Studi Banding Ketua DPRD dan Walikota Palu ke Kab Bogor

Comments (0) View (1104)
Komitmen Pemerintah Kota Palu untuk mensukseskan pelaksanaan Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan atau P2KP sungguh serius. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan studi banding ke Kabuapaten Bogor pada pertengahan Juli 2004 kemarin. Walikota Palu Suardin Suebo mengajak serta Ketua DPRD Kota Palu Rusdi Mastura bersama tiga orang pejabat Pemerintah Kota berkunjung ke Kabupaten Bogor Sebelum mengadakan pertemuan dengan warga di Kabupaten Bogor, Walikota dan ketua DPRD bersama rombongan diterima secara resmi di Kantor Bupati Kabupaten Bogor di Cibinong. Acara berlangsung di auditorium Kantor Bupati Bogor. Rombongan dijemput secara resmi oleh bagian protokoler Kantor Bupati Bogor. Sebelum pertemuan berlangsung, rombongan Walikota Palu dan Ketua DPRD Kota Palu diterima khusus di ruang VIP Kantor Bupati Bogor. Pertemuan di buka oleh TA. Sosialisasi KMP Muchtar Bahar dengan menjelaskan pelaksanaan P2KP secara nasional, serta pelaksanaan P2KP 1 Tahap 1 dan Tahap 2 untuk wilayah kerja KMW 3 di Kabupaten Bogor yang di mulai sejak tahun 1999. KMP juga sangat menaruh hormat kepada Walikota Palu dan Ketua DPRD Kota Palu atas keseriusannya dalam merespon pelaksanaan P2KP, demikian halnya dengan respon Pemerintah Kabupaten Bogor yang bersedia menerima Walikota dan Ketua DPRD kota Palu lewat proses koordinasi hanya dua hari. Muchtar Bahar menjelaskan, yang perlu untuk dipelajari adalah bagaimana kepedulian pemerintah daerah terhadap P2KP, yang kedua adalah bagaimana proses transformasi yang terjadi diantara warga, karena P2KP dikerjakan dari mereka dan untuk mereka. Sambutan Walikota berlangsung dalam suasana yang akrab, karena disela-sela sambutannya, Walikota Palu Suardin Suebo mengatakan, masyarakat Kabupaten Bogor lebih awal melaksanakan P2KP yakni tahun 1999, itu artinya masyarakat kabupaten Bogor lebih awal miskin, Kota Palu penduduknya belum dianggap miskin, sehingga P2KP belum masuk pada tahun 1999, tapi sekarang masyarakat Kabupaten Bogor sudah tidak miskin, kini giliran masyarakat Palu yang dikategorikan miskin, buktinya P2KP baru masuk pada tahun 2003. Untuk itu kami akan belajar di Kabupaten Bogor, ujar Walikota. Usai sambutan Walikota Palu, giliran sambutan tuan rumah yakni Wakil Bupati Bogor, Haji Albert Pribadi, SE. Kalimat pertama dari Wakil Bupati Bogor adalah menyampaikan permintaan maaf Bupati Bogor karena sedang menghadiri acara diluar Kabupaten Bogor Pada sambutan balasan tersebut, Wakil Bupati memaparkan potensi wilayah dan geografi Kabupaten Bogor yang penduduknya 4 juta jiwa. Juga memaparkan tentang dukungan dari para pihak hingga pelaksanaan P2KP di Kabupaten Bogor bisa berjalan sesuai dengan tahap siklus yang diharapkan. Dalam dialog dengan warga Desa Bantarjaya, Walikota Palu dan Ketua DPRD Kota Palu, didampingi oleh Ketua Bappeda Kabupaten Bogor Rusli Mui, SH serta beberapa Kepala Dinas dan instansi terkait., Juga dihadiri oleh beberapa anggota pengurus BKM se Kabupaten Bogor. Pada kesempatan tersebut, Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) 3 Bogor memaparkan siklus kegiatan P2KP di wilayahnya. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara rombongan Walikota Palu dengan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dalam dialog tersebut, Walikota Palu meminta kepada pemda kabupaten Bogor untuk bisa menerima kembali beberapa staf yang akan dikirim belajar P2KP di Kabupaten Bogor. (KMW 6, P2KP II-1)

0 Komentar