi aktif dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sesuai Millenium Development Goals (MDG’s), sehingga turut serta menjaga kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Desa Sarang Tiung.

Mayoritas penduduk Desa Sarang Tiung, bisa dikatakan, berada di kelas menengah ke bawah. Perekonomiannya masih bergantung pada hasil laut dan produk olahannya. Sebelumnya, mereka juga kurang memperhatikan pentingnya kesehatan akibat keterbatasan ekonomi, kurangnya informasi kesehatan. Apalagi letak fasilitas kesehatan yang memadai, seperti rumah sakit dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), terbilang jauh. Namun, Desa Sarang Tiung tetap memiliki fasilitas kesehatan, walau sederhana. Yaitu Puskesmas Pembantu (Pustu), yang hanya memiliki 4 tenaga medis: 1 bidan, 2 perawat dan 1 mantri umum.

Seiring berjalannya waktu, dan bertambahnya jumlah masyarakat Sarang Tiung, kebutuhan pelayanan kesehatan juga meningkat. Dengan demikian, mutlak diperlukan tambahan obat-obatan dan kegiatan kesehatan yang menyasar pada masyarakat miskin di desa ini. Hal itulah yang mendasari kegiatan sosial “Pengobatan Massal Masyarakat Desa Sarang Tiung”.

Pengobatan Massal Desa Sarang Tiung dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional

Proses pelaksanaan kegiatan sosial diawali dengan proses penggalian kebutuhan masyarakat, khususnya penerima manfaat (warga miskin) dengan segala permasalahan kesehatan yang bisa diakomodir kegiatan nanti. Kegiatan ini akan melibatkan tenaga medis dari Pustu, juga melibatkan Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) serta Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (PKK) Desa Sarang Tiung sebagai Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) panitia kegiatan.

Maka usulanpun diajukan dalam Rencana Tahunan (Renta) agar menjadi kegiatan sosial di Desa Sarang Tiung tahun anggaran 2012, dengan realisasi di bulan Desember 2012, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional.

Tahapan-tahapan rencana yang dilaksanakan mulai dari penyusunan proposal, pengajuan proposal, verifikasi oleh Faskel Sosial PNPM Mandiri Perkotaan Kotabaru dan pelaksanaan kegiatan. Setelah tercapai kesepakatan, Koordinator Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) “Barakat Sabarataan “ Desa Sarang Tiung Mulyadi memfasilitasi perencanaan. Baik perencanaan biaya, pembentukan KSM, koordinasi dengan kader Posyandu dan PKK Desa Sarang Tiung, aparat desa, maupun pembelian obat-obatan.

Pertama, dibentuklah KSM “Sarangtiung Sehat”, yang diketuai oleh Rusdiana. Perhitungan perencanaan awal diperkirakan kebutuhan biaya pengadaan akan menelan dana lebih dari Rp25 juta. Namun, setelah diadakan rapat bersama dengan pengurus LKM, KSM, aparat desa dan Faskel, KSM mendapat dana BLM PNPM Mandiri Perkotaan sebesar Rp18 juta. Kemudian, aparat desa beserta kader Posyandu mengumpulkan swadaya sebesar Rp5,4 juta. Akhirnya, dana total yang terkumpul sebesar Rp23,4 juta. Pustu juga mendapatkan bantuan dari PT. Arutmin Indonesia NPLCT, berupa alat-alat medis dan penyewaan tempat, senilai Rp1 juta.

Dan kegiatan pengobatan massal ini mendapat dukungan dari SKPD setempat berupa konsumsi dan sosialisasi kepada masyarakat setempat bahwa akan dilaksanakan pengobatan massal.

Kegiatan sosial “Pengobatan Massal Masyarakat Desa Sarang Tiung” dilaksanakan pada Sabtu, 1 Desember 2012, mulai pukul 08.00 WITA sampai selesai. Antusiasme warga Desa Sarang Tiung begitu besar untuk mengikuti kegiatan ini. Mereka memadati Balai Desa Sarang Tiung sejak pagi hari. Apalagi, proses pendaftaran pasien tidak begitu sulit berkat kesigapan panitia kegiatan, yang notabene adalah para kader Posyandu. Tak heran, mereka begitu cekatan mendata absen dan tempat tinggal pasien. Lalu memberikan kertas riwayat kesehatan yang akan diisi sesuai keluhan pasien.

Sambil menunggu diperiksa, pasien diberikan makanan ringan dan minuman sebagai pengganjal lapar. Tak berapa lama menunggu, pasien dipanggil ke bilik pengobatan di ruangan Pustu. Di sana sudah menunggu 6 tenaga medis, yang merupakan bantuan swadaya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, siap melayani masyarakat peserta kegiatan pengobatan massal. Para tenaga medis, yang jika dinominalkan bernilai Rp4,4 juta ini, akan mengecek dan memeriksa kesehatan pasien dengan berbagai macam keluhannya.

Berikut adalah data pasien:

Berikut adalah macam-macam keluhan kesehatannya:

Dari data di atas dapat dilihat keluhan kesehatan yang dialami warga masyarakat Desa Sarang Tiung, dan rentang umur pasien yang mengikuti kegiatan. Mencermati tabel di atas, keluhan kesehatan dengan jumlah terbanyak adalah hipertensi dan flu. Untuk itu, tenaga medis mengimbau kepada masyarakat setempat guna pencegahan hipertensi dan flu, dengan program hidup sehat. Yaitu:

Pertama, olahraga secara teratur. Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Olahraga juga membantu jantung lebih efisien menggunakan oksigen sehingga tidak akan bekerja terlalu keras memompa darah. Rutin melakukan jalan cepat ternyata efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi hingga 8 mmhg Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.

Kedua, tarik (olah) napas. Latihan olah napas dan bermeditasi, seperti yoga atau taichi efektif untuk menurunkan hormon stres. Tingginya hormon stres akan meningkatkan renin, enzim ginjal yang bisa menaikkan tekanan darah. Lakukan latihan napas minimal 5 menit pada pagi dan malam hari. Menarik napas dalam juga akan mengendurkan semua tensi.

Ketiga, konsumsi makanan berpotasium. Banyak mengkonsumsi makanan yang kaya potasium, seperti buah dan sayur, sangat baik untuk menurunkan tekanan darah. Sumber potasium terbaik antara lain kentang, tomat, jus jeruk, pisang, kacang-kacangan, belewah, melon, serta buah yang dikeringkan, seperti kismis. Konsumsi potasium minimal 2000 – 4000 mg per hari.

Keempat, batasi sodium. Konsumsi garam sebaiknya tidak lebih dari 2,4 gr per hari (sodium) atau 6 gr per hari (NaCl). Agar konsumsi garam tetap terkendali, perhatikan label makanan untuk mengetahui kadar sodiumnya serta kurangi fastfood karena biasanya tinggi kandungan garamnya.

Kelima, mengonsumsi dark chocolate. Berbagai jenis dark chocolate (berupa kepingan cokelat berwarna lebih gelap) mengandung flavanols yang bisa membuat pembuluh darah lebih luwes.

Keenam, relaksasi. Pasien hipertensi yang melakukan relaksasi dengan cara mendengarkan musik selama 30 menit sambil menarik napas dalam-dalam menunjukkan penurunan angka sistolik hingga 3,2 poin.

Ketujuh, konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Semua makanan yang mengandung ketiga jenis bahan di atas (kalium, magnesium dan kalsium) mampu mengurangi tekanan darah.

Kedelapan, kurangi minum-minuman atau makanan beralkohol. Jika menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diizinkan maksimal 30ml alkohol per hari sedangkan wanita 15ml per hari.

Kesembilan, makan sayur dan buah yang berserat tinggi, seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk.

Kesepuluh, berhenti merokok. Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Kesebelas, kendalikan kadar kolesterol.

Keduabelas, kendalikan diabetes.

Ketigabelas, hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.

Enam tenaga medis memeriksa pasien

Sedangkan untuk penyakit flu, cara yang dianjurkan dokter adalah dengan:

Pertama, mencuci tangan. Sebagain besar virus flu disebarkan melalui kontak langsung. Virus ini dapat hidup selama berjam-jam karena itu cucilah tangan sesering mungkin atau dengan menggunakan pencuci tangan instan yang saat ini banyak ditawarkan di pasaran.

Kedua, jangan menutup bersin atau batuk dengan tangan. Karena bakteri dan virus dapat menempel di tangan, menutup batuk atau bersin dengan tangan memungkinkan penyebaran virus kepada orang lain. Sebaiknya ketika bersin atau batuk datang, pakailah tisu kemudian buang ke tempat sampah segera. Jika tidak ada tisu, berpalinglah dari orang yang dekat Anda ketika Anda bersin atau batuk.

Ketiga, jangan menyentuh muka. Virus flu masuk tubuh melalui mata, hidung atau mulut. Menyentuh muka adalah cara paling umum mengapa anak-anak terkena flu dan juga menjadi cara penyebaran ke orangtuanya.

Keempat, minum banyak cairan. Air berfungsi membersihkan sistem dari racun. Orang dewasa disarankan minum sedikitnya 8 gelas per hari. Cara mudah apakah Anda mendapatkan cukup suplai air adalah dengan memperhatikan warna urine. Jika cukup minum, urine hampir mendekati bersih. Sebaliknya bila berwarna kuning, pertanda Anda membutuhkan lebih banyak cairan.

Kelima, berendam dalam air panas atau sauna. Para peneliti tidak menjelaskan peran sebenarnya sauna dalam mencegah flu. Tapi sebuah penelitian tahun 1989 di Jerman menemukan orang yang disauna dua kali setiap minggu kecil kemungkinan terkena flu dibanding mereka yang tidak. Secara teori ketika Anda sauna, dan Anda menghirup udara lebih panas dibanding 80 derajat, sebuah temperatur yang terlalu panas bagi virus flu untuk bisa bertahan hidup.

Keenam, menghirup udara segar. Menghirup udara segar secara teratur penting terutama ketika dalam cuaca dingin ketika penghangat udara membuat tubuh sangat rentan terhadap virus flu. Selain itu, selama cuaca dingin lebih banyak orang tinggal di dalam rumah yang berarti lebih banyak virus berkeliaran di ruangan yang kering.

Ketujuh, lakukan senam aerobik secara teratur. Aerobik mempercepat jantung memompa darah sehingga membuat Anda bernapas lebih cepat untuk membantu mentransfer oksigen dari paru-paru ke darah. Aerobik membantu meningkatkan kekebalan alami untuk membunuh virus secara alami.

Kedelapan, banyak makan makanan mengandung phytochemical. "Phyto" berarti tumbuhan. Bahan kimia alami dalam tumbuhan memberikan tumbuhan banyak vitamin karena itu banyaklah makan sayuran dan buah-buahan berwarna hijau, merah dan kuning.

Kesembilan, minum yogurt. Beberapa penelitian menunjukan minum satu cangkir yogurt rendah lemak dapat mengurangi peluang terkena flu hingga 25%. Para peneliti berpendapat bakteri menguntungan yang terdapat dalam yogurt dapat menstimulus produksi sistem kekebalan untuk menyerang penyakit.

Kesepuluh, jangan merokok. Statistik menunjukan perokok berat lebih rentan dan lebih sering mengidap flu. Merokok dapat menyebabkan bagian sistem pernapasan kering sehingga virus flu dapat dengan mudah masuk.

Kesebelas, kurangi konsumsi alkohol. Konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak hati sebagai sistem penyaring tubuh yang paling utama. Karena itu semakin berat konsumsi alkohol semakin rentan terkena infeksi dan juga komplikasi. Alkohol dapat mendehidrasi tubuh dan menyerap lebih banyak cairan dari sistem.

Keduabelas, rileks. Ada bukti kalau rileks akan membantu sistem kekebalan merespon terhadap virus flu. Lakukan ini 30 menit setiap hari selama beberapa bulan. Ingat, relaksasi adalah suatu keadaan yang bisa di pelajari. Orang yang mencoba rileks menujukan tidak ada perubahan dalam kimiawi darah.

Tercatat di absen sekira 250 warga masyarakat Desa Sarang Tiung, yang menjalani pengobatan massal ini. Jumlah yang besar bila dilihat dari keseluruhan jumlah total warga desa.

Kegiatan sosial “Pengobatan Massal Masyarakat Desa Sarang Tiung" ini diselesaikan dengan baik. Berikutnya, bentuk evaluasi pengecekan dan monitoring, diharapkan masyarakat dapat hidup sehat dengan program kesehatan yang terangkum dalam pengobatan massal ini, yakni pemeriksaan kesehatan, penyuluhan hidup sehat dan pengobatan. Itu semua harus tetap dilakukan dengan intensif, baik oleh Faskel CD (Sosial), LKM Barakat Sabarataan dan KSM Sarang Tiung Sehat maupun tenaga medis Pustu Sarang Tiung.

Dan, untuk SKPD terkait, diharapkan dapat lebih peduli terhadap kesehatan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang jauh dari sarana kesehatan. Semoga terwujud. Aamiin ya Rabbal al-aamiin. [Kalsel]

Mayoritas pasien menderita hipertensi dan flu

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini silakan hubungi:

LKM Barakat Sabarataan
Desa Sarang Tiung
Kab. Kotabaru, Kalsel

Contact Person:
Mulyadi (Koordinator LKM), HP: 085230967583

Editor: Nina Firstavina

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Praktik Baik