Beranda Warta Cerita Kabupaten Aceh Besar Siapkan Kolaborasi Tuntaskan Kumuh

Kabupaten Aceh Besar Siapkan Kolaborasi Tuntaskan Kumuh

Cerita Aceh Rapat Koordinasi Comments (0) View (490)

Kolaborasi diyakini sebagai solusi bersama menuntaskan masalah kumuh di setiap wilayah di Tanah Air. Pun demikian halnya dengan Kabupaten Aceh Besar. Dalam rangka percepatan penanganan kumuh melalui koordinasi, pemerintah daerah setempat menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Perencanaan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, pertengahan Juni 2018 ini. Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Iskandar, sejumlah anggota jajaran dinas yang tergabung dalam Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), perwakilan Satuan Kerja PKP Aceh, camat, dan Tim Pendamping Program Kotaku.

Di pembukaan acara, Iskandar memaparkan bahwa semua perencanaan dan pelaksanaan sesuai permasalahan yang telah dipetakan bersama melalui proses verifikasi. Maklum saja, dari 190,5 hektare luas kawasan kumuh di Kabupaten Aceh Besar berdasarkan Surat Keputusan Kumuh Bupati Tahun 2016, sebanyak 114,5 ha berada di Kecamatan Krueng Barona Jaya. Iskandar meyakini, Kecamatan Krueng Barona Jaya bisa menjadi rujukan penanganan kumuh bagi kecamatan lain di Kabupaten Aceh Besar.

Kehadiran Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di sejumlah wilayah di Tanah Air memang diyakini mampu mengatasi persoalan kumuh di masing-masing daerah. Pun demikian halnya dengan di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Khususnya, bagi setiap gampong dampingan yang terutama terkait dengan lingkungan permukiman. Namun memang, permasalahan berkepanjangan adalah pemahaman di tingkat masyarakat yang kadung terbiasa dengan keberadaan dana tanpa memikirkan solusi pemanfaatan.

Kondisi itulah yang memicu warga di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, satu-satunya kecamatan dampingan Program Kotaku—dari  sejak Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkotaan hingga kini—masuk dalam wilayah pencegahan murni wilayah non-Bantuan Dana Investasi (BDI). Pemerintah setempat dan warga bersama memikirkan penuntasan kumuh berdasarkan 7 indikator dan 19 parameter sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 2 Tahun 2016. Mereka tergabung dalam Tim Inti Perencanaan Partisipati, Asisten Kota, bersama Badan Keswadayaan Masyarakat bersama fasilitator lapangan. [Aceh]

Dokumentasi lainnya:

Penulis: Maya Keumala, Asisten Kota Mandiri Kabupaten Aceh Besar, OC 1 Kotaku Provinsi Aceh

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.