Berita

Beranda Warta Berita Warga Galur Berkembang, IDB Terkesan

Warga Galur Berkembang, IDB Terkesan

DKI Jakarta Berita IDB Kunjungan Lapangan Comments (1) View (680)

Keramahan dan sambutan hangat masyarakat, pemerintah, serta konsultan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) mampu memperkuat komitmen dan minat bekerja sama. Hal ini diungkapkan pihak Islamic Development Bank (IDB) usai mengunjungi lokasi penerima manfaat Program Kotaku di RW 5 dan 6 Kelurahan Galur, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/5) pagi.

“Terima kasih banyak telah mengatur kunjungan yang menyenangkan oleh tim IDB hari ini. Terima kasih atas usaha keras tim Anda, para konsultan, fasilitator, BKM, KSM, dan orang-orang yang baik di masyarakat. Keramahan dan sambutan semua orang benar-benar menyentuh hati kami dan memperkuat komitmen dan minat kami untuk terus melakukan yang lebih baik untuk program penting ini,” urai Operations Portfolio Manager IDB Ishtiaq Akbar kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman 1 Martyanti R.B. Sianturi.

Menurut Ishtiaq Akbar, yang hari itu mendampingi Director Country Relations and Services Asia IDB Irfan Bukhari mengunjungi Kelurahan Galur, Irfan sangat terkesan melihat hasil dari bagaimana intervensi yang dilakukan IDB ternyata dapat mendorong masyarakat berupaya sendiri mengangkat diri keluar dari kesulitan hidup mereka. Ia menilai, kunjungan tersebut sukses menunjukkan perkembangan di tingkat akar rumput sebagai hasil dari pelaksanaan program.

Pagi itu, rombongan Tim IDB didampingi PPK wil. 1, Tim KMP Kotaku wil. 1 dan Tim KMW Kotaku Provinsi DKI Jakarta pertama kali mendatangi fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) yang dibangun melalui Program Kotaku. MCK umum ini sangat berarti bagi 33 kepala keluarga (KK) di RT 08 RW 06 Kelurahan Galur. Kemudian, atas dasar inisiatif warga setempat, setiap bulannya mereka urunan iuran sebesar Rp 30.000 untuk pemeliharaan MCK. Selain MCK, RW 06 juga memiliki jalan paving blok sekitar 300 meter panjangnya.

Selanjutnya Irfan dan rombongan mengunjungi bangunan tempat belajar mengajar anak-anak usia dini (PAUD). Bangunan dua lantai ini dihiasi hasil karya kreatif anak-anak Galur. PAUD Apel, begitu namanya, dibangun tahun 2015. Di sinilah anak-anak kaum masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) belajar berdikari. Tepat di seberang PAUD, terdapat Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang menjadi tempat bermain anak-anak Kelurahan Galur.

Tawa canda bahagia anak-anak bermain membuat Irfan tampak senang. Ia juga terlihat antusias melihat kerajinan tangan buatan ibu-ibu setempat. Kerajinan tangan dari bahan daur ulang, yakni plastik makanan dan minuman itu diwujudkan dalam bentuk bunga, tas, piring, dan tempat tisu. Melihat itu semua, Irfan Bukhari menyampaikan kekagumannya dan rasa senang dengan hasil kerja masyarakat Kelurahan Galur. "Insya Allah, kami akan terus membantu masyarakat di sini," ujarnya. 

Kampung pelangi jadi lokasi terakhir kunjungan. Di sini, masyarakat memperlihatkan pemandangan indah melalui berbagai tanaman yang membuat udara menjadi lebih sejuk. Terdapat pula air mancur dan kolam ikan yang memperindah sekitarnya. Tidak hanya itu, ibu-ibu Kampung Galur juga membuat produk makanan seperti kue dan sate kikil. Ini menunjukkan bahwa lewat Program Kotaku, masyarakat Kampung Galur bisa menikmati fasilitas umum memadai, bahkan memunculkan kegiatan swadaya masyarakat untuk menunjang perekonomian. [KMP1/DKI]

Dokumentasi lainnya:

Penulis: Vhany Medina, Asisten Publikasi USK Komunikasi KMP Kotaku wil. 1/Inayatullah, TA Komunikasi KMW Kotaku Provinsi DKI Jakarta

Editor: NinaRazad

1 Komentar


  1. Posted by kirana | May 29, 2018

    yalla shoot

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.