Beranda Warta Cerita Kumuh Ringan Tinggal Sejarah di Sungailiat

Kumuh Ringan Tinggal Sejarah di Sungailiat

Bangka Belitung Sungailiat Comments (0) View (1101)

Warga di Kelurahan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung boleh bernapas lega. Kini status kumuh ringan yang pernah disandang wilayah permukiman kumuh seluas 50,02 hektare itu kini tinggal kenangan. Sekarang, potret lingkungan kumuh di kawasan Nelayan 1 dan Nelayan 2 yang terletak di tepian air telah berubah wujud. Bersih, indah, dan tertata.

Persoalan kesadaran masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat sebagai pemicu kumuh lingkungan nyaris senada di Tanah Air. Kenyataan itu masih ditambah kondisi bangunan rumah yang tidak beraturan, kurangnya akses jalan lingkungan, jaringan drainase yang tak terhubung dengan sistem pembuangan kota, hingga masalah sampah yang belum terkelola dengan baik.

Namun seperti juga kisah sukses penanganan kumuh di Indonesia, kolaborasi menjadi kata kunci penting pembangunan permukiman. Demi mewujudkan 0 Ha permukiman kumuh, Lembaga Keswadayaan Masyarakat Sungailiat Mandiri berupaya membangun kerja sama dengan berbagai pihak baik dengan Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Provinsi Bangka Belitung.

Hasilnya jelas, melalui Bantuan Dana Investasi (BDI) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sebesar Rp 44.800.000 dan urunan swadaya masyarakat sebanyak Rp 9.073.600, prioritas kegiatan disepakati dengan pembangunan jalan cor beton pada 2017. Pembangunan tersebut dilaksanakan di RT 03 Lingkungan Nelayan 1 sepanjang 74,6 meter. Tak hanya alokasi dana, masyarakat setempat juga bergotong royong ikut membantu dalam bentuk tenaga dan penyediaan air minum dalam proses pembangunan tersebut.

Upaya yang sama juga sudah dilakukan setahun sebelumnya saat LKM Sungailiat Mandiri dipercayai mengelola Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) dari dana pinjaman Islamic Development Bank berupa kegiatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di RT 3 Nelayan 1. Dampak pembangunan cukup signifikan, air limbah di lingkungan tersebut terkelola dengan baik, sedikitnya untuk sebanyak 55 rumah tangga.

Hingga saat ini LKM Sungailiat Mandiri terus berupaya berkolaborasi dengan semua pihak demi meningkatkan akses fasilitas utama kebutuhan warga.

Di antaranya berkoordinasi dan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bangka untuk mewujudkan pelayanan air bersih di Kelurahan Sungailiat. PDAM Tirta Bangka berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dan sampai saat ini di Kelurahan Sungailiat, khususnya RT 03 Lingkungan Nelayan 1 telah terpasang jaringan pipa air bersih untuk sebanyak 119 Kepala Keluarga. Kini masyarakat tak kesulitan lagi mendapatkan akses air bersih layak konsumsi.

Bukan tak mungkin, kini senyum simpul menghias bibir warga Kelurahan Sungailiat. Penataan lingkungan pun tak lekang dari perhatian wargatidak hanya terhenti sampai di situ saja karena Kebahagiaan itu pula yang membuat masyarakat sadar untuk terus memelihara lingkungan dan berbagai fasilitas yang ada. Dari mereka, untuk mereka. [Babel]

Dokumentasi lainnya:

 

Penulis: Dhiana Yusana, Askot Kelembagaan dan Kolaborasi Korkot Bangka, KMW Kotaku Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.