Beranda Praktik Baik PB-PPM Oma dan Opa Terharu Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis

Oma dan Opa Terharu Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis

Comments (0) View (139)

Oma dan Opa Terharu Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis

 

Oleh:
Anita Tuwo
Faskel Sosial
Tim 12 Kabupaten Minahasa
OSP 8 Provinsi Sulawesi Utara
PNPM Mandiri Perkotaan

Uraian:

Hidup sehat adalah dambaan setiap orang, tak terkecuali bagi masyarakat miskin. Salah satu hal yang menunjang orang bisa hidup sehat adalah mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Namun saat ini masih banyak masyarakat miskin yang sulit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik oleh karena keterbatasan biaya.

 Prosedur pelayanan berbelit-belit yang mengharuskan orang untuk membayar biaya administrasi lebih dahulu baru bisa dilayani menjadi hambatan bagi warga miskin untuk bisa berobat di rumah-rumah sakit. Hal tersebut membuat warga miskin sering merasa tidak diperhatikan, merasa tidak layak untuk hidup sehat, bahkan kadang memilih bersikap masa bodoh terhadap masalah kesehatan.

Masalah layanan kesehatan bagi warga miskin ini juga menjadi perhatian bagi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) “Waraney” Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur, salah satu lokasi dampingan PNPM Mandiri Perkotaan. Berdasarkan program yang termuat dalam Perencanaan Jangka Menengah (PJM) Program Penanggulangan Kemiskinan (Pronangkis), dalam upaya peningkatan kesehatan bagi masyarakat terutama bagi warga miskin, maka pada Jumat 25 Oktober 2013 dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dan perbaikan gizi bagi Lanjut Usia (Lansia) miskin. Pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksakanan di Balai Desa Waleure ini difasilitasi KSM “Pinaesaan” bekerja sama dengan Puskesmas Desa Walantakan, Kecamatan Langowan Timur.

Kegiatan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp3,75 juta, ditambah swadaya masyarakat (KSM) sebesar Rp500.000. Dana total Rp4,25 juta itu digunakan untuk pengadaan obat-obatan dan biaya tenaga medis Rp1 juta, transport untuk tenaga medis Rp50.000, biaya administrasi Rp50.000, belanja untuk makanan tambahan kacang hijau Rp245.000, belanja susu kaleng Rp545.000, belanja telur Rp1,86 juta. Adapun swadaya masyarakat sebesar Rp500.000 adalah berupa transportasi KSM untuk mengadakan kegiatan (Rp100.000) dan tenaga kerja Rp400.000.

Lansia miskin yang menjadi penerima manfaat berjumlah 60 orang. Pelayanan yang dilakukan adalah cek tensi darah, sakit gigi, sakit kepala, batuk, influenza, asam urat, kolesterol, demam dan berbagai penyakit ringan lainnya.

Rasa haru dan rasa senang mewarnai pelaksanaan kegiatan ini. Para Lansia miskin yang menjadi penerima manfaat merasa mendapakan perhatian khusus dari PNPM Mandiri Perkotaan melalui program kegiatannya, walau mereka harus antri untuk bisa mendapatkan pelayanan.

“Hidup sehat itu juga hak kami walau kami sudah lanjut usia,” kata Nonce, salah seorang “oma” berusia 65 tahun. “Kami bersyukur dan berterima kasih kegiatan ini bisa dilaksanakan, karena sangat membantu kami dalam hal kesehatan,” lanjutnya.

Dengan terlaksananya pemeriksaan kesehatan gratis dan perbaikan gizi bagi para Lansia miskin ini, mereka jadi berharap ke depannya akan ada lagi kegiatan seperti ini. LKM Waraney diharapkan dapat menjalin kerja sama dengan pihak-pihak berkompeten agar kegiatan ini terus berlanjut, sehingga masyarakat miskin juga bisa terus mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Karena dengan terpeliharanya kesehatan akan bisa mengurangi masalah kemiskinan yang ada di masyarakat. [Sulut]

Informasi lebih lengkap silakan hubungi:
LKM Waraney
Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur
Kab. Minahasa

Contact Person:

  • Gabriel, HP: 08152353472

Editor: Nina Firstavina

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Praktik Baik