Beranda Warta Berita Tuntaskan Kumuh Sulsel, Kotaku Kolaborasi dengan IUWASH Plus

Tuntaskan Kumuh Sulsel, Kotaku Kolaborasi dengan IUWASH Plus

Sulawesi Selatan Makassar Kolaborasi IUWASH Plus Comments (0) View (630)

Persoalan kumuh adalah persoalan yang multikompleks dan multidimensi, sehingga penyelesaiannya pun harus melibatkan multipihak. Persoalan kekumuhan perumahan dan permukiman merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun lembaga peduli lain. Begitu rumitnnya persoalan kekumuhan, sehingga kolaborasi menjadi “harga mati” yang tidak bisa ditawar lagi. Guna mencapai tujuan dan outcome tersebut, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) memiliki strategi dasar, yakni kolaborasi seluruh pelaku pembangunan, dalam penanganan permukiman kumuh.

Menyadari hal tersebut Program Kotaku melakukan berbagai strategi dalam membangun komunikasi multisektor—dengan berbagai instansi dan lembaga—guna menggugah kepedulian dalam penyelesaian permukiman kumuh, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan. Program USAID Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) merupakan salah satu program yang memberi warna dalam pencapaian target universal akses 100-0-100, khususnya pencapaian 100 % terpenuhinya layanan air minum dan 100 % terpenuhinya sanitasi layak di permukiman kumuh.

Sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai melalui Program Kotaku—mewujudkan permukiman layak huni, produktif, dan berkelanjutan—sangat ditentukan terhadap pemenuhan air minum dan sanitasi layak dan berkualitas baik guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan produkif. Dengan kata lain, permukiman kumuh tidak akan selesai apabila kebutuhan dasar: air minum dan sanitasi layak, belum terpenuhi.

Sebagai satu satu program yang memiliki “irisan outcome” serupa dengan Program Kotaku, yaitu meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi, USAID IUWASH PLUS membangun kolaborasi dengan Program Kotaku. Bentuk kolaborasi ini dituangkan dalam satu kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Kepala Satker Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sulawesi Selatan Mustaba dan Chief of Party USAID IUWASH PLUS Louis O’Brien.

Penandatanganan MoU ini disaksikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PKP Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mokhamad Fakhrur Rifqie, Advisor Advocacy and Communication USAID IUWASH PLUS Lina Damayanti, PPK PKP Provinsi Sulawesi Selatan Arman Rahim, dan Team Leader OSP 8 Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Bakhrun Gassing.

Penandatanganan dilaksanakan di sela-sela Workshop Kolaborasi USAID IUWASH PLUS dan Program KOTAKU yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Makassar, pada Kamis (19/7). Pada pelaksanaan workshop tersebut, Mokhamad Fakhrur Rifqie dan Lina Damayanti memaparkan materi “Mengapa USAID IUWASH PLUS dan Kotaku Perlu Berkolaborasi“, dipandu oleh Tenaga Ahli (TA) Pelatihan Kotaku Sulsel Agustiar Saleng.

Sedangkan sesi kedua, Muh. Bakhrun Gassing bersama Region Manager Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur IUWASH PLUS Rieneke Rolos memaparkan materi “Tujuan, Outcome, dan Indikator Kumuh” dan “Update Program Air Minum dan Sanitasi Kabupaten/Kota Dampingan IUWASH PLUS (Makassar, Bantaeng dan Bulukumba)”, dipandu oleh TA Komunikasi Kotaku Sulsel Hasruddin. Sesi ini diakhiri dengan diskusi kelompok dan penyusunan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) bersama yang dipandu oleh TA Urban Planner Kotaku Sulsel Munirfan Nadjamuddin.

Sebelum pelaksanaan workshop, dilakukan juga pelatihan fasilitator Kotaku bersama IUWASH PLUS di Hotel Aston Kota Makassar, pada 16-18 Juli 2018. [Sulsel]

Dokumentasi lainnya:

Penulis: Hasruddin, TA Sosialisasi Program Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.