Cerita

Beranda Warta Cerita Takjil on The Road Versi Kotaku Sumenep

Takjil on The Road Versi Kotaku Sumenep

Jawa Timur Ramadhan Sumenep Comments (0) View (263)

Bulan Ramadan adalah bulan penuh rahmat. Momentum penting itulah yang membangkitkan semangat para pelaku Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Sumenep, Jawa Timur, untuk saling berbagi di Ramadan 1439 Hijriah yang berlangsung pada Mei-Juni 2018 ini. Khususnya, membagi takjil penganan berbuka puasa di ruas jalanan kawasan berpenghuni masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sedianya, aksi berbagi bertajuk Takjil on The Road (ToTR) ini digelar saban Jumat, sebanyak empat kali, selama Ramadan.

Strategi sedekah lewat berbagi takjil penganan berbuka puasa ini memang sejalan dengan pendekatan para fasilitator Program Kotaku ke masyarakat target penanganan kumuh di Kabupaten Sumenep. Momentum merangkul MBR pun dilakukan secara samar—demi menghindari penolakan karena rasa malu atau direndahkan—dengan membagikan penganan bagi siapa pun yang melalui ruas jalanan target berbagi.

Target awal ToTR adalah menyalurkan sebanyak-banyaknya apapun yang bisa dibagi, tak hanya takjil penganan berbuka puasa. Sebut saja pakaian layak pakai, atau menyingsingkan lengan baju turut serta dalam kerja bakti bersama warga.

ToTR ini mendapat sambutan positif warga MBR setempat. Paket berisi minuman, kurma, dan penganan ringan diakui amat membantu. “Hari ini tak usah beli takjil. Alhamdulillah banget saya bisa hemat,” kata Ahmad, warga MBR setempat.

Di pekan pertama Ramadan, ToTR telah membagikan 100 paket takjil penganan berbuka puasa beserta kurma. Pekan berikutnya, jumlah yang dibagikan meningkat dua kali lipat. Dan di pekan ketiga, sudah ada Rp 1,5 juta yang siap disedekahkan.

Aksi ToTR bermula saat para fasilitator menyoal alokasi bantuan yang tepat sasaran. Selaku pemilik data zona merah wilayah kumuh di daerah Sumenep dan sekitarnya, 16 orang fasilitator yang ada tentu paham betul saat mengalokasikan bantuan ringan berbuka puasa tersebut. Solusi merogoh kocek pribadi pun menjadikan para fasilitator ini sebagai donatur utama program ToTR. Koordinasi keterbukaan alokasi dan jumlah donasi yang tersedia dikomunikasikan melalui grup Whatsapp Kotaku Sumenep. Mulai dari perencanaan, rincian belanjaan dan membeli ke pasar, proses pembuatan, hingga pendistribusiannya.

Beberapa donatur di luar fasilitator sudah mulai ikut menyumbang, memilih bersedekah melalui ToTR. Dan para fasilitator Program Kotaku pun masih membuka pintu donasi bagi siapa saja yang mau ikut menyumbangkan apapun. Penggalangan bantuan berupa barang, maupun uang, tenaga, atau ide, buat bersama-sama menangani kumuh di wilayah Kabupaten Sumenep.

Ramadan adalah saat berbagi segalanya. [Jatim]

 

Penulis: Yurie Mustaqim, Faskel UP Kabupaten Sumenep, OSP/KMW Kotaku Provinsi Jawa Timur

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.