Cerita

Beranda Warta Cerita Kota Kendari Urun Rembuk Berbenah Diri

Kota Kendari Urun Rembuk Berbenah Diri

Sulawesi Tenggara Kendari RPLP CSR Comments (0) View (559)

Kota Kendari tak henti berbenah diri. Pemerintah daerah ibu kota sekaligus etalase Provinsi Sulawesi Tenggara itu mulai memikirkan bahwa pembangunan Kota Kendari di tahun mendatang mesti hasil kolaborasi seluruh unsur pendukung di wilayah. Lantaran itulah mereka menggelar Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah RPKD Kota Kendari 2018 dengan tema Mewujudkan Pemerataan Pembangunan untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Daerah di Kota Kendari, akhir Maret silam.

Musrenbang yang dibuka resmi Pelaksana Tugas Wali Kota Kendari Zulkarnain K. itu dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tingkat I Provinsi Sultra Ila Damaya, wakil Bank Indonesia Provinsi Sultra dan perwakilan Kejaksaan Tinggi Provinsi Sultra. Mereka membahas satu dari tujuh isu strategis prioritas pembangunan Kota Kendari 2019: Penataan Lingkungan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dalam paparan terungkap, masalah utama lingkungan permukiman dan perkotaan Kota Kendari adalah jalan lingkungan, drainase, sampah, dan banjir. Selain itu dinilai, dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi dan Kota/Kabupaten untuk menangani permasalah permukiman perlu dialokasikan dan diserahkan ke masyarakat selaku pelaksana kegiatan.

Di sesi diskusi, Tim Leader Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Konsultan Manajemen Wilayah 8 Sulawesi Tenggara Ismail menyatakan telah memiliki dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) kawasan kumuh Kota Kendari. Menurut dia, dokumen RPLP dapat ditangani masyarakat secara kolaborasi bersama pemda melalui satuan kerja perangkat daerah, pihak swasta atau kelompok peduli kumuh setempat untuk target 0 % kumuh di Kendari pada 2019, sesuai perencanaan Program Kotaku.

Senada dengan itu, Zulkarnain menegaskan bahwa komitmen Pemda Kota Kendari sudah bulat untuk persoalan kumuh di wilayahnya. Buktinya mereka sudah menerbitkan Peraturan Daerah Sampah No.04 Tahun 2010, dan membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Sebab dia meyakini, inti persoalan sampah adalah masalah perilaku.

Gayung bersambut, Bank Indonesia Provinsi Sultra merinci penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) sektor perbankan diwujudkan dalam sejumlah pilot project. Misalnya, penanganan sampah dan program petani perkotaan melalui penanaman sayuran hidroponik di Kecamatan Baruga dan Kecamatan Poasea, Kota Kendari.

Musrenbang adalah kegiatan rutin yang acap ditetapkan pemerintah sebagai sarana menggaet masyarakat dalam pembahasan perencanaan pembangunan di daerah. Pendekatan konsultasi berbasis akar rumput (grassroot) ini dinilai efektif menumbuhkan partisipasi dan rasa memiliki masyarakat demi mencapai tujuan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Forum multipihak dan terbuka ini dijadikan momentum penting buat mengindentifikasi langsung dan menentukan prioritas kebijakan pembangunan. Di pertemuan itu pula proses negosiasi, rekonsiliasi, dan harmonisasi lintas pemahaman antara pemerintah dan pemangku kepentingan non-pemerintah dilakukan demi konsensus prioritas kegiatan pembangunan berikut anggarannya. [Sultra]

 

Penulis: Andi Ardiansyah, Tenaga Ahli Sosialisasi OSP 8 Kotaku Provinsi Sulawesi Tenggara

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.