Berita

Beranda Warta Berita Sumut Harap Sinergi KOTAKU Mampu Nol Persenkan Kumuh

Sumut Harap Sinergi KOTAKU Mampu Nol Persenkan Kumuh

Berita Sumatera Utara Medan Lokakarya Kolaborasi Peningkatan Kapasitas Comments (0) View (724)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Provinsi Sumut. Diharapkan, sinergi KOTAKU dengan program penanganan kawasan kumuh di berbagai dinas/OPD diharapkan mampu mempercepat upaya 0% kumuh dan mencegah kumuh baru di tahun 2019.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut Lukmanul Hakim saat membuka Lokakarya Akhir Program KOTAKU Provinsi Sumut. Acara yang digelar di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja No.328, Kota Medan, pada 7-8 Desember 2017 ini diikuti oleh perwakilan dari 14 kabupaten/kota.

Keempatbelas kabupaten/kota itu adalah Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Kota Tanjung Balai, Kota Padangsidimpuan, Kota Pematangsiantar, Kota Sibolga, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu, dan Kabupaten Simalungun. Masing-masing kabupaten/kota mengirim 3 utusan, yaitu Pokja PKP, Satker PIP, Korkot/Askot Mandiri selaku pendamping Program KOTAKU. Selain itu, hadir pula pihak dari Dinas PKP dan KMW Provinsi/OC KOTAKU Provinsi Sumut TA Monev, TA CB, TA Infrastruktur, TA UP, TA SIM, TA FM dan Livelihood, serta TA IC.

Menurut Lukmanul Hakim, pelibatan beberapa pihak secara kolaboratif diharapkan memberi berbagai dampak positif, semisal, meningkatkan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pencapaian kota layak huni, meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat dalam memanfaatkan dan memelihara hasil pembangunan, menjamin keberlanjutan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan swasta terhadap pemerintah.

Dalam kegiatan, dijelaskan pula bahwa Program KOTAKU atau National Slum Upgrading Program (NSUP) adalah upaya pemerintah untuk membangun kemandirian masyarakat dan Pemda dalam penanganan kumuh secara berkelanjutan. Berdasarkan strategi KOTAKU, setiap tahunnya penyelenggaraan program dibagi ke dalam tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan keberlanjutan.

Pada setiap tahapan ini diharapkan mampu menjadikan pemerintah kabupaten/kota sebagai “Nakhoda” dalam penanganan kumuh dan masyarakat dapat secara mandiri siap mendukung pencapaian 100-0-100. Dalam rangka mendukung terwujudnya sasaran RPJMN tahun 2015-2019 yaitu Kota Tanpa Permukiman Kumuh di tahun 2019, Direktorat Jenderal Cipta Karya menginisiasi pembangunan dengan platform kolaborasi melalui Program KOTAKU.

“Program KOTAKU akan mendukung Pemda sebagai pelaku utama penanganan permukiman kumuh dalam mewujudkan permukiman layak huni dan berkelanjutan di wilayahnya,” Lukmanul Hakim menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula penjelasan mengenai capaian kegiatan KOTAKU di Sumut oleh Satker PKP, dipandu oleh TA Monev, hingga tanya jawab untuk sesi hari pertama. Sesi berikutnya adalah paparan success story oleh 4 Korkot, yaitu Korkot 1 Rahmat Syarif, Korkot 2 Kurniawan Effendi, Korkot 3 M. Ridho Lubis, dan Korkot 4 Insan Kamil. Dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing Pokja PKP, diwakili oleh Pokja PKP Tebing Tinggi, Asahan, Padangsidimpuan, dan Langkat. [Sumut]

 

Penulis: Taufik Hidayat, TA CB KMW/OC 1 KOTAKU Provinsi Sumatera Utara

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.