Beranda Warta Artikel E-Learning, Gaya Baru Paham Program Kotaku

E-Learning, Gaya Baru Paham Program Kotaku

ELearning Artikel Comments (0) View (1822)

Proses pembelajaran demi kesempurnaan pemahaman dalam melaksanakan beragam kegiatan menjadi dasar pemikiran peningkatan kinerja di Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Berbekal itulah sedianya bakal diluncurkan konsep E-Learning Penanganan Kumuh Program Kotaku dalam waktu dekat di 2018 ini. Harapannya, E-Learning Prgram Kotaku bakal menjadi portal utama pembelajaran secara digital penanganan kumuh di Indonesia.

Alasannya jelas, cakupan wilayah dan jumlah pelaku pelaksanaan Program Kotaku terhitung amat luas. Berdasarkan data, tak kurang dari 7.000 pendamping yang bakal bergandeng tangan dengan 11.067 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di 269 pemerintah daerah, di 34 provinsi di Tanah Air. Selain itu, selama pelaksanaan hingga saat ini, Program Kotaku telah menghabiskan biaya hingga sekitar Rp 31 miliar untuk sosialisasi dan pelatihan (capacity building) secara nasional.

Sistem E-Learning ini pun untuk mengurangi pemahaman pembelajaran yang minim dan banyaknya dokumentasi proses pelatihan yang tak terdata. Dan yang terpenting, selama ini perkembangan belajar pelaku tak terdeteksi dengan baik. Apalagi, tempo pelaksanaan program yang panjang juga dinilai mampu mengurangi semangat belajar para pelaku Program Kotaku.

Solusi ini dinilai sejalan dengan cita-cita menyebar proses pembelajaran yang cepat, efektif, dan efisien. Sambil membangun budaya belajar, pelaksanaan E-Learning Kotaku diharapkan bisa menjadi sarana pengelolaan pengetahuan bersama.

Pelaksanaan E-Learning Kotaku dibagi dalam beberapa siklus kegiatan. Diawali dengan Kelas Virtual, yang mengupas konsep dan pengetahuan. Kegiatan belajarnya dilakukan secara online dan mandiri. Proses berikutnya dilaksanakan melalui Kelas Tatap Muka, yang menekankan pada pemahaman dan sikap. Kegiatan belajar tatap muka ini dilakukan di dalam kelas untuk ajang berbagi dan membangun pemahaman bersama. Siklus terakhir dilaksanakan melalui proses Kelas Lapangan untuk peningkatan pemahaman, sikap, sekaligus keterampilan. Kegiatan belajarnya dilakukan dengan praktik langsung di lapangan.

Konsep E-Learning Kotaku ini sudah memetakan target pemanfaatnya, baik internal maupun eksternal. Di kalangan pelaku, peserta E-Learning Kotaku adalah para konsultan, Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP), BKM, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), hingga relawan. Target pemanfaat eksternal adalah pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, swasta, dan kelompok peduli lainnya.

Modul pelatihan dalam E-Learning mencakup tiga materi utama yang mesti dijalankan. Untuk Materi Wajib terdiri dari pelatihan dasar, pelatihan perencanaan, pelatihan pelaksanaan, dan pelatihan berkelanjutan. Materi Khusus berisi pelatihan berdasarkan spesialisasi yang ditargetkan. Sedangkan Materi Pilihan mencakup konsolidasi lahan, dokumen pengamanan (safeguard), ekonomi keberlanjutan (livelihood) dari Business Development Center (BDC), Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK), gender, disabilitas, komunikasi efektif, teknik fasilitasi, hingga teknik presentasi. [Redaksi]

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.