Berita

Beranda Warta Berita BDC Angso Duo Sukses Pasarkan Produk KSM Pariaman

BDC Angso Duo Sukses Pasarkan Produk KSM Pariaman

Berita Sumatra Barat Pariaman BDC PMU Comments (1) View (359)

Business Development Center (BDC) Angso Dua sudah menjadi potret kolaborasi nyata. Bergandeng tangan dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat, BDC Angso Duo sukses memasarkan produk busana yang dihasilkan. Mulai dari mukena, sulaman, baju koko, hingga benang bordiran. Alhasil, biaya operasional KSM untuk pembelian bahan baku serta penjualan produk telah tertangani. Itulah yang terungkap dalam kunjungan kerja Kepala Project Management Unit (PMU) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Bobby Ali Azhari dan Pejabat Pembuat Komitmen Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (PKKP) Program Kotaku Wilayah I Martyanti Sianturi di lokasi kegiatan Sub Direktorat Perkotaan dan BDC Angso Duo, Kota Pariaman, Provinsi Sumatra Barat, Selasa (3/7).

Kiprah BDC memang tak tanggung-tanggung. Kini produk KSM setempat sudah merambah ke seluruh Indonesia. Khususnya, Pasar Tanah Abang di Jakarta, yang menjadi pasar busana terbesar se-Asia Tenggara. Bahkan, di era digital seperti sekarang, pemasarannya juga dilakukan secara online.

Menurut Bobby, pengembangan usaha KSM yang dilakukan menjadi bukti bahwa BDC harus terus berlanjut di Kota Pariaman. Persoalan struktur BDC yang belum memiliki manajer—termasuk jajaran pengelola—harus segera dituntaskan. Misalnya, dengan mempercepat surat keputusan komite pengganti ketua. Dia menambahkan, sudah saatnya BDC meningkatkan aktivitas melebarkan sayap kerja sama dan bersinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) untuk mengembangkan usaha KSM.

Dalam kunjungannya, rombongan PMU didampingi jajaran satuan kerja setempat, Tim Oversight Commitee (OC)-2 Provinsi Sumatra Barat di bawah komando Bajang Ahmadi selaku team leader (TL). Dalam kunjungan lapangan ke Koordinator Kota Bukittinggi, rombongan berdiskusi dengan Tim Koordinator Kota sambil melihat kegiatan yang sudah dilaksanakan pada 2017.

Bobby selaku Kepala Subdit Perkotaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berharap semua pelaku kegiatan dapat memahami program secara utuh, menguasai semua regulasi dan aturan program. Supaya jelas dalam berkegiatan yang sesuai substansi program, hingga berdampak positif bagi masyarakat dan pemerintah di lokus pendampingan. Tiga hal yang menjadi tujuan dan substansi program: Tepat Sasaran, Tepat Manfaat, dan Berkontribusi terhadap Pengurangan Kumuh.

Bajang pun langsung menginstruksikan kepada tim perencanaan, khususnya Urban Planner, Management Information System, dan Infrastruktur beserta sub-TA Safeguard untuk memastikan ke lapangan bahwa semua kegiatan yang diusulkan masyarakat sudah tepat sasaran di lokasi kumuh dan bermanfaat bagi MBR. Di saat yang sama Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) diminta memproses pemberkasan dan pencairan Bantuan Dana Investasi (BDI) sesuai instruksi tim di lapangan. [KMP-1/Sumbar]

Dokumentasi lainnya:

Penulis: Vhany Medina, Asisten Publikasi USK Komunikasi KMP-1 Kotaku

Editor: Epn

1 Komentar


  1. Posted by ridone | Jul 22, 2018

    Supaya jelas dalam berkegiatan yang sesuai substansi program streaming bola online

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.