Beranda Praktik Baik PB-PPM Dodol Nenas Mundam Raih Penghargaan dalam Dumai Expo 2011

Dodol Nenas Mundam Raih Penghargaan dalam Dumai Expo 2011

Comments (0) View (4895)
Oleh:
Rudi Rosyidi, S.Ag.
Korkot Dumai - Bengkalis    .
OC 1 Riau
PNPM Mandiri Perkotaan

Pengembangan potensi ekonomi lokal merupakan bagian dari isu sentral, tidak hanya di tataran nasional, tapi juga di daerah. Makna pengembangan ekonomi lokal berorientasi pengembangan potensi lokal dirasa cukup efektif dalam meningkatkan perekonomian daerah maupun dalam penanggulangan kemiskinan.

Topik antara potensi ekonomi dan penanggulangan kemiskinan ini yang ditangkap betul oleh kegiatan kemitraan antara PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) - Dumai dan PNPM Mandiri Perkotaan, melalui komitmen kerjasama dengan satu visi nyata, yaitu membantu pengembangan ekonomi lokal berbasis masyarakat, melalui “Dodol Nenas Mundam”.

Kerjasama PT. Chevron Pacific Dumai dan PNPM Mandiri pada kegiatan membangun industri Dodol Nenas Mundam

Pada awal kegiatan ini, CE Specialist PGPA PT. PCI-Dumai Suhardi mengaku mencari informasi tentang program pemberdayaan melalui internet. ”Lalu kami menemukan PNPM Mandiri Perkotaan, dan akhirnya kami menemukan kontak person, yaitu Bapak Rudi. Kami sangat merespon program ini dan kami menilai visi yang diusung sama dengan visi CSR yang dibangun oleh kami,” jelas dia.

Akhirnya penjajakan tersebut ditindaklanjuti dengan beberapa kunjungan ke lokasi dampingan PNPM Mandiri Perkotaan Kota Dumai dan menemukan apa yang diharapkan PT. Chevron. Melalui pengembangan ekonomi lokal yang diusung visi CSR, merekapun tertarik dengan potensi nanas di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

Dalam rangka membangun kerjasama tersebut PT. Chevron memberikan bantuan modal sebesar Rp60 juta yang diperuntukkan bagi pelatihan, pengadaan barang yang mendukung produksi, kemasan dan perizinan.

“Pengembangan dodol nanas merupakan program-program yang dikembangkan dan bertujuan untuk mendorong terciptanya kemandirian masyarakat, dengan mengembangkan potensi lokal bekerjasama dengan PNPM Mandiri Perkotaan,” kata Team manager PGPA PT. CPI-Dumai Ario Dewayanto.

Pelatihan pembuatan dodol nanas dilakanakan selama lima hari, yakni dua hari teori dan tiga hari praktek pembuatan dodol nanas. Kegiatan dimulai pada 15 Desember 2010, dan pembukaannya dihadiri oleh PT. CPI-Dumai, Tim Pendamping PNPM Mandiri Perkotaan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Aparat Kecamatan Medang Kampai, Lurah Mundam dan tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan.

Peserta pelatihan adalah KSM Selasih, yang telah dibentuk melalui proses rembug dalam PNPM Mandiri Perkotaan, berjumlah 10 orang, yang terdiri dari empat laki-laki dan enam orang perempuan. Materi yang diberikan adalah tentang ”Teknis Pengolahan Dodol”, dibawakan oleh instruktur yang ternyata merupakan salah satu warga Kelurahan Mundam yang sudah berpengalaman membuat dodol. Materi lainnya adalah ”Packaging  & Sistem Pemasaran” yang diberikan oleh instruktur dari PT. CPI-Dumai.

Kegiatan produksi “Dodol Nenas Mundam” yang dilakukan KSM Selasih secara manual dengan hasil maksimal
tanpa bahan pengawet

Awalnya PT. Chevron dan Korkot Kota Dumai menetapkan instruktur dari perusahaan yang sudah berpengalaman, yaitu dari Dodol Picnic Garut. Namun, setelah berbagai pertimbangan, akhirnya PT. Chevron lebih tertarik menggunakan instruktur lokal yang berpengalaman, dalam rangka mengoptimalkan sumberdaya manusia (SDM) yang ada di Kota Dumai.

Melalui tangan-tangan terampil peserta yang sudah dilatih, Dodol Nenas Mundam akhirnya berjalan dengan baik dan menghasilkan produksi yang baik pula. Mengingat kegiatan usaha ini mempunyai prospek pengembangan, PT. Chevron dan PNPM Mandiri Perkotaan perlahan membangun KSM Selasih menjadi “home industry” dengan memanfaatkan potensi pertanian nanas di Mundam, yang dikenal memiliki kualitas utama di Kota Dumai dan sekitarnya.

Proses pengembangan “Dodol Nenas Mundam” ini diharapkan menjadi makanan khas yang menjadi ikon oleh-oleh Kota Dumai. Kelompok usaha dodol nanas ini dinamakan Kelompok Home Industry Selasih (KPH) beralamat di Jalan Muslim RT 1, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai.

Untuk mewujudkan tersebut di atas, strategi membangun keberlanjutan usaha yang sudah dirintis melalui kemitraan ini dengan meningkatkan manajemen usaha mulai dari produksi, packaging dan pemasaran. Dengan harapan dapat menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan kesejahteraan bagi warga setempat.

Kegiatan usaha dodol nanas tahap awal mempekerjakan tenaga kerja 8 orang yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, remaja putri—yang sudah lulus sekolah tetapi tidak mempunyai pekerjaan—dibantu beberapa tenaga kerja laki-laki untuk pengadukan dodol.

Proses packaging “Dodol Nenas Mundam” yang dikerjakan oleh ibu-ibu dan remaja putri

Ke depan akan dilakukan modernisasi sistem pengadukan dodol dengan menggunakan mesin/alat. Mengingat saat ini masih manual, dan PT. Chevron sebagai bapak angkat siap mendukung kegiatan usaha ini melalui bantuan baik berupa modal, alat maupun dukungan dalam strategi pemasaran.

Produksi dodol nanas yang dihasilkan proses pemasaran menjadi bagian terpenting, untuk itulah dengan kemampuan yang dimiliki oleh peserta melalui pelatihan berinisiatif mempromosikan secara sederhana dari mulut ke mulut yang dianggap paling efektif menyebarkan informasi.

Hasilnya memang cukup membanggakan. Dari hasil pemasaran yang sudah dilakukan sekarang, terjalin kerja sama pemasaran dengan beberapa toko kue, supermarket, rumah makan atau kedai yang ada di Kota Dumai. Selain itu juga bekerja sama dengan kantin milik PT. Chevron Pasifik Dumai.

Sebagai bentuk dukungan dari PT. Chevron, PNPM Mandiri Perkotaan, pihak Kelurahan Mundam dan Kecamatan Medang Kampai, produk dodol nanas mengikuti event Dumai Expo, dalam rangka Hari Jadi Kota Dumai yang ke-12, tahun 2011, di Lapangan Bukit Gelanggang, pada 27 April 2011 hingga 3 Mei 2011.

Acara yang  dibuka oleh Walikota Dumai Khairul Anwar, S.H. ini menampilkan stan-stan yang mengekspos pembangunan di Kota Dumai. Salah satu yang menarik dari penyelenggaraan setiap tahunnya adalah hadirnya pameran produk dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah UMKM “Dodol Nenas Mundam” ini.

Tidak hanya itu, ternyata “Dodol Nenas Mundan” yang dikelola oleh KSM Selasih ini mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai sebagai Juara II Lomba Produk Unggulan UMKM Kota Dumai. Pemkot menilai, Dodol Nenas Mundam berhasil mengembangkan produk olahan atas potensi yang dimiliki daerah, yaitu buah nanas yang identik dengan Kota Dumai.

Dengan demikian “Dodol Nenas Mundam” berhak mewakili Kota Dumai dalam acara Temu Mitra dengan Industri Pariwisata di Kota Pekanbaru, bersama 100 UKM lainnya se-Provinsi Riau.

“Dodol Nenas Mundam” yang sudah di-packaging siap dipasarkan dan mengikuti event "Dumai Expo 2011"

Dalam event ini produk “Dodol Nenas Mundam” tidak hanya ditampilkan pada stan PT. CPI–Dumai, tapi juga beberapa stan, seperti Pemerintah Kecamatan Medang Kampai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas UKM dan Pemberdayaan Masyarakat serta Ikatan Anak Dumai. Produk yang terjual pun berkisar 150 kotak dodol habis terjual per hari.

Seiring waktu berjalan dibarengi usaha produksi dodol nanas yang terus dijalankan, dampaknya pun mulai dirasakan oleh KSM Selasih, maupun BKM Sejahtera. Utamanya atas berbagai keberhasilan yang sudah dicapai, seperti penghargaan dalam event Dumai Expo ini memberikan khasanah keterampilan dan pendapatan bagi anggota KSM, meski belum terlalu banyak.

Dari keberhasilan yang sudah diraih, kendala yang dihadapi adalah promosi/pemasaran masih sangat kurang. Dan ini menjadi “PR”, tidak hanya bagi KSM, BKM, tapi juga PNPM Mandiri Perkotaan dan Pemkot Dumai.

Untuk itu pemkot berjanji akan mendorong KSM Selasih mengikuti event nasional, yaitu Hari Nusantara (Harnus) yang akan dilaksanakan November 2011. Event ini akan dijadikan sebagai momen mengenalkan produk dodol nanas kepada tamu-tamu dari kota/kabupaten atau provinsi lain, agar menjadikan dodol nanas sebagai salah satu oleh-oleh khas Kota Dumai.

Dalam rangka membangun KSM Selasih dan produk “Dodol Nenas Mundam”, banyak pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini, seperti keterlibatan BKM di dalam mendukung kelompok usaha yang sangat siginifikan, mengingat BKM Sejahtera Kelurahan Mundam yang ditunjuk oleh PT. Chevron mengkoordinir kegiatan ini.

Korkot dan KMW juga berusaha untuk memediasi dengan pihak-pihak yang dianggap berkompeten di dalam mendukung seperti dengan LPOM MUI Provinsi Riau dan promosi melalui website KMW Provinsi Riau

Sedangkan pemerintah daerah, mendukung melalui dinas UKM, koperasi dan pemberdayaan masyarakat Kota Dumai, serta membantu promosi/pemasaran dan memberikan pembinaan kepada usaha ini melalui komitmen serta memberikan dukungan alat yang akan dianggarkan melalui APBD TA. 2012. (KMW/OC 1 Riau)

Informasi lebih lanjut mengenai produk “Dodol Nenas Mundam”, silakan hubungi:

KSM Selasih
Jl. Muslim RT.1 Kelurahan Mundam - Kec. Medang Kampai

Contact Person: 
Sri Umami (Ketua KSM) - 081275133016 
Kaharudin (Koordinator BKM)  - 081275877713
Suhardi (CE Spesialist, PGPA Chevron Dumai) - 081365105665

Korkot Dumai - Bengkalis:
Rudi Rosyidi
, HP. 081378448234 
email: 

Editor: Nina K. Wijaya

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Praktik Baik