Di Gowa, Mahasiswa Merencanakan Penanganan Kumuh

Sulawesi Selatan Gowa Akademisi Comments (0) View (1000)

Aksi merangkul generasi muda yang kelak menjadi penerus keberlangsungan menuntaskan kumuh mulai bergeliat di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Buktinya, bersama Fasilitator Program Kotaku Gowa dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) se-Kecamatan Somba Opu, sejumlah mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mulai belajar cara membuat dan merevisi Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) dan Rencana Teknis (Detailed Engineering Design) di Sekretariat BKM Syeh Yusuf Sejahtera, Kelurahan Syekh Yusuf, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, awal April silam.

Upaya kolaborasi ini amat menguntungkan kedua belah pihak. Bagi para mahasiswa, momentum tersebut penting sebagai ajang kerja praktik, khususnya jurusan Geografi dari UNM dan jurusan Planologi dari UIN Alauddin. Tentunya, di saat itulah para mahasiswa ini mengaplikasikan langsung teori keilmuwan yang telah dipelajari. Para Fasilitator dan BKM pun amat terbantu dengan tenaga dan sumbangsih pemikiran mahasiswa untuk segera ikut merevisi alokasi serta target RPLP dan DED. Selain itu, para mahasiswa juga dibimbing pemetaan secara swadaya dengan teknik Partisipatory Rural Appraisal (PRA).

Sejatinya, kerja sama antara mahasiswa UNM-UIN dan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sudah berlangsung lama. Sejak program pemerintah ini bernama Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan hingga bertransformasi menjadi Program Kotaku. Menurut rencana, peningkatan kerja sama ini bakal beranjak ke bidang pengolahan dan daur ulang sampah serta pembangunan rumah produktif di tiap kecamatan di wilayah administratif Kabupaten Gowa.

Pemerintah Kabupaten Gowa pun menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Politeknik Industri Negeri Makassar untuk perencanaan rumah produktif. Konsep rumah produktif tersebut mengupayakan penggunaan terobosan pengolahan limbah rumah tangga menjadi bio gas, yang dimanfaatkan menjadi energi listrik. [Sulsel]

Penulis: Nurliah Ruma (Korkot Gowa) dan Muh. Darwis OSP 8 Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan

Editor: Epn

0 Komentar