Beranda Warta Berita Website KOTAKU Diharapkan Jadi Media Edukasi dan Kolaborasi

Website KOTAKU Diharapkan Jadi Media Edukasi dan Kolaborasi

Peluncuran Website Jakarta Kementerian PUPR DJCK Comments (0) View (1490)

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) secara resmi meluncurkan Website KOTAKU di alamat kotaku.pu.go.id, dengan tampilan baru, fitur lebih lengkap dan terintegrasi. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Mahogany, Veranda Hotel , Jakarta, pada Senin, 18 Desember 2017 ini diresmikan oleh Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rina Farida di hadapan sekitar 50 orang undangan kegiatan.

Rina menjelaskan alasan mengapa Website KOTAKU perlu diluncurkan, yakni sebagai jawaban atas tantangan perkembangan zaman “now”. Kegiatan KOTAKU adalah perkembangan dari Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP), kemudian menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan. Kegiatan KOTAKU dilakukan guna mendukung program 100-0-100, berperan serta dalam rangka mengurangi luas kawasan kumuh. Ini tidak mudah. KOTAKU tidak asal ada saja; ada yang diacu dan ada dasarnya, yakni UU No. 1/2011, tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman: Pencegahan terhadap munculnya kawasan permukiman kumuh dan peningkatan kualitas kawasan.

Perubahan zaman now, menurut Rina, menuntut kreativitas dalam mencari terobosan baru dengan kolaborasi. Tidak hanya sama-sama melaksanakan di kementerian/lembaga, tapi juga Pemda dan Pokja PKP. Disinergikan oleh Pokja PKP. Menurut Rina, website adalah wadah yang menampung semua kegiatan mulai dai BKM hingga Pemda yang harus dikumpulkan guna memberikan pengetahuan bagi Pemda. Website ini ada di lingkup nasional maka diharapkan semua pihak mengerti dan mendapatkan pembelajaran terkait program ini.

Website merupakan pusat informasi dan inovasi bagi lapangan. Melalui website, terobosan dan praktik baik yang dilakukan di satu tempat bisa dilihat, dicermati, bahkan ditiru oleh lokasi lain. Website juga dapat menjadi ajang diskusi (melalui media), sehingga Pemda dan Pokja dapat menyampaikan kekhasan daerah masing-masing, bagaimana mereka melakukan kegiatan KOTAKU sesuai dengan cita-cita, dan rencana yang dapat menjawab Gerakan 100-0-100 ini. Selebihnya, Rina berharap agar keberadaan website KOTAKU ini disebarkan oleh para pelaku program, baik di jajaran pemerintah daerah, relawan (masyarakat), maupun konsultan pendamping.

Pada kesempatan itu juga, mewakili panitia, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah 1 Anita Listyarini menyampaikan laporan bahwa kegiatan peluncuran website dihadiri oleh sekitar 50 undangan, terdiri atas Direktur Perkotaan, Perumahan dan Permukiman, Bappenas; Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah 2 Ditjen Bina Pembangunan Daerah  Kementerian Dalam Negeri; Direktur Pinjaman dan Hibah Ditjen Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan; Kepala Biro Komunikasi Publik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; jajaran direktur di lingkungan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR; Pokja PKP; Task Team Leader World Bank; Resident Representative IDB CGO Indonesia; perwakilan dari Korkot DKI dan Banten, serta wakil BKM dari Kota Bogor.

Menurut Anita, peluncuran website adalah sebagai jawaban atas dinamika program dan perkembangan teknologi zaman “now”. Tujuannya adalah memperkenalkan website KOTAKU sebagai media edukasi dan kolaborasi, serta mendapatkan masukan untuk pengembangan website ke depan yang lebih baik.

Menanggapi peluncuran website dan melihat konten (isi)-nya, perwakilan dari BKM Bogor menyatakan merasa tertantang untuk bisa melakukan lebih baik di lokasi mereka. Inilah mengapa kehadiran website sangat diperlukan untuk pembelajaran. “Rencananya kami dari Forum BKM Kota Bogor akan nonton bareng video (yang ada di website), mungkin bisa dimediasi oleh Korkot, sehingga kita bisa duduk bareng dengan dinas-dinas terkait, bahkan kalau perlu dengan walikota, supaya satu frame-nya dan semangat dalam berkolaborasi. Terima kasih untuk KOTAKU dan semuanya,” ujar Enik dari BKM Sukaresmi, mewakili BKM Kota Bogor.

Sementara itu, Resident Representative IDB CGO Indonesia menilai website kini lebih interaktif dan melibatkan pelaku KOTAKU. Ada sisi knowledge dan sharing pengalaman antardaerah. Orang lebih suka membuka website lewat Media Sosial (Medsos). Untuk itu, hendaknya Tim KOTAKU memperkuat medsos.

Hal senada disampaikan oleh Task Team Leader World Bank Evi Hermirasari. Ia mengingatkan bahwa di era PNPM Perkotaan Website pernah mendapatkan penghargaan sebagai website terbaik versi project Bank Dunia se-Asia Pasifik. Ia berharap ke depannya Website KOTAKU akan menjadi wadah kolaborasi yang sebenarnya, sekaligus pusat informasi paling update yang bisa diandalkan oleh semua pihak terkait, antara lain agar website juga smartphone-friendly. Sehingga, sesuai dengan temanya, Website KOTAKU mampu menjawab Tantangan Era “Now”.

Selamat, KOTAKU! [Redaksi]

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.