Berita

Beranda Warta Berita AIIB Kunjungi Karangwaru

AIIB Kunjungi Karangwaru

Berita Karangwaru Yogyakarta AIIB Kunjungan Lapangan Comments (0) View (286)

Contoh Praktik Baik Program Penanganan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Karangwaru, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta kedatangan tamu penting. Kali ini, lembaga donatur Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) hadir untuk meninjau langsung sejumlah bukti positif gelar program penanganan kumuh di Karangwaru, Selasa (13/3).

Acara ini berlatar belakang upaya pemerintah Indonesia untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai prioritas pembangunan infrastruktur beserta tantangan yang dihadapi anggota Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), khususnya Indonesia. Kehadiran AIIB ini juga bertujuan menjadi ajang berbagi pandangan dan masukan atas strategi dan operasional AIIB dengan berbagai pemangku kepentingan di Tanah Air.

Delegasi AIIB yang berjumlah tak kurang dari 25 orang, mulai dari board of directors sampai staf mempelajari langsung strategi yang dilakukan masyarakat dalam membangun dan memelihara wilayah. Antusiasme itu ditunjukkan dengan mendokumentasikan beragam hasil kegiatan ala Karangwaru. Kunjungan ini dipusatkan di Omah Sinau Masyarakat (Omsimas) atau Titik Nol Karangwaru. Tampak menghadiri acara, antara lain, aparat pemerintah setempat, Kepala Satuan kerja (Kasatker) Pengembangan Kawasan Permukiman Berbasis Masyarakat (PKPBM) Mita Dwi Aprini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PKPBM Mokhamad Fakhrur Rifqie, dan staf, konsultan Kotaku, masyarakat sekitar, dan tokoh masyarakat setempat.

Di sela tugasnya mendampingi AIIB berkunjung ke Karangwaru, Kasatker PKPBM Mita Dwi Aprini melalui media sosial mengungkapkan harapannya agar wilayah lain dampingan Kotaku juga dapat segera "memamerkan" hasil terbaiknya. "Agar hasil baik maka input dan prosesnya harus baik, jadi teman-teman pendamping harus mendampingi dengan cerdas, pintar, dengan hati, dan komitmen kerja keras dan kasih sayang, serta jangan lupa selalu pamer ya. 'Proses tidak akan mengkhianati hasil' ini beberapa contoh baik di lokasi lain yang sempat saya kunjungi," tulisnya.

Pada kesempatan berbeda, menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono, khusus untuk proyek irigasi, pemerintah Indonesia telah mengajukan pinjaman dana sebesar US$ 250 juta dari AIIB. “Ada sejumlah bendungan yang sudah dibangun dan selesai 2018 dan 2019 ini. Tentunya, harus dipaksa lagi dengan pembangunan pemanfaatan air di waduk-waduk. Sebagian sudah kami siapkan di APBN, tapi ini kami minta Bappenas untuk diteruskan ke AIIB,” kata Basuki.

Sehari sebelumnya, delegasi AIIB juga bertemu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/3). Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Indonesia menandatangani kerja sama untuk pinjaman pembiayaan sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia. [Redaksi]

Dokumentasi lainnya:

Saksikan rekaman video live acara kunjungan AIIB ke Karangwaru:

https://www.facebook.com/kmp.kotaku/videos/385418468535896/

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.