Berita

Beranda Warta Berita Walikota Sibolga Siap Percepatan Penanganan Kumuh

Walikota Sibolga Siap Percepatan Penanganan Kumuh

Sumatera Utara Sibolga Peletakan batu pertama Berita Infrastruktur Pemda sebagai Nakhoda Comments (0) View (577)

Kota Sibolga menyatakan siap dalam percepatan penanganan kumuh, bersaing dengan kota-kota lain baik dari segi infrastruktur maupun perekonomiannya. Ini sesuai dengan misi Kota Sibolga: “Pengembangan Infrastruktur Perkotaan dan Fasilitas Publik Serta Penataan Kawasan Perkotaan”. Sehingga, Kota Sibolga benar-benar bisa dipromosikan menjadi kota wisata. Untuk itu, diharapkan semua pihak di Kota Sibolga memiliki rasa tanggung jawab untuk terwujudnya kota tanpa kumuh, dan mempunyai rasa memiliki Kota Sibolga. Karena, sejatinya Sibolga bukan saja merupakan tanggung jawab pemerintah, kelompok atau golongan semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.

Hal ini dikatakan oleh Wali Kota Sibolga H. M. Syafri Hutauruk saat peletakan batu pertama pembangunan jalan paving block sepanjang 161 meter di Jl. Murai Ujung, Kelurahan Aek Manis, pada Jumat, 3 November 2017. Pembangunan yang dibiayai oleh Bantuan Dana Investasi (BDI) Tahun Anggaran 2017 ini dalam rangka percepatan penanganan kumuh Kota Sibolga, serta mewujudkan visi Kota Sibolga: “Mewujudkan Sibolga yang Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing”. Untuk itu, seluruh SKPD bersama Wali Kota Sibolga, stakeholder lain, pihak swasta, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), dan Program USAID melakukan kesepakatan dalam hal percepatan penanganan kumuh. Peletakan batu pertama ini juga dilakukan sebagai upaya mensosialisasikan Program KOTAKU, menyelaraskan Program SKPD dengan kegiatan BKM se-Kota Sibolga dan kegiatan Program KOTAKU.

Hadir dalam kegiatan, antara lain, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori, anggota DPRD Kota Sibolga Syarifuddin Lubis, Kasrem 023/KS Letkol Inf. Nelson Rajagukguk, Wakapolres Sibolga Kompol Riza Falevi Lubis, staf ahli Wali Kota Sibolga, SKPD Se-Kota Sibolga, para pimpinan OPD, camat, lurah dan Kepling se-Kota Sibolga, pihak perguruan tinggi, LPM, pengurus BKM Maju Bersama Kelurahan Aek Manis, serta Korkot Program KOTAKU Kota Sibolga-Padangsidimpuan.

Pada kesempatan itu semua sepakat siap berkolaborasi dengan Pemda dan juga swasta, sesuai dengan UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemda, UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dan Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Rangka Percepatan Penanganan Kumuh sesuai dengan Baseline 100-0-100.

Sebelumnya, ketua panitia acara yang juga Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kota Sibolga Tumbur M. T. Harahap mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan Program Kotaku tahun 2017 adalah meningkatkan kualitas permukiman, pencegahan agar tidak ada lagi permukiman kumuh baru dan mewujudkan penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Dalam pelaksanaan kegiatan Kotaku diupayakan tidak hanya mewujudkan kegiatan pembangunan, namun juga dapat menambahkan unsur estetika yang dapat meningkatkan rupa maupun keindahan lokasi kegiatan agar dapat menjadi kebanggaan masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi itu, Korkot KOTAKU Kota Sibolga-Padangsidimpuan Insan Kamil Effendi menyatakan KOTAKU siap berkolaborasi dengan program manapun. Begitu pula Pemda Sibolga, dalam hal percepatan penanganan kumuh 100-0-100, siap berkolaborasi dengan Program KOTAKU.

Untuk tahun 2017 fokus percepatan penanganan kumuh, dari 5 lokasi yang mendapat SK Kumuh, baru 2 lokasi yang masuk, yaitu Kelurahan Aek Manis, dan Pasar Belakang. Di sinilah peran Pemda bergandengan tangan dengan program-program yang ada di Kota Sibolga, seperti Program KOTAKU dan Program IUWASH Plus dalam hal percepatan penanganan kumuh. Jika ini berhasil maka terwujudlah Nawa Cita Presiden, dan sesuai dengan Tujuan Program KOTAKU: “Meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.”

Pada dasarnya kondisi infrastruktur Kota sibolga yang masih sangat memprihatinkan adalah air bersih, jalan setapak, drainase, dan sanitasi. Oleh sebab itu disepakatilah pembangunan yang paling prioritas Tahun 2017 - 2019 dengan fokus penangan, yaitu, pertama, menetapkan program/kegiatan percepatan pengembangan SPAM–Perpipaan PDAM Kota Sibolga, yakni: perkuatan perencanaan dan penganggaran, perkuatan regulasi, peningkatan cakupan dan kualitas layanan, perkuatan kelembagaan (BKM) dan SDM, penguatan masyarakat dan pemicuan, serta perkuatan monitoring.

Kedua, menetapkan program/kegiatan percepatan pengembangan SPAL Kota Sibolga, yakni: perkuatan perencanaan dan penganggaran, perkuatan regulasi, limbah domestik Kota Sibolga, perkuatan kelembagaan (BKM) dan SDM, penguatan masyarakat dan pemicuan, peningkatan cakupan dan kualitas layanan, perkuatan monitoring, serta inklusif dan lintas sektor. [Sumut]

 

Penulis: Nurhalimah Nasution, Asisten Kota I&C Koorkot 04 Sibolga-Padangsidimpuan, OC/KMW 1 KOTAKU Provinsi Sumatera Utara

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.