Berita

Beranda Warta Berita Bermitra Sejajar versi Kota Pelajar

Bermitra Sejajar versi Kota Pelajar

Berita DI Yogyakarta Habitat Kulon Progo Comments (1) View (501)

Kolaborasi tampaknya menjadi satu kata penting bila membahas penanganan kumuh. Dan sepertinya, komitmen untuk saling bergandeng tangan dengan banyak pihak adalah kepastian yang bakal dilakukan. Keputusan itulah yang terlihat kentara antara Tim Habitat for Humanity Indonesia wilayah Yogyakarta, Koordinator Kota Yogyakarta Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Tenaga Ahli (TA) Financial Institutional Collaboration (FIC), TA Pelatihan, dan TA Sosialisasi Konsultan Manajemen Wilayah 5 Program Kotaku di Daerah Istimewa Yogyakarta, akhir pekan pertama April 2018. Semuanya hadir buat berkolaborasi sejajar menyamakan persepsi dan menampung ide atas fakta masalah dan kebutuhan rumah kurang layak serta sarana pendukungnya.

Branch Manager Habitat Dwi Agustanti memaparkan bahwa Habitat memfokuskan program pengurangan perumahan tak layak dengan membangun rumah sederhana, layak, dan terjangkau. Program tersebut bersifat aspiratif. Artinya, setiap keluarga mitra diminta turut bekerja dalam proses pembangunan atau renovasi rumah mereka. Tujuannya, tentu untuk mengurangi biaya renovasi warga, sekaligus menumbuhkan kebanggaan diri dan membina rasa kekeluargaan. Sedianya, Habitat menetapkan fokus kajian awal program kemitraan ini di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo.

Hal lain dari program Habitat adalah rencana peningkatan kapasitas masyarakat yang berhubungan dengan pembangunan perumahan sehat dan layak huni di DIY. Secara gambaran besar, program tersebut berjalan seiring dengan rencana pencapaian komitmen 100-0-100 (100 % akses air bersih, 0 % Kawasan permukiman kumuh, dan 100 % akses sanitasi layak), yang merujuk data baseline dari Program Kotaku. Dan menurut Koordinator Kota Yogyakarta Mahmud Al Harisi, Program Kotaku memiliki data baseline tersebut di seluruh wilayah dampingan, dan meliputi tujuh indikator kumuh. Data itu bersama dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) menjadi acuan bersama kegiatan pencapaian 100-0-100.

Senada dengan Dwi, TA FIC Program Kotaku DIY Sudarisman mengamini kehadiran Habitat buat menuntaskan persoalan perumahan di Kota Pelajar dan sekitarnya. Pasalnya jelas, pemerintah tak dapat bekerja sendirian menuntaskan persoalan tersebut. Pemerintah pusat dan daerah membutuhkan uluran tangan dari semua pihak, termasuk swasta dan kelompok peduli yang berhubungan dengan penanganan kumuh, secara berkesinambungan.

Walau begitu, rencana penerapan program Habitat di Yogyakarta dan Kulon Progo memang perlu dikaji mendalam. Koordinasi dengan pihak desa atau kelurahan dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman setempat tentang program yang berkaitan dengan perumahan yang sedang dan akan berjalan di 2018 menjadi keharusan. Tujuannya, supaya tidak terjadi tumpang tindih penerapan program satu dan yang lain.

Ajang diskusi antarpemerhati peremajaan kawasan kumuh, Pemkot Yogyakarta, Pemerintah DIY, Dewan Perumahan DIY, dan pelaksana Program Kotaku telah mempertemukan Habitat for Humanity Indonesia dengan Program Kotaku. Berbekal tujuan yang sama, kemitraan sejajar ini bakal bergandengan tangan mendukung penanganan kumuh dan gerakan 100-0-100: permukiman layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Habitat for Humanity Indonesia bukanlah lembaga yang baru berkiprah di negeri ini. Lembaga nirlaba yang bergerak khusus pada penyediaan rumah sederhana, terjangkau, dan layak huni bagi keluarga berpenghasilan terbatas itu berdiri sejak 21 tahun lampau di Indonesia. Menurut data, Habitat telah membangun lebih dari 50 ribu rumah di 13 provinsi, di 47 daerah, dan kota madya di seluruh pelosok Tanah Air.

Habitat for Humanity Indonesia adalah afiliasi dari Habitat for Humanity International yang berpusat di Americus, dengan kantor administrasinya terletak di Atlanta, negara bagian Georgia, Amerika Serikat. Sejak didirikan pada September 1976, Habitat for Humanity telah beroperasi di lebih dari 100 negara. Antara lain di wilayah Amerika Utara, Amerika Latin dan Karibia, Afrika, Eropa Timur dan Barat, serta di sebagian besar wilayah di Asia Pasifik.

Habitat menyadari bahwa kemitraan adalah jalan keluar permasalahan sinergi pelaksanaan program ini. Kemitraan ini berlaku untuk siapa pun, perorangan maupun lembaga—seperti perguruan tinggi, lembaga kesehatan, lembaga swadaya masyarakat, dan lembaga pemerintah. Bentuk kerja samanya mulai dari menyediakan tanah, menyediakan sarana pendukung perumahan, data-data, membantu pendanaan, menyediakan tenaga sukarela, maupun membantu dalam pendampingan keluarga.

Di awal pekan kedua April, tim pendamping Program Kotaku, Habitat, kepala dusun, dan Badan Keswadayaan Masyarakat sudah bergerak bersama mensurvei kondisi lokasi perumahan di Desa Giripeni, Kabupaten Kulon Progo. Fokus analisa kunjungan tersebut mengacu pada masalah perumahan dan rencana kegiatan sesuai dokumen RPLP. Pembahasan hasil pemantauan di lapangan dan langkah lanjutan akan dibahas intensif di pertengahan April ini. Semangat! [DIY]

 

Penulis: Handayani Candraningsih, Tenaga Ahli Sosialisasi, OSP 5 Kotaku Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Editor: Epn

1 Komentar


  1. Posted by kirana | May 29, 2018

    yalla shoot

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.