Beranda Warta Berita Inovasi Program Kotaku Tuai Pujian Delegasi Luar Negeri

Inovasi Program Kotaku Tuai Pujian Delegasi Luar Negeri

Bali Denpasar Nusa Dua Even Internasional Pameran Inovasi Kolaborasi Comments (1) View (147)

Inovasi yang diusung oleh Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) menuai pujian dari sejumlah delegasi lembaga luar negeri, bahkan pemerintah negara anggota International Monetary Fund (IMF) dan The World Bank (WB). Hal tersebut terungkap dalam Knowledge Marketplace di Foyer Area Inaya Putri, Nusa Dua, Bali, pada Senin (15/10) pukul 13.30 - 15.00 WITA.

Pengunjung pameran tampak sangat terkesan dengan konsep Program Kotaku, yang tak hanya membangun infrastruktur, tapi juga memberi ruang inovasi guna meningkatkan ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. Salah satunya, kerajinan tangan dari bahan daur ulang, seperti yang ditunjukkan oleh KSM Abukasa, Kota Denpasar, dampingan Kotaku.

Great Work. Very Impressive,” (Hasil yang luar biasa. Sangat mengagumkan) begitu tulis Senior Operations Officer Global Practice for Social, Urban, Rural, and Resilience Development, The World Bank Washington DC Steffen Janus. Tulisan tersebut dibubuhkan pada “wall of fame” yang ditempatkan di salah satu sudut booth Program Kotaku dalam pameran Knowledge Marketplace pada acara High-Level Meeting on Country-Led Knowledge Sharing bertema "Local Innovation as a Driver for Global Development" itu.

Tak hanya dari pihak World Bank pusat, pujian dan dukungan juga dilontarkan tamu lainnya dan tertulis pada “wall of fame” booth Kotaku, antara lain, sebagai berikut:

“Great program to improve slums” (Program yang hebat dalam menangani kekumuhan).“We need to address this issue to ensure true quality of life for everyone” (Kita harus membawa isu ini guna memastikan peningkatan kualitas kehidupan bagi semua orang).

“Good iniciate” (Inisiasi yang bagus) dari delegasi Srilanka.

 “I hope that the same community involvement from planning to implementation to evaluation is done in The Phils also.” (Saya harap keterlibatan komunitas mulai dari perencanaan ke pelaksanaan dan evaluasi juga dilakukan di Phils?)

“Thanks for this beautiful and landable inititative.” (Terima kasih atas inisiatif yang indah dan bisa diterapkan ini), dari delegasi Nigeria.

“Good initiative is a part of great achievement.” (Inisiatif yang baik adalah bagian dari pencapaian yang luar biasa).

“Let’s replicate the model in other countries.” (Mari replikasi model ini untuk di negara lain).

“A good home needs a good plan, innovative plan to be better.” (Rumah yang baik membutuhkan perencanaan yang baik, perencanaan inovatif bahkan lebih baik lagi).

“Moga Kotaku menjadi stimulator pembangunan perkotaan.”

“Program yang layak untuk di-share ke negara lain.”

Masih banyak lagi ucapan dan dukungan positif yang disampaikan para tamu, baik luar negeri maupun dari lembaga dan kementerian dalam negeri. Booth Kotaku semakin ramai dengan adanya pameran kerajinan daur ulang yang dibawa oleh KSM Abukasa, Kota Denpasar. Hasil daur ulang ini menarik para tamu delegasi, seperti Kenya, Nigeria, dan Philipina.

Bahkan, Menteri Keuangan Bangladesh Abul Maal Abdul Muhith, didampingi anaknya Samina Muhith, singgah ke booth Kotaku dan banyak bertanya tentang program ini. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Pejabat Pembuat Komitmen Kotaku wilayah 2 Mokhamad Fakhrur Rifqie. Tamu delegasi lain juga disambut dan diberi penjelasan tentang Program Kotaku oleh Kepala Satker PKPBM Mita Dwi Aprini.

Seperti diketahui, High-Level Meeting on Country-Led Knowledge Sharing ini dilaksanakan dua tahun sekali dan diikuti oleh 170 peserta dari negara-negara anggota IMF. Pelaksanaannya ada beberapa kegiatan, seperti high-level panel, kunjungan lapangan, dan sesi paralel tematik. Salah satunya adalah sharing knowledge marketplace, yaitu pertukaran informasi di antara 22 kelembagaan dan kementerian. Keduapuluh-dua peserta knowledge marketplace dan temanya masing-masing adalah

  1. Learning and sharing on Disaster Management oleh BNPB Indonesia
  2. Documenting and sharing village innovations oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia
  3. Investment quality verification and auditing oleh BPKP Indonesia
  4. Investing in people and infrastructure in urban slums oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), diwakili oleh Program Kotaku.
  5. Facilitating knowledge sharing on urban water and sanitation development oleh Kementerian PUPR diwakili Program Pamsimas
  6. Knowledge sharing in the context of the Forest Investment Program oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia
  7. Learning from the City Planning Lab in selected municipalities in Indonesia oleh Pemda Denpasar
  8. Peer Learning and sharing on Kenya Devolution oleh Ministry of Devolution, Council of Governors, Kenya
  9. Knowledge Sharing on Solar Energy oleh Kementerian Energi India
  10. Learning on Youth Employment in Cote d’Ivoire oleh Ministry of Youth, BCPE, Cote d’Ivoire
  11. Technical Deep Dives to facilitate peer learning on urban development Tokyo Development Learning Center, Jepang
  12. Certificate Programs on Organizational Knowledge Sharing oleh Institute for Knowledge and Innovation Southeast Asia, Bangkok University
  13. The Global Development Learning Network GDLN as a global facilitator for peer learning oleh Global Development Learning Network GDLN, Korea Development Institute
  14. The Reverse Linkages Program oleh Islamic Development Bank (IsDB)
  15. Best Practice of Technical Vocational Education Training in Indonesia By Ministry of Education, Indonesia & GIZ Indonesia
  16. South-South Cooperation Indonesia oleh National Coordination Team of SSC, Indonesia & USAID
  17. Knowledge Sharing in Maternal and Child Health oleh Ministry of Health and JICA Indonesia
  18. The Global Delivery Initiative (GDI) oleh Bank Dunia
  19. Global Partnership on Knowledge Sharing (GPKS) oleh Bank Dunia
  20. South-South and Triangular Cooperation oleh UNOSSC
  21. Knowledge Sharing in Pharmaceutical and Vaccines Industry oleh Biofarma
  22. Village innovation with Korean Case Study oleh STEPI – Korea Selatan

[Redaksi]

1 Komentar


  1. Posted by sudarsono | Oct 18, 2018

    Keren....Great Work. Very Impressive...

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.