Kliping & Media Warga

Beranda Warta Kliping & Media Warga Kawasan Kumuh di Kota Batik Berkurang 39,77 Hektare

Kawasan Kumuh di Kota Batik Berkurang 39,77 Hektare

Kliping 2018 Jawa Tengah Kota Pekalongan Pengurangan Luasan Kumuh Comments (0) View (423)

PEKALONGAN - Berbagai program yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dan pemerintah pusat telah mengurangi kawasan kumuh di Kota Pekalongan seluas 39,77 hektare atau 20 persen dari luas kawasan kumuh di Kota Pekalongan.

Tahun 2014, kawasan kumuh di Kota Pekalongan ditetapkan 195,59 hektare. Kawasan kumuh tersebut tersebar di 17 lokasi di 13 kelurahan.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota nomor 601/215 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Keputusan Wali Kota Nomor 601/132 Tahun 2014 tentang Penetapan Kawasan Kumuh.

"Dari luas kumuh awal 195,59 ha, hingga akhir tahun 2017, luas kumuh berkurang menjadi 155,82 hektare. Ada pengurangan kumuh seluas 39,77 hektare, atau sekitar 20 persen dari luas kumuh awal," kata Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pekalongan, Andriyanto usai Workshop/Lokakarya Pengurangan Luasan Kumuh Kota Pekalongan di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Selasa (20/3).

Selengkapnya, silakan klik gambar kliping di bawah ini guna memperbesar tampilan..


 

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.