Beranda Warta Artikel Teamwork: Sebuah Pembelajaran buat Sukses Kotaku

Teamwork: Sebuah Pembelajaran buat Sukses Kotaku

Artikel Kulonprogo DI Yogyakarta Comments (0) View (658)

Keberhasilan sebuah organisasi diyakini bergantung pada kekuatan kerja sama anggota tim ketimbang kemampuan individu yang menonjol namun berdiri sendiri dalam struktur. Sinergi  baik antarindividu yang saling mengikatkan diri dalam sebuah kelompok dengan tujuan sama itulah yang menjadikan konsep tim dinilai bisa diterapkan sejak dini. Dan tentunya, menjadi alternatif model bagi pelaksanaan kerja Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Paparan singkat ini bukanlah semata mengajak membangun dan menerapkan filosofi teamwork demi kepentingan pelaksanaan Bantuan Dana Investasi (BDI) dan target capaian akhir tahun. Harapannya adalah bersama membangun kerja sama tim sedini mungkin untuk menyelaraskan suasana kondusif, melebur, saling dukung, terencana, dan terukur untuk pencapaian target kerja yang maksimal. Bukan tak mungkin, tim pendukung yang solid berpeluang menciptakan sukses pelaksanaan kegiatan yang bakal dilaksanakan. Dan sebaliknya, bisa ditebak hasil akhir yang akan terjadi.

Tujuan bersama bakal menomorduakan kepentingan pribadi, dan kerja sama dalam tim menjadi sebuah ajang proses pembelajaran bersama. Di dalam proses itu terdapat perjalanan tingkat kematangan berpikir, bertindak, mengambil keputusan, bersikap terhadap perubahan, dan demokratisasi. Ketidakmampuan invididu dalam penanganan satu soal tergantikan kemampuan invididu lainnya: berbagi beban untuk satu tujuan bersama.

Sosok yang menjadi pucuk pimpinan tak mesti mampu mengelola persoalan sendirian dari hulu ke hilir. Sebab kehadiran pemimpin yang mampu membagi kewenangan justru ditujukan untuk membangkitkan rasa kebersamaan dalam sebuah lingkungan, yang mampu menginsprirasi anggotanya untuk kooperatif dan kolaboratif secara sukarela. Dalam Program Kotaku, sang leadership adalah Team Leader, Koordinator Kota, Senior Fasilitator Kelurahan, dan lainnya. Merekalah yang mendapat “ujian” kemampuan untuk berbagi kewenangan dalam sebuah harmoni sinergi yang saling berkolaborasi.

Bila mau diurai, sebenarnya teamwork tak bisa diterjemahkan sebagai tim yang sama-sama bekerja, lantas bekerja bersama-sama tanpa mempertimbangkan proporsional kebutuhan intervensi kegiatan. Senang bersama, lelah bersama—yang penting mengedepankan kebersamaan—bukanlah konsep sebenarnya dari teamwork. Sebab, efisiensi dan efektivitas teamwork yang hakiki adalah: “Saya mengerjakan yang Anda tak bisa, dan Anda mengerjakan yang saya tak mampu, demi mencapai target bersama.”

Ada beberapa hal yang mesti digarisbawahi dalam membangun tim berkinerja tinggi. Yakni:

  1. Goal Setting
    Sebuah tim mampu berkinerja tinggi jika memiliki tujuan atau sasaran yang jelas dan dipahami oleh seluruh anggota tim. Selain secara kognitif dipahami, sasaran tim harus dapat diterjemahkan dalam tindak tanduk atau perilaku sehari-hari. Tingkat pemahaman yang baik pun belum tentu akan tercermin dalam perilaku sehari-hari anggota tim. Maka, seorang pemimpin harus memastikan bahwa pemahaman dan tindakan setiap anggota tim harus selaras dengan sasaran tim.
  1. Leadership 
    Tim berkinerja tinggi akan dapat dicapai jika ada faktor kepemimpinan. Kepemimpinan akan memberikan pengaruh kepada tim untuk dapat bergerak ke arah yang positif menuju efektivitas organisasi. Kepemimpinan akan muncul jika seorang pemimpin dapat menjadi panutan (role mode) serta memahami secara lebih nyata kondisi (kontekstual) timnya: konteks organisasi, masalah yang dihadapi, tingkat kematangan anggota tim, harapan stakeholder, dan aspek lainnya. Dengan begitu, akan lahir kepemimpinan otentik yang mampu mengembangkan dan memberdayakan seluruh anggota tim.
  1. Cooperative Relationship 
    Kerja sama berbeda dengan sama-sama kerja. Dalam kerja sama ada nilai sinergi yang dapat dibangun dengan menghadirkan nilai kejujuran, saling percaya, saling mendukung, dan upaya mementingkan tim atau organisasi di atas kepentingan pribadi dalam budaya kerja.

    Hubungan kerja sama yang solid juga muncul jika setiap anggota memahami dan mampu menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing. Setiap anggota diberikan keleluasaan untuk mengoptimalkan kekuatannya dalam menunaikan tanggung jawabnya.
  1. Managing Conflict
    Perbedaan pandangan dan kepentingan adalah konflik yang selalu ada dalam sebuah tim. Faktor pengelolaan berdampak konflik yang berujung pada situasi positif konstruktif atau negatif destruktif. Kendati begitu, konflik harus selalu diarahkan pada hasil yang konstruktif

    Konflik memiliki banyak manfaat dalam banyak hal. Dengan konflik akan ada ide baru, perbaikan proses, penyempurnaan kualitas dan pencapaian sasaran yang lebih efektif serta efisien. Kelihaian mengelola konflik dalam tim sangat penting dalam membawa organisasi mencapai kinerja terbaik.
  1. Communication 
    Sebuah tim harus memiliki pola komunikasi yang efektif. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam komunikasi yang efektif adalah: pemilihan sarana atau saluran komunikasi, metode komunikasi dan proses umpan balik. Setiap anggota diupayakan berkomunikasi dengan terbuka. Baik itu berupa penyampaian instruksi, ide, evaluasi, dan saran. Dalam kondisi tertentu saat anggota tim membutuhkan proses komunikasi yang lebih intens dan bersifat rahasia, beberapa pendekatan komunikasi seperti coaching, counselling, dan mentoring dapat digunakan.
  1. Decision Making 
    Tim akan selalu berhadapan dengan proses pengambilan keputusan  dalam mencapai sasaran dan target yang telah ditetapkan. Mulai dari planning, organizing, actuating, dan controlling mengandung unsur pengambilan keputusan.  Sebisa mungkin proses pengambilan keputusan dilakukan dengan objektif. Semakin lengkap data yang dimiliki dan tepat melibatkan anggota tim, mempermudah proses pengambilan keputusan yang objektif. Lalu keputusan yang sudah ditetapkan harus diamini dan dikawal bersama sampai terealisasi.
  1. Diversity 
    Dalam sebuah tim pasti akan ditemukan keragaman, baik yang sifatnya nature ataupun nurture.  Keragaman harus dipandang sebagai anugerah yang perlu dipelihara. Anggota tim harus dapat memahami dan menerima keragaman tim. Keragaman memberikan peluang bagi sebuah tim untuk saling melengkapi satu sama lain.

Ketujuh aspek tadi bisa menjadi bekal seorang pemimpin untuk dapat membangun tim berkinerja tinggi. Jika ada aspek yang sudah baik maka pertahankan, bahkan jika perlu ditingkatkan. Namun, jika masih ada aspek yang ternyata masih rendah atau kurang baik, dapat diperbaiki dengan membuat detail rencana kerja (action plan).

Membangun teamwork yang solid adalah langkah penting untuk menyelesaikan target kegiatan. Walau begitu memang, menciptakan soliditas di tengah lingkungan kerja bukanlah perkara enteng. Maklumlah, menyatukan sifat dan karakter dari setiap individu yang berbeda menuju satu tujuan membutuhkan tenaga, strategi, dan tempo yang tak singkat.

Sejauh ini yang sudah diterapkan di Program Kotaku adalah kegiatan Capacity Building. Di antaranya berupa pelatihan, Komunitas Belajar Internal Konsultan, konsolidasi, dan up-grading bagi para pendamping di semua level. Semua dilakukan untuk meningkatkan soliditas dan kerja sama antarpersonal sebagai pelaku Program Kotaku. Semoga. [Jatim]

*) Disadur dari berbagai sumber

Penulis: Sodikin, Askot CD Mandiri Kabupaten Kulonprogo, OSP Kotaku Provinsi DI Yogyakarta

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.