Beranda Warta Cerita Gorontalo Membangun Memanfaatkan BDI 2017

Gorontalo Membangun Memanfaatkan BDI 2017

Comments (0) View (665)

Provinsi Gorontalo selangkah lebih maju. Pemerintah daerah setempat berkolaborasi dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) menangani persoalan kumuh di wilayahnya dengan memanfaatkan alokasi Bantuan Dana Investasi (BDI) 2017. Ragam kegiatan di Provinsi Gorontalo terdiri dari sejumlah pembangunan fasilitas umum. Di antaranya jalan lingkungan rabat beton, paving block, peresapan biopori, saluran drainase, fasilitas mandi cuci kakus, pengelolaan sampah, penerangan umum, dan ruang terbuka hijau. Khusus wilayah Kota Gorontalo, pembangunan fasilitas dan infrastruktur Program Kotaku ini berada di Kelurahan Biawao, Kelurahan Biawu, Kelurahan Limba B, Kelurahan Ipilo, dan Desa Luhu.

Total dana pembangunan fasilitas dan infrastruktur tersebut mencapai Rp 3.165.000.000 dari BDI, ditambah urunan swadaya masyarakat sebesar Rp 217.708.200. Sarana dan prasarana tadi diperuntukkan bagi pemanfaat langsung sebanyak 2.589 kepala keluarga, yang 1.898 di antaranya adalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Komposisi pemanfaatannya terdiri dari 5.253 orang perempuan dan 4.069 laki-laki.

Total pembangunan jalan rabat beton mencapai sepanjang 1.616 meter, menggunakan alokasi BDI 2017 sebesar Rp 1.023.488.400 dengan bantuan swadaya masyarakat sebesar Rp 72.917.300. Akses jalan tersebut dimanfaatkan langsung sedikitnya 406 KK, yang terdiri dari 290 keluarga MBR. Warga terdiri dari 604 orang laki-laki dan 795 perempuan.

Pembuatan drainase sepanjang 1.088 meter memanfaatkan BDI sebesar Rp 390.332.200, ditambah urunan warga sebesar Rp 40.987.200. Drainase tersebut dimanfaatkan warga sebanyak 287 KK, yang sebagian besar—242 di antaranya—warga MBR dengan komposisi laki-laki sebanyak 540 orang dan 702 perempuan.

Di wilayah lainnya, total fasilitas drainase yang terbangun mencapai 868 unit yang diperuntukkan bagi 94 KK warga MBR dari total penduduk 95 KK. Pembangunannya menggunakan uang BDI sebesar Rp 39.796.300 ditambah Rp 4.376.600 uang swadaya. Pemanfaatnya terdiri dari 175 laki-laki dan 221 orang perempuan.

Infrastruktur MCK yang terbangun sebanyak enam unit, menggunakan BDI sebesar Rp 798.311.700 dan dana swadaya masyarakat sebesar Rp 95.039.200. Pembangunannya diperuntukkan bagi 127 KK, yang terdiri dari 111 MBR dengan 214 orang perempuan dan 168 laki-laki.

Pembangunan tata kelola sampah siap digunakan mencapai sebanyak 247 unit, dengan memanfaatkan BDI sebesar Rp 675.358.500 dan swadaya warga sebanyak Rp 4.191.800. Pemanfaatan fasilitas sampah ini berdampak langsung bagi 1.416 KK, yang terdiri dari 2.773 perempuan dan 2.128 laki-laki, yang 111 KK di antaranya adalah MBR.

Fasilitas penerangan umum sebanyak 10 unit di wilayah Provinsi Gorontalo, dan total menggunakan BDI sebanyak Rp 200 juta untuk kebutuhan sedikitnya 202 KK. Warga yang 154 KK di antaranya adalah MBR ini terdiri dari 351 orang laki-laki dan 413 orang perempuan.

Warga Kota Gorontalo juga telah memiliki ruang terbuka hijau (RTH) sebanyak 111 meter persegi. Pembangunannya menggunakan BDI sebanyak Rp 36.520.800 dan dana swadaya sebesar Rp 196.000. RTH ini dimanfaatkan untuk 39 KK, yang 37 KK di antaranya terdiri dari MBR, dengan komposisi 96 perempuan dan 71 orang laki-laki.

RTH yang sama juga dibangun dengan volume total 65 m2, yang pembangunannya menggunakan dana BDI sebesar Rp 1.192.000 bagi 17 KK. Sebanyak 15 KK di antaranya adalah MBR dan terdiri dari 39 perempuan dan 32 laki-laki. [Redaksi]

Dokumentasi lainnya:

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.