Beranda Warta Cerita Kabupaten Mojokerto: Jumat Berbagi Jadi Hobi

Kabupaten Mojokerto: Jumat Berbagi Jadi Hobi

Cerita Mojokerto Jawa Timur Sosialisasi PHBS Comments (0) View (1051)

Pastinya, sudah 54 kali relawan pendamping Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, beraksi. Kegiatan berbagi nasi bungkus bertajuk Jumat Berbagi acap Jumat buat masyarakat kurang mampu berubah menjadi hobi, terhitung sejak April 2017 hingga Mei 2018. “Rata-rata nasi bungkus yang dibagi setiap Jumat sampai 80 bungkus,” kata Asisten Kota Mandiri Program Kotaku Kabupaten Mojokerto Abdul Adjis.

Puluhan nasi bungkus tadi adalah hasil sumbangan rutin para relawan. Dalam sepekan, tak kurang dari dana sebesar Rp 400 ribu sukses terkumpul untuk ditukarkan dengan puluhan nasi bungkus. Bila ada kelebihan, dana tersisa bakal disimpan untuk aksi berbagi di pekan mendatang.

Jumat Berbagi tak cuma menjadi ajang membagikan nasi bungkus semata. Sebab, para relawan juga menyertakan materi sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Kegiatan Jumat Berbagi menjadi kegiatan sosialisasi PHBS yang unik. Karena tak hanya membagi nasi bungkus, tapi juga membagikan stiker,” ujar Koordinator Kota Cluster 2 yang membawahi Sidoarjo, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Mojokerto Sri Suhartiningsih. Pesan yang dikampanyekan di antaranya menyoal pesan Buang Sampah Pada Tempatnya, Jangan Buang Sampah di Sungai, Pilah Sampah, Pilah Sampah dari Rumah, Jangan Buang Sampah dari Mobil Waktu Berkendara, dan lain-lain. Pesan sosialisasi tadi juga dicetak dalam bentuk stiker yang bisa ditempel di berbagai tempat strategis.

Seluruh kecamatan lokasi Program Kotaku menjadi target Jumat Berbagi. Daerah yang sudah pernah “dilewati” Jumat Berbagi adalah wilayah Kecamatan Ngoro, Mojosari, Bangsal, Puri, Sooko, dan Kecamatan Gedeg. “Kita memang sengaja membagi di seluruh wilayah dampingan Program Kotaku, supaya bisa menjadi virus kebaikan untuk seluruh relawan khususnya dan masyarakat umumnya,” kata Ahmad Ali, sang koordinator pembagian nasi bungkus Jumat Berbagi.

Sistematika kerja Jumat Berbagi sudah jelas. Pembacaan saldo Jumat Berbagi akan diumumkan setiap Kamis, sekaligus rencana untuk keesokan hari. Setiap relawan dari level apapun di Program Kotaku yang mau berkenan merogoh kocek akan mengirimkan uang ke rekening yang sudah dipersiapkan, atau menyerahkan langsung ke Kantor Askot Mandiri. Keesokan harinya, panitia yang bertugas bakal menyiapkan nasi bungkus dan stiker, yang akan disebar oleh Tim Fasilitator Kelurahan atau Relawan (FKA BKM) di wilayah target.

Kampanye pun tak terlupakan. Di saat tim menyerahkan nasi bungkus Jumat Berbagi, stiker PHBS yang sama juga dipublikasikan melalui media sosial. Termasuk, menampilkan foto kegiatan Jumat Berbagi. “Kegiatan yang sangat baik dan menjadi pioner, karena sebelumnya belum pernah ada,” kata Satuan Kerja Pembangunan Infrastruktur Permukiman Program Kotaku Yurdiansyah.

Setiap Jumat, nyaris selalu saja ada yang menyumbang, termasuk relawan untuk urunan membantu membagikan. Kegiatan membagikan tersebut tak kalah penting dari membantu dalam bentuk donasi uang.

Harapan positif terhadap Jumat Berbagi juga disampaikan Team Leader Oversight Service Provider 6 Jawa Timur Shonhaji. Menurut dia, sebaiknya aksi Jumat Berbagi dalam bentuk pembagian nasi bungkus dan sosialisasi PHBS bisa ditularkan ke tempat lain. Bagaimana dengan wilayah Anda? [Jatim]

Dokumentasi lainnya:

Penulis: Abd. Adjis, Askot Mandiri Kab. Mojokerto, Kotaku Provinsi Jawa Timur

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.