Cerita

Beranda Warta Cerita Kelurahan Aek Tampang [Sudah] Menyandang Kumuh Ringan

Kelurahan Aek Tampang [Sudah] Menyandang Kumuh Ringan

Sumatra Utara Padangsidimpuan Infrastruktur Comments (0) View (976)

Boleh jadi, 2017 adalah momentum penting bagi warga Kelurahan Aek Tampang. Pasalnya jelas, di tahun itulah kelurahan yang terletak di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatra Utara ini berhasil meraih status Kumuh Ringan. Rinciannya, melalui perhitungan pengurangan kumuh, Lingkungan 3 di Kelurahan Aek Tampang telah berkurang tingkat kekumuhannya dari level 25 (33,76 persen) menjadi 21.

Angka tingkat kekumuhan 21 diterjemahkan dari rata-rata kekumuhan sektoral sebesar 29,39 persen. Hasilnya, permasalahan jalan dan drainase khususnya di Lingkungan 3 Kelurahan Aek Tampang telah tertangani hampir seluruhnya dengan penanganan sebesar 12,92 persen.

Jalan yang dulunya berlubang dan tanpa drainase sekarang sudah menjadi ruas lalu perlintasan yang sangat layak dengan drainase sesuai spesifikasi. Jalanan tanah buat akses warga di sekitar Lingkungan 3 Kelurahan Aek Tampang kini berganti susunan rapi paving block.

Pemandangan itulah yang mendapat apresiasi Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Team Leader Provinsi Sumut yang hadir di wilayah ini di pertengahan Januari silam. Mereka disambut perwakilan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kota Padangsidimpuan bersama Tim Satker Pembangunan Infrastruktur Permukiman Padangsidimpuan.

Satker dan Team Provinsi Sumut berharap, fasilitas jalan berdrainase sungguh dimanfaatkan dan dirawat masyarakat pengguna. Selain itu, sejumlah aspek kumuh penting lainnya masih menjadi persoalan yang harus dituntaskan, dengan target melepaskan predikat Kelurahan Aek Tampang menjadi 0 % kumuh.

Keberadaan status kumuh Lingkungan 3 ini sebenarnya berdampingan dengan Lingkungan 6 dan Lingkungan 9 di kelurahan yang sama. Ketiganya masuk dalam surat keputusan kumuh wali kota setempat soal kawasan, lingkungan atau kelurahan yang dianggap kumuh. Dan tahun kemarin, sesuai SK Wali Kota Padangsidimpuan Nomor 91/KPTS/2017 menyebutkan bahwa ada 73,11 hektare kawasan kumuh yang terdiri dari 39 lokasi atau lingkungan di 30 kelurahan atau desa. Selain Aek Tampang, Kelurahan Wek  III dan Kelurahan Silandit pun masuk kategori Kelurahan Penanganan Kumuh.

Melalui Program Kotaku, Padangsidimpuan mendapatkan dana sebesar Rp 2.000.000.000 pada 2017. Sebanyak satu miliar dialokasikan untuk dua Kelurahan Kategori Penanganan: Kelurahan Aek Tampang dan Kelurahan Wek III. Sedangkan sisanya dialokasikan untuk lima Kelurahan Pencegahan.

Wajah Kelurahan Aek Tampang yang menyerap dana setengah miliar rupiah memang spontan berubah. Melalui dokumen  Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP—yang disusun bersama melalui Tim Fasilitator Kelurahan dan dituangkan dalam Detailed Engineering Design dan Rencana Anggaran Biaya—dana Rp 500 juta digunakan untuk membangun jalan baru sekaligus drainase sepanjang 404 meter. Konsepnya adalah drainase di tengah dan kiri kanan jalan yang ditutupi beton dan jerjak besi.

Kegiatan pembangunan jalan dan drainase tersebut dikerjakan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Nurul Huda 1, Nurul Huda 2, dan KSM Nurul Huda 3. Pelaksanaan yang dilakukan ketiga KSM ini telah melalui persetujuan Badan Keswadayaan Masyarakat Rim Ni Tahi dan kelurahan.

Pelaksanaan kegiatan ini bukanlah tanpa rintangan dan halangan. Pembangunan yang seharusnya tak lebih dari dua bulan tuntas, akhirnya baru beres lebih dari tiga bulan, sebelum 31 Desember 2017. Mulai dari permasalahan lahan yang tidak bisa dibebaskan, pencairan dana yang terlambat, sampai curah hujan yang tinggi. Untunglah berkat semangat dan dorongan BKM, kelurahan, Tim Satuan Kerja Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kota Padangsidimpuan, sampai pendampingan yang tak kenal henti dari Tim Fasilitator Pendamping (TIM 01) Padangsidimpuan, status Kelurahan Aek Tampang bergeser: kini menyandang Kumuh Ringan. [Sumut]

Dokumentasi lainnya:

Oleh: Zulhan Taufik, Askot Mandiri Kota Padangsidimpuan, Koorkot-04 Cluster Sibolga-Padangsidimpuan OC-1 Kotaku Provinsi Sumatra Utara

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.