Berita

Beranda Warta Berita Rakor Penanganan Kumuh Kabupaten Aceh Besar Berlanjut

Rakor Penanganan Kumuh Kabupaten Aceh Besar Berlanjut

Berita Aceh Aceh Besar Comments (0) View (330)

Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh kembali menggelar Rapat Koordinasi dan Tindak lanjut Evaluasi I penanganan kumuh wilayah setempat. Rakor yang diselenggarakan di Gedung Unit Daerah Kerja Pembangunan Kecamatan Krueng Barona Jaya, 28 Juni silam, dihadiri tak kurang dari 70 peserta perwakilan institusi wilayah. Di antaranya dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Besar, Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman (Satker PKP) Aceh, Konsultan Manajemen Wilayah Aceh, jajaran Satker Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Perumahan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Kabupaten Aceh Besar, perwakilan PLN Aceh, Tim Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Aceh Besar, perwakilan Kecamatan Kabupaten Aceh Besar, Forum Gecik Kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Krueng Barona Jaya, seluruh gecik Kecamatan Krueng Barona Jaya, dan perwakilan dari Forum Badan Keswadayaan Mandiri Kecamatan Krueng Barona Jaya.

Rakor lanjutan ini menjadi langkah nyata dari pertemuan sejenis di awal Juni untuk mempercepat penanganan permasalahan lingkungan permukiman kumuh melalui kolaborasi lintas sektor ( http://kotaku.pu.go.id/view/7135/kabupaten-aceh-besar-siapkan-kolaborasi-tuntaskan-kumuh ). Dalam pembukaan acara, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Iskandar kembali menegaskan komitmen mencari solusi bersama-sama buat sejumlah wilayah yang masih masuk daftar areal kumuh, selain Kecamatan Krueng Barona Jaya: Kecamatan Darul Imarah, Ingin Jaya, Seulimun, Kuta Baro, dan Kecamatan Baitussalam.

Iskandar menambahkan, kehadiran Satker PKP sebenarnya dibutuhkan untuk sejumlah daerah yang tidak menjadi dampingan Program Kotaku. Misalnya, peningkatan kapasitas berupa coaching kepada tim yang nantinya akan dibentuk untuk penanganan permasalahan kumuh di Kabupaten Aceh pada 2019.

Dalam rakor kali ini disepakati delapan poin rencana aksi. Di antaranya adalah menyelenggarakan rakor bersama seluruh gecik yang difasilitasi Dinas Oemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) untuk pembahasan pemanfaatan Dana Desa tahun mendatang. Selain itu, sedianya Pemkab Aceh Besar akan membuat dan meresmikan regulasi terkait percepatan penanganan permasalahan lingkungan permukiman di Kecamatan Krueng Barona Jaya dan kecamatan wilayah lainnya. [Aceh]

Dokumentasi lainnya:

Penulis: Maya Keumala Dewi, Askot Mandiri Kabupaten Aceh Besar, OC Kotaku Provinsi Aceh

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.