Beranda Warta Berita 1076 Relawan Dukung P2KP

1076 Relawan Dukung P2KP

Comments (0) View (936)

P

Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) II tahap I di Sulawesi Tengah dilaksanakan sejak Oktober 2003. Tim Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) VI Sulteng dimobilisasi pada 29 Oktober 2003, dan didukung Tim Fasilitator yang mulai berkerja pada 29 Maret 2004. Wilayah kerja KMW VI Sulteng mencakup Kota Palu di dua kecamatan (Palu Utara dan Palu Barat), dengan sasaran utama 23 kelurahan, Kabupaten Banggai dan juga di 2 kecamatan termasuk 1 kecamatan hasil pemekaran yakni Luwuk Timur, dengan 9 kelurahan.

Bulan April-Juli 2004 adalah bulan yang terbilang padat aktivitas seperti persiapan administrasi dan manajemen, rekrutmen Fasilitator, lokakarya orientasi tingkat Propinsi, tingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan; sosialisasi tingkat Kelurahan/Desa; pelatihan dasar untuk Fasilitator dan Aparat Pemda/Dinas terkait di 2 wilayah (Kota Palu dan Kabupaten Banggai). Kegiatan yang tertunda bulan Juni yaitu Pelatihan Faskel berupa TOT untuk Pelatihan Relawan dilaksanakan Juli 2004. Kegiatan lainnya pada Juli 2004 ini adalah mengikuti Coaching Pemandu/Instruktur Nasional P2KP di Jakarta.

Sementara itu kegiatan fasilitator di kelurahan, semuanya berjalan sesuai dengan tahapan siklus yang diharapkan, khususnya orientasi dan lobi-lobi tokoh formal dan informal serta kegiatan pemetaan sosial.Yang lainnya adalah pelaksanaan sosialisasi dan desiminasi P2KP melalui sosialisasi P2KP Tingkat Kelurahan/Desa diikuti oleh 1028 warga di 32 Kelurahan/desa. Kemudian Rembug Kesiapan Warga (RKW), tingkat RT/RW dilakukan sebanyak 177 kali di 32 kelurahan, diikuti oleh 6490 orang, 2269 peserta perempuan. RKW tingkat kelurahan telah selesai dilakukan dan diikuti 1.558 orang.

Sedangkan sosialisasi dan desiminasi P2KP lewat media massa juga dilakukan, baik melalui radio, koran dan TV lokal, juga beberapa produk cetakan. Semua media tersebut adalah bagian dari proses pemasyarakatan P2KP. Di tingkat kelurahan pada Juni 2004 adalah melakukan serangkaian proses penyelenggaraan Rembug Kesiapan Warga (RKW), serta pelaksanaan RKW di tingkat kelurahan. Pelaksanaan kegiatan RKW masing-masing kelurahan/desa tidak seluruhnya dapat dilakukan di tiap RT, hal ini terjadi karena jumlah RT tiap kelurahan/Desa tidak seragam (berkisar antara 9 sampai 32 RT).

Pada saat RKW juga disosialisasikan dan diidentifikasi tentang relawan warga, dan ternyata yang siap menjadi relawan diluar dugaan. Yang tercatat saat ini, 1.076 warga siap bekerja untuk kepentingan sesama warga. 1076 relawan tersebut tersebar di Kecamatan Palu Barat dan Utara serta Kecamatan Luwuk di Banggai. Pada RKW kelurahan dilakukan pula penetapan koordinator relawan masing-masing sebanyak 5 orang dengan rincian 3 laki-laki dan 2 perempuan. Sosialisasi secara formal kepada kelompok primer dan sekunder terus dilakukan dengan memanfaatkan media-media bantu. Karena P2KP yang dipahami oleh kelompok sekunder maupun primer, dari hasil monitoring dan evaluasi selama ini, selalu berujung pada BLM semata.

Lokakarya tigkat kecamatan telah memberikan pemahaman tentang siklus proyek dengan lebih detail, tetapi belum mampu menginternalisasi secara mendalam tentang bagaimana mekanisme dan alur kerja P2KP. P2KP terkadang masing dipandang sebagai proyek bagi-bagi uang seperti beberapa proyek sebelumnya. Sementara itu, sosialisasi ke berbagai pihak juga terus dilakuakan khususnya dengan memanfaatkan momen tertentu, seperti momen konsultasi PKK kota Palu tgl 20 Juli 2004.

Supervisi bersama Tim Pusat dan Bank Dunia juga dilakukan pada tanggal 7-11 Juni 2004. Kesimpulan secara umum terhadap penyelenggaraan P2KP II Tahap I di Sulteng telah berjalan dengan baik. Dari sejumlah item yang dievaluasi sektor pengelolaan SIM yang belum berjalan normal. Pemahaman pejabat pemda dan dukungannya terhadap P2KP dinilai baik, disamping itu KMW dan Tim Faskel telah bekerja sesuai dengan harapan, termasuk monitoring terhadap setiap item kegiatan ditingkat KMW atau apa yang telah didapat Faskel.

Monitoring khusus pada item kegiatan pelatihan dilaksanakan langsung oleh para Tenaga Ahli, seperti pengendalian mutu. Pelaksanaan monitoring kegiatan ditingkat kelurahan/desa dilaksanakan secara rutin dengan memanfaatkan pertemuan mingguan Faskel dan KMW/Korkot pada tiap rabu sore. Disamping itu juga dilakukan supervisi secara berkala oleh TL ataupun oleh TA. (KMW 6 P2KP 2/1; Yanti)

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.