Beranda Warta Artikel Progres SPM-SP2D Wilayah Belum Berimbang

Progres SPM-SP2D Wilayah Belum Berimbang

Artikel PKM Comments (0) View (792)

Progres pencairan dana Penguatan Kapasitas Masyarakat (PKM) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Periode 2018, terhitung hingga 10 Juli 2018 tercatat masih belum berimbang. Padahal, percepatan proses peningkatan masyarakat yang harus dilalui untuk pencairan dana tersebut amat penting demi kesesuaian dalam rangka pelaksanaan target pembangunan infrastruktur peningkatan kualitas permukiman kumuh di tahun anggaran 2018 di wilayah dampingan Program Kotaku.

Dari 19 provinsi dampingan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) wilayah 2 di Indonesia, enam wilayah yang tercatat mencapai 100 persen proses lolos syarat Surat Perintah Membayar (SPM) hingga 2 Juli 2018. Yakni Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua. Sementara wilayah yang sudah melewati proses Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) adalah Provinsi Jateng, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Selatan. Khusus Provinsi Papua Barat, status SPM dan SP2D sudah lebih dari 70 persen.

Berdasarkan perhitungan rata-rata, sejumlah wilayah lainnya masih berada di progres 20 persen. Di antaranya Kalimantan Timur yang baru menuntaskan di bawah 24 persen untuk SPM dan SP2D. Begitu juga Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara yang mencapai di bawah 30 persen. Untuk wilayah Sulawesi Utara tercatat masih di bawah 22 persen, Sulawesi Tengah di bawah 25 persen untuk SPM dan SP2D, Gorontalo mencapai 21 persen lebih, Maluku Utara belum menembus angka 21 persen.

Kondisi tak seimbang terdapat di Jawa Timur. SPM di wilayah ini mencapai 57,57 persen, sedangkan SP2D baru merangkak di angka 14 persen lebih. Begitu juga Nusa Tenggara Barat, tak ada progres sama sekali buat SP2D, namun untuk SPM sudah merangkak menuju 25 persen progres pelaksanaan. Provinsi Maluku pun tak berimbang antara SPM yang nyaris mendekati angka 60 persen, sedangkan SP2D baru bergeser dari 40 persen. Dan Papua, berhasil menutup buku SPM di angka seratus persen, namun belum mencapai angka 23 persen. [Redaksi]

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.