Kotaku Serahkan BDI buat Lhokseumawe

Aceh Lhokseumawe BDI Comments (0) View (1746)

Ruangan Operasional Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Provinsi Daerah Nanggroe Aceh Darussalam, tampak ramai di pertengahan awal tahun. Sederet pejabat setempat tampak hadir penuh antusias di perhelatan pagi itu. Di antaranya para camat, Kelompok Kerja Perumahan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Keswadayaan Masyarakat dari beberapa gampong (kelurahan/desa), keucik (kepala desa atau kepala desa), wakil perbankan dari BRI Syariah, Bank Mandiri, Organisasi Perangkat Daerah beserta jajarannya. Semua hadir dalam momentum Serah Terima Bantuan Dana Investasi (BDI) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tahun 2017 sebesar Rp 4,5 miliar.

Pembukaan pertemuan penting bagi Kota Lhokseumawe ini dibuka langsung oleh Sekretaris Badan Pengembangan Pembangunan Daerah Lhokseumawe Ridwan. Kepala Satuan Kerja Pembangunan Infrastruktur Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Lhokseumawe Ibrahim Z. memaparkan kualitas infrastruktur yang terbangun. Tujuannya adalah supaya terintegrasi antara perencanaan skala lingkungan dan skala kota yang dilaksanakan dapat memengaruhi tingkat perekonomian masyarakat, terkhusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Merujuk Surat Keputusan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 342 Tahun 2014 mengenai Penetapan Kawasan Kumuh Kota Lhokseumawe, pelaksanaan melalui BDI periode 2017 adalah kegiatan penanganan kumuh yang tertuang dalam Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) Gampong. Berdasarkan penetapan kawasan kumuh, ada sembilan gampong yang mendapatkan pembangunan dari BDI--setiap gampong mendapat alokasi dana Rp 500 juta--yang didominasi pembangunan jalan rabat beton. Tujuannya jelas, pembangunan melalui kolaborasi dana gampong (anggaran pendapatan dan belanja daerah) mendapat dukungan penuh dari aparatur gampong dan masyarakat sebagai pemanfaat utama.

Acara ini pun mendapat apresiasi saat Pokja PKP memaparkan Profil Permukiman dan Pengurangan Kumuh Kota Lhokseumawe periode 2017. Ulasannya adalah lokasi prioritas skala kawasan, hingga konsep dan teknis perencanaan program penanganan melalui kolaborasi multisektor.

Seluruh peserta pertemuan bak gayung bersambut mendukung perencanaan Program Kotaku. Yang semua berharap bahwa penanganan kumuh ini bakal memengaruhi perubahan pola penataan kawasan pada seluruh gampong di Kota Lhokseumawe. Dan di penghujung acara, perwakilan pejabat setempat menandatangani Kesepakatan Keberlanjutan Serah Terima Aset Program dari BKM kepada Satker PIP Kota Lhokseumawe dan serah terima aset ke gampong melalui para para keucik. [Aceh]

Pengirim: Siti Khadiza, Korkot Lhokseumawe, OC 1 Kotaku Provinsi Aceh

Editor: Epn

0 Komentar